Senyum Yang Tersembunyi

Senyum Yang Tersembunyi
Goodbye Paris


__ADS_3

Sesampainya dikamar, Azela merebahkan tubuhnya diatas kamar,,, tak bisa ia pungkiri kalau hatinya sakit mendengar ocehan murahan Key,,, tawa Key seperti hinaan keras didadanya,,,Azela mengetahui bahwa hal yang terjadi sebelum nya adalah hal terbodoh,, tapi bukan berarti ia takluk dengan pria itu.


" gue harus pulang, ,,jika perlu hari ini,,,malam ini tanpa atau dengan Triya" gerutu Azela sambil menyeka airmatanya,,, ia berdiri dan merapikan seluruh barang barangnya,,,,


Dilain kamar,, Key masih duduk diam,, bayangan Azela yang menatapnya tajam dengan airmata masih melekat dipelupuk matanya,, Key sangat gusar,,, gelisah tak menentu,,, Key menarik rambutnya dengan kasar.


" arrggghhh,,, nih cewe buat otakku beku,,,selama ini fine fine aja,,,, mau nangis atau bunuh diripun,, tak pernah gue pikirin,,,, salah dia kenapa ngupin pembicaraan gue.. " Celoteh Key menghibur dirinya yang gelisah. Bukannya tenang Key merasa sangat kesulutan menenangkan pikkiriannya..


Sisi malaikat :" Gak bisa ditoleril lagi.. fix gue harus minta maaf...." gerutu Key tapi sisi iblis Key berteriak.


Sisi Iblis: " wait... wait... wait minta maaf? hello..... sejak kapan? bukankah hal itu lumrah ? kenapa kamu pusing? biarkanlah tar juga dia lupa,, repot amat mikirin perasaan wanita. "


Sisi malaikat:" lo harus minta maaf sekarang atau gak lo mati dengan dosa tak termaafkan. "


" arghhhhh...... arghhhhhh,,, Busyet dah rumit amat " Key teriak sambil berdiri.


" Ya gue harus minta maaf, yang lain urusan belakang" Key berjalan menuju keluar pintu.


Azela telah merapikan semua barangnya,, ia mengecek satu persatu barangnya.

__ADS_1


" Fix... sudah masuk semua" Gumam Azela,, ia mengambil handphone nya dan mencoba melihat harga tiket ke Indonesia, sebelum terdengar bunyi ketukan pintu.


" tok..... tok.... tok... "


" Itu pasti Triya,, kebetulan. " Azela langsung berdiri menuju pintu.


" ceklek...... " Azela sangat melotot melihat Key berdiri tepat didepan pintunya,, dengan kemarahan yang memuncak Azela menutup pintu,, namun terhalang Kaki Key yang diswlipkan.


" wait.... sebentar,,, aku hanya ingin bicara" Key mencoba menjelaskan maksud kedatangannya.


" Tak ada yang perlu dibicarankan. " Tatap Azela dingin


Key :" Gua ada..! "


Azela :" Hayo,,, lo mo ngomong apa,, cepat, gue sibuk. "


Key :" masa begini,, apa lo ga persilakan gue masuk? "


Azela : Bicaranya disini aja, ga perlu bwrbasa basi. "

__ADS_1


Sue amat ini cewek, rumah, rumah siapa,, dasae wanita.


Key :" Baiklah,,,, saya nemuin lo mo minta maaf yang kemungkinannya menyinggung perasaan lo. tapi menurut gue itu hal biasa... "


Azela :" What???? biasa? oke kalau lo berfikir itu biasa maka hal ini tidak perlu dibahas lagi,,,, maaf gue masih ada kerjaan.


Azela langsung menutup dengan keras,,, tak ada lagi etika tutup menutup pintu bagi Azela saat ini.


" Apa yang salah lagi? ko gue disalahin lagi? au... ah berkelit banget sih itu cewe.. "


Key kembali kekamarnya dengan wajah bete,, bