Selalu Ingin Bersama Mu

Selalu Ingin Bersama Mu
kak Hertin.


__ADS_3

" Apa ada yang ditanyakan?? "tanya pak Novi sebelum pergi.


Rania mengangkat tangannya.


" Saya ingin bertanya Pak" ucap Rania.


" baik silakan"ucap pak Novi.


" Bagaimana jika siswa atau siswi di sini mengikuti lebih dari satu perlombaan?? " ucap Rania.


" itu sangat bagus,dan itu sangat diperbolehkan. jika kalian mempunyai skill mempunyai bakat di bidang apapun kalian harus menunjukkan" Ucap pak Novi.


" baik...apa ada yang ditanyakan lagi?? " Ucap pak Novi.


" jika tidak ada ditanyakan silakan kalian berdiskusi" ucap pak Novi.


setelah itu diskusi dimulai.


beberapa saat akhirnya rapat OSIS sudah selesai.


" Ra...gue duluan ya,mau ke kantin nih Lu ikut kagak? " ucap Ivana.


" lu duluan aja na gue nanti nyusul" ucap Rania.


" Oke gue duluan ya Ra" ucap Ivana.


" iya" ucap Rania.


Rania membersihkan aula rapat OSIS dengan beberapa anggota OSIS yang lain.

__ADS_1


seorang kakak kelas menghampiri Rania.


" Ra lu di Panggil oleh pak Novi" ucap kakak kelas itu.


" Oh ok...maksih kak Hertin" ucap Rania


kemudian Rania dan Hertin berjalan menuju ruang pak Novi.


tok tok.


" Permisi Pak"ucap kak Hertin.


setelah terdengar pak Novi mempersilahkan masuk,,keduanya kemudian masuk ke ruang pak Novi.


" Silakan duduk" ucap pak Novi.


" anu...... pak Kenapa bapak manggil saya? " ucap Rania.


" Apakah kamu tidak keberatan Rania?? " ucap pak Novi.


" Saya tidak keberatan Pak Saya bersedia untuk melakukan sebisa mungkin untuk memberi sambutan" ucap Rania.


" dan untuk kamu hertin, kamu bisa menyusun dan mengurus nama-nama anggota-anggota yang akan pergi ke sana" Ucap pak Novi.


" Baik Pak" ucap Kak hertin.


" baik Hanya itu yang bisa Bapak sampaikan kepada kalian dapat percayakan semuanya kepada kalian pengurus OSIS sambil dikoordinasikan dengan Ketua osisnya ya" Ucap pak Novi


" Baik Pak.......kalau begitu kami Permisi untuk kembali ke kelas" ucap Rania.

__ADS_1


keduanya keluar dari ruang pak Novi.


" Kak aku kembali ke kelas ya....... kalau ada yang diperlukan Kakak tinggal chat aja aku" ucap Rania sambil ingin berjalan pergi.


namun Kak hertin menghentikan langkah Rania.


" tunggu Rania! "ucap kak hertin.


" iya? kenapa kak?? " ucap Rania.


" Ya ampun Rania..... kamu ini,gimana aku bisa nge-chat kamu.aku aja nggak ada nomor kamu" ucap kak hertin.


" Oh iya lupa"ucap Rania sambil cengengesan, kemudian mengeluarkan ponselnya dan memberikan nomornya.


" hahaha.....tingkahmu lucu banget Rania,pengen Kakak masukin ke dalam karung biar kakak bawa pulang"ucap kak hertin.


" wah seru tuh kayaknya.....Tapi kasihan entar Rania suka ngabisin cemilan Kakak di rumah kakak entar" ucap Rania.


" Ya nggak papa lah kalau habis cemilannya tinggal beli lagidibel.soalnya imut kamu nggak bisa dibeli"ucap kak hertin sambil mencubit gemas pipi Rania.


" udah kakak mau balik ke kelas juga dah sampai jumpa, nanti Kakak chat kalau ada diperlukan"ucap kak hertin.


"ok kak" ucap Rania.


Rania kembali ke kelasnya namun di tengah perjalanan ia melihat seorang wanita yg menyatakan cintanya ke Evan.


" Evan aku udah lama suka sama kamu, kamu mau kan jadi pacar ku? " ucap wanita itu sambil memberikan setangkai bunga mawar.


sedangkan Evan hanya menatap datar wanita itu, tak sengaja netranya melihat Rania yg berdiri tak jauh dari sana.

__ADS_1


"gue sudah punya pacar" ucap Evan.


BERSAMBUNG......


__ADS_2