Selalu Ingin Bersama Mu

Selalu Ingin Bersama Mu
kembali ke negara kelahiran


__ADS_3

cahaya matahari masuk melalui jendela kaca dan menerpa gadis cantik yg berusia 16 thn sedang duduk dengan anggun di tempat tidurnya.


kring... kring....


ponsel gadis itu berbunyi.


"hallo ma.....ada apa?? " ucap gadis itu.


"kapan kmu pulang sayang... mama merindukan mu ini sudah setengah tahun" ucap wanita di telepon itu yg tak lain adalah ibu dari gadis cantik itu.


"ma.... aku akan pulang" ucap gadis itu.


"kau berkata seperti itu bulan lalu, tapi kau tak kunjung pulang jga, Rania sayang mamah merindukan mu" ucap mama.


"iya.. iya.., kali ini Rania gk bohong ma. aku akan pulang besok" ucap gadis yg bernama Rania itu.


"nah itu baru kesayangan mama" ucap mama.


"aku mau menyiapkan keperluan ku dulu ma, semoga hari mama menyenangkan" ucap Rania.


Rania mematika teleponnya dan berjalan menuju balkon.


menikmati cahaya matahari di pagi hari.


Rania mengambil ponselnya dan menelpon seseorang.


"Celvin.... untuk sementara ini semua kau yg mengatur pekerjaan di sini, aku akan kembali ke tempat kelahiran ku" ucap Rania.


"baik lh. tapi mengapa kau ingin kembali ke negara mu nona??"ucap Celvin

__ADS_1


" gue ingin kembali melanjutkan sekolah di sana" ucap Rania.


"heh??bukanya...."ucap Celvin menggantung.


"tak apa, sekali lg menggali ilmu tak apa-apa bukan?? lagian gadis seumur ku kan masih menempuh pendidikan" ucap Rania.


"tak ada yg bisa membantah orang seperti nona"ucap Celvin.


"hahaha...... Hati-hati baju gue kebesaran entar. baik lh... terimakasih Celvin" ucap Rania kemudian menutup telponnya.


******


keesokan harinya Rania membawa kopernya menuju Bandara di negara china itu.


"xiao xi Ran...... " panggil dua orang yg kepada Rania.


"gege..... jiejie... " ucap Rania.


"iya" ucap Rania.


"meimei.... jadi kau benar-benar akan meninggalkan ku sendiri?? " ucap gadis yg berusia 1 tahun di atas Rania.


"jiejie..... aku harus kembali, tapi Ran'er pasti akan kembali mengunjungi kalian jika ada waktu yg luang. oh ya.... sampaikan salam ku kepada ayahanda dan ibunda" ucap Rania.


"ayaya..... ran'er.... biar aku ikut dengan mu" ucap gadis itu yg bernama yin mey.


"jiejie... kau harus bersikap anggu loh, ingat status mu sangat terhormat. jika ayahanda tau jiejie akan di hukum loh" ucap Rania.


"jiejie..... bukan karena ran'er tidak mau membawa jiejie dan gege lu han, tapi ran'er tak mau menyulitkan kalian, ran'er akan berjanji akan mengunjungi kalian semua" ucap Rania.

__ADS_1


"baik lh..... yin mey, biarkan ran'er pergi.meimei pasti akan menepati janjinya" ucap Lu han.


"baik lh.... tapi ketika kau sampai kau harus menghubungi kami" ucap yin mey.


"baik tuan putri" ucap Rania sambil tertawa kecil.


kemudian Rania berjalan menuju ke dalam bandara, sambil melambaikan tangannya kepada yin mey dan lu han.


"ingat kabari lh kami"teriak yin mey.


"kami menunggu mu kembali lg" ucap Lu han.


"baik" ucap Rania.


Rania masuk dan memberi tiket masuknya.


"eh.... Xi Ran?? " ucap seorang pramugari.


"wewei jiejie.... " ucap Rania.


"wah... kau ingin kemana??" ucap pramugari yg bernama ye wewei.


"aku akan kembali ke negara asal ku" ucap Rania.


"ohh.... " ucap wewei.


"ah.... aku akan melayani penumpang yg lain dulu, sampai jumpa" ucap wewei.


kini pesawat yg Rania tumpangi take off menuju negara Indonesia.

__ADS_1


"Indonesia..... aku datang"batin Rania sambil tersenyum manis.


BERSAMBUNG......


__ADS_2