Senyum Yang Tersembunyi

Senyum Yang Tersembunyi
Malam Acara Amal.


__ADS_3

Di hotel Azela tampak sibuk banget Ia mencoba segala gaun yang telah disediakan panitia tapi tak ada yang cocok. Sedangkan Triya membantu membereskan yang lain,,,


" Tri,,, lo bawa ga gaun lo yang warna hitam? tanya Azela was was.


" Yang mana? " Tanya Triya bingung.


" Gaun yang lo pake waktu itu,, acara kampus...!?" tanya Azela balik.


" ooooo, itu didalam koper ambil aja,, tapi harus disetrika dulu non,, gaunnya keriting sekriting wajah lo" ledek Triya.


Azela melemparkan bajunya ke arah Triya,,, sambil berjalan menuju koper Triya, Azela mengambil gaun yang ia maksud dan memberikan kepada pelayan agar disetrika.


Acara yang ditunggu tunggu tiba, semua undangan telah datang dan duduk ditempat yang telah disediakan,, Acara amal ini sangat terkenal, acaranya sangat mewah di salah satu ballroom excutive teebesar di hotel tersebut yang tentunya milik keluarga Alvaro,

__ADS_1


" Zel, gue duluan ya??? gue mau gabung dengan keluarga aunty gue... "


" ee... eee.. eee" Azela menganggukan kepalanya tanda setuju, sedangkan ia menunggu pelayan itu datang mengantarkan gaunnya


Ditempat lain, pelayan itu membawa gaun yang diberikan Azela, namun tiba - tiba Key menghadang pelayan tersebut, Key seolah tau pemilik gaun itu, tentunya ia tahu karena ia yang memberikan kepada Triya ketika hari ulang tahunnya,


" Pasti lo sangat cantik memakai ini Zel tapi maaf, gue pingin lo yang datang sendiri memintanya. " senyum sinis terlintas dibibir merahnya.


" Ting.... tong... tinf.. tong.. " suara bell berbunyi.


" Hai zel, apa kabar loe? " tanya Key sambil tersenyum sinis.


" nih cewe dandan ga dandan cantiknya kemana mana" gerutu Key.

__ADS_1


" Baik, oh iya terimakasih sekali lagi atas pertolongan loe waktu itu. " saut dingin Azela yang tanpa mempersilahkan Key masuk.


" Triya dimana? " tanya Key pura -pura ga tau kalau Triya sudah bergabung dengan keluarganya tadi.


" Sudah lebih dahulu,, oh iya ada apa keaini, bukannya acara sudah dimulai?" Azela coba mengingatkan sambil bergerutu perihal gaunnya.


" nah loe sendiri? " Tanya Key sambil menanti reaksi Azela.


" Gue nunggu gaun gue.. tapi mungkin gaun itu tidak akan kembali" Jawab Azela sambil menghela nafasnya.


" Maaf Key, saya harus siap - siap apa bisa kamu ketempat dudukmu? " Azela mengusir Key dengan cara halus, dan ini kembali menyakiti hati Key, Bukankah tadi ia berencana untuk menyakiti Azela? mengapa malah dirinya yang tersakiti? Key memutar badannya ketika Azela ingin menutup pintu Key tiba - tiba mendorong pintu dengan keras sehingga Azela terjatuh dan Key mengunci Azela, mata mereka beradu Azela mulai gugup, perasaanya kalang kabut namun matanya tetap datar, " Bagaimana bisa nih mata indah banget" Key bergumam dalam hati.


" Gue peringatkan loe ga usah sombong didepan gue,,, suatu saat loe yang akan bertekuk lutut didepan gue... INGAT ITU... Nih gaun loe... " Key melemparkan gaun yang ia ambil dari dalam jasnya dan keluar dari kamar Azela, Key malam ini sangat tampan,ntah bagaimana bisa, apapun yang digunakan Key selalu pas ditubuhnya yang atletis., sedangkan Azela masih bingung akan sikap Key.

__ADS_1


" Salah gue dimana coba? sakit jiwa... " gerutu Azela sambil bangun dan mencoba berganti pakaian... ia berkaca dicermin, tampak bayangan Azela dicermin sangat cantik dengan gaun hitam tanpa lengan itu dan itu membuat penampilan Azela sempurna.


Hai GUYS MOHON DUKUNGANNYA YA LIKR, KOMENT DAN VOTE YA. THANKYOU AND LOVE YOU.


__ADS_2