Secret Love To Om Zildan

Secret Love To Om Zildan
SLOZ - E04


__ADS_3

Zahira lari sekencang kencannya, kali ini dirinya benar benar gila, bagaimana bisa hal yang gila bisa terjadi


“Bagaimana ini aku benar benar gila bagaimana bisa aku mencium pak zildan, aku udah gila…ahhkkkk” teriak zahira dengan keras membuat orang yang menatapnya terheran heran, mungkin mereka akan berfikir jika zahira adalah wanita gila…


“Siapkan diri kamu zahira kamu akan di pecat besok, di pecat dengan tidak hormat, otak kamu benar benar tidak waras… tapi bibir pak zildan benar benar lembut dan manis” ujar zadira sambil tersenyum mengingat kembali saat kedua bibir mereka bertemu, zahira tanpa sadar memegang bibirnya sendiri sambil tersenyum…


Cukup lama zahira larut dalam ingatannya hingga suara seseorang mengagetkan zahira…


“Aeehhkkkmm zahira” panggil buna yang melihat putri kesayangannya melayun


“Buna buat za terkejut” ujar zahira mameluk bunanya


“Kenapa kamu melamun ayo masuk”


“Iya buna… pakna mana buna” ujar zahira kembali memeluk buna dan mencium buna bertubi tubi


“pakna ada di belakang sedang membersihkan kandang si onel, Kamu bau za, sebaiknya kamu madin setelah itu kita makan”


Si oneel adalah burung kesanganya pakna..


“Iya buna, za mandi dulu setelah itu kita makan bersama”


Zahira masuk ke kamarnya untuk mandi , namun bukannya mandi zahira malah menelpon seseorang…


“Hallo” ujar zahira pada seseorang yang ada di dalam panggilan video


“Hy baby”


“Sejak kapan aku jadi bayi kamu” tanya zahira ketus sambil mencari posisi yang nyaman untuk bicara


“Waaw sayang kamu sama sekali tidak romantic”


“Berhenti beromantis saat ini aku sedang dalam masalah besar” ujar zahira melesukan mukannya


“Kenapa, ada apa?, minggir dulu sayang emengency” ujar pria itu pada wanita yang tidur di pangkuannya


“Kamu sedang di bar” tanya zahira tidak percaya


“Sayang kamu tau kebiasaan aku, kita sangat cocok” ujar pria bule itu yang berdiri bangun dari duduknya


“Berhenti bercanda aku dalam masalah”


“Ada apa katakan”


“Aku bertemu dengan zack”


“Kamu bertemu dengan zack” tanya pria itu lagi


“Eum”


“Dimana”


“Saat aku pulang dari kantor”


“Kalian bertemu”


“Tidak”


“Lalu apa yang kamu khawatirkan”


“Aku takut zack mencari aku di perusahaan gardana grup, aku tidak ingin dia membuat kekacaun”ujar zahira lesu

__ADS_1


“Kamu tenang aja sayang aku akan beri di peringatan besok”


“Kamu yakin bisa”


“Tentu”


“Ada satu masalah lagi” ujar zahira lirih


“Ada apa lagi” tanya pria itu


“Aku mencium vanzeen gardana”


“Ah kamu mencium vanzeen gardana….” Ujarnya datar “APA..!!! kamu mencium vanzeen gardana” teriaknya lagi


“Kecilkan suara kamu, jangan sampai buna tau” ucap zahira lirih


“Kamu gila”


“Sepertinya iya” jawab zahira cepat memegang kepalanya


“Bagaimana bisa”


“Singkat ceritanya aku bertemu dengan pak zildan jadi aku menariknya ikut lari dan sembunyi dengan ku, saat zack ada di dekat kami pak zildan bicara terlalu keras jadi aku reflek menciumnya”


“OMG baby….., dimana kamu menciumnya” tanya pria bule


Zahira tidak menjawab tapi menunjukan telunjuk pada bibirnya… dan kali ini pria itu kembali melotokan matanya….


“Are you crazy” tanyanya pada zahira


Zahira hanya bisa menggelengkan kepalannya


“Aku akan menelponmu lagi nanti, buna mencari ku” ujar zahira mematikan panggilan video tersebut lalu masuk ke dalam kamar mandi secepat kita…


Setelah selesai mandi zahira keluar dan makan malam bersama dengan pakna dan buna…


Setelah makan malam mereka menghabiskan waktu untuk menonton dan bercerita…


“Bagaimana kerja kamu nak” tanya pakna


“Untuk saat ini baik baik saja pakna tapi tidak tau besok”jawab zahira sambil bermain di tangan buna


“Kenapa dengan besok”


“Za membuat kesalahan yang besar, za yakin jika za akan di pecat besok”


