Senyum Yang Tersembunyi

Senyum Yang Tersembunyi
Persiapan Azela


__ADS_3

" Mama..... ini pesanannya diatas meja ya.. " Key meletakkan pesanan mamanya diatas meja dapur dan lari ke kamarnya.


" Dasar anak zaman now, songong. tega ninggalin mak nya sendiri" teriak mamanya dari atas sedangkan Key hanya melambaikan ciumannya sambil menaiki tangga ke kamar.


" Zel, apa perlu saya temani lo belanja? " chat Triya kepada sahabat nya itu, ia sangat antusias sekali jika berhubungan dengan Azela.


" Ga Tri, kamu istrahat aja, kasihan kamunya tar cape lho, lagian ga ada kok yang perlu dipersiapkan secara kita ga lamakan, hanya 5 hari. "


" iya sih, tapi kan kamunya harus bawa ini.. itu... " balas Triya.


"emang nya kamu ya pergi ke acara sunatan tetangga lo aja seperti mo camping 3 hari" dibumbui emoji meledek.


" dasar lo Zel, aku doain lo disana dapet jodoh karena terus ledekin aku. "


" Triyaaaaaaaaaaasasa" Jawab Azela sambil meletakkan hp nya kenakas. Jarum jam menunjukkan angka 9 namun Azela masih giat mencoba menyanyikan lagu yang dikirim kan om Handoko by emailnya, judul lagu " You Rise Me Up by Josh Groban" lagu ini memang sangat populer hanya saja Azela diharapkan mengcover ulang lagu tersebut versi klasik dengan iringan piano dan saat ini Azela masih belum dapet padahal waktu terhitung 2 minggu lagi


When I am down, and, oh, my soul, so weary

__ADS_1


When troubles come, and my heart burdened be


Then, I am still and wait here in the silence


Until you come and sit awhile with me


You raise me up, so I can stand on mountains


You raise me up to walk on stormy seas


You raise me up to more than I can be


You raise me up, so I can stand on mountains


You raise me up to walk on stormy seas


You raise me up to more than I can be

__ADS_1


You raise me up, so I can stand on mountains


You raise me up to walk on stormy seas


I am strong when I…


am on your shoulder,


Azela sangat menghayati isi lagu tersebut sehingga ia tidak menyadari malam telah larut jarum jam menunnjukkan pukul 10.30 Wib. " ampun ko saya bisa lupa, saya juga harus mempersiapkan hal lain, tapi ini sudah malam, besok ajalah kebetulan saya juga ngantuk" batin Azela.


Memang akhir akhir ini Azela sangat sibuk membuat Alena mamanya kasihan melihat putrinya yang harus latihan dan mempersiapkan yang lain,tapi Alena berharap melalui ini jalan yang terbaik buat putrinya, ia berharap Azela kelak bisa membuka diri kembali kepada dunia yang dia sudah anggap gelap baginya karena w orang lelaki yang ia sayangi tewas di waktu yanh bersamaan.


" Apakah latihan mu lancar nak? " sapa Alena sambil mengusap lembut rambut putrinya. " sudah ma, persiapannya sudah 90% tinggal mempersiaplan keberangkatan nya saja " jawab Alena sambil merapikan buku bukunya.


" Ya sudah kalau begitu, jaga kesehatan kamu, iatrahat banyak, jangan terlalu lelah supaya nanti kamu bisa perform dengan fit, mama yakin semua orang akan bertepuk tangan. Oh iya tadi Triya menghubungi mama, katanya besok kamu wajib pergi dengannya, jam 11 dijemput. " mamanya menyampaika pesan triya sambil menuju dapur.


" ko ga langsung ke nomor aku ma? "

__ADS_1


" nomor kamu ga aktif, makanya ke mama. " Azela baru sadar ternyata sejak pagi ia belom mengaktifkan hp nya.


Hayo teman mohon dukungannya ya dengan cara dilike atau di vote ya.. thankyou..


__ADS_2