“Apa yang kamu lakukan hingga di pecat” tanya buna


“Sangat besar buna”ujar zahira kini dirinya merebahkan kepalanya di bahu buna


“Apa nak”


“Zahira menarik pak zildan hingga pak zildan hampir jatuh”ucap zahira bohong, dirinya tidak mungkin jujur pada buna dan pakna jika dirinya mencium bosnya


“Siapa pak zildan nak” tanya buna


“Pak zildan vanzeen gardana adalah presiden perusahaan gardana” jelas zahira pada buna dan juga pakna


“Kenapa kamu menarik pak zildan” tanya pakna


“Ada orang jahat mengejar zahira, jadi zahira juga menarik pak zildan ”jelas zahira

__ADS_1


“Bagus kamu menolong pak zildan, mana mungkin dia memecat kamu, kamu sudah menolongnya”


(Ini bukan menolong buna tapi mencari masalah, masalah yang besar yang tidak bisa zahira ceritakan pada buna dan pakna) batin zahira lesu


“Yasudah sekarang kamu istirahat agar tidak telat besok” ucap pakna


“Benar nak sebaiknya kamu istirahat”


“Baiklah zaa istirahat dulu ya pakna, buna Good night” pamit zahira menuju ke kamarnya


Zahira masuk ke dalam kamarnya, mamainkan ponselnya sebentar, namun fikirannya kembali pada kejadian tadi…


“Sebaiknya aku tidur, dan mencari pekerjaan baru untuk besok, semangat zahira” ujar zahira pada dirinya sendiri sambil menarik selimut…


🌿🌿🌿


Di lain tempat zildan yang tengah di sibukan dengan layar yang ada di depannya hingga bayangan zahira membuat titik focus pria itu terganggu..


Zildan bangun dari duduknya dan berjalan ke arah jendela, hanya gelapnya malam yang di lihat oleh zildan, bayangan tentang zahira terus membekas di fikirannya, selama belum ada yang berani mengusik ke tenangan tuan vanzeen, namun wanita itu sudah membuat zildan memikirkannya….


Zildan menyentuh kembali bibirnya, bibir yang tadinya bersentuhan dengan bibir zahira, zildan masih bisa merasakan hangat, manisnya bibir zahira…


Zildan mengambil ponselnya berniat menghubungin asistennya ruben namun saat milihat jam sudah menunjukan 02:02 membuat zildan mengurung niatnya, dan kini zildan turun dari ruangan kerjanya menuju kamarnya….


Zildan masuk ke kamar yang besar dan mewah bernuansa putih, menggantikan pakaiannya, hanya menatap sekilas dita istrinya yang sedang tertidur dirinya juga mencari posisi yang nyaman untuk tidur…


🌿🌿🌿


Matahari mulai masuk dari celah jendela kamar zahira, alaram berbunyi membuat wanita itu dengan enggan bangun dari tidurnya dan menuju ke kamar mandi, setelah memakai pakaian dengan rapi kini zahira akan keluar dari kamarnya...


“Semangat zahira, kamu tidak perlu takut hadapi dengan berani, lagipun ini cuma masalah ciuman, dia juga sering berciuman dengan istrinya, apa masalahnya itu bukan ciuman itu di sebut....”ujar zahira lantang dengan semangat


“Hanya bertemu.. Iya benar bibirku dan bibirnya hanya bertemu, bibir kami hanya bertemu apa masalahnya”tanya zahira lagi pada cerminnya


“Tapi tetap saja za, itu pak zildan, kamu tidak lihat bagaimana tatapannya saat malam itu”tanya zahira lagi pada dirinya kali ini terlihat jelas jika zahira sangat frustasi


“Aku bisa gila... Bagaimana aku mencium pak zildan tadi malam hufff”ucap zahira menghela nafasnya


Zahira akhirnya memutuskan untuk keluar kamar, dan senyum zahira kembali melebar saat melihat dirinya di sambut oleh pakna dan buna di dapur yang sedang mempersiapkan sarapan…


“Waaaw za jadi lapar liat nasi gore buna”


“Duduklah, buna buatkan susu kesukaan kamu”


“Makasih buna”


“Biar pakna antar kamu ya”


“Pakna za enggak mau nyusahin pakna”


“Siapa yang bilang kamu nyusahin pakna”


“Nanti pakna telat ke kebun”


“Tidak masalah, makan yang banyak biar pakna antar kamu”


“Baiklah kalau begitu, pakna sama buna juga harus makan” ujar zahira memberikan nasi ke dalam piring pakna dan buna


Selesai makan zahira di antar ke tempat kerjanya oleh pakna….


🌿🌿🌿

__ADS_1


__ADS_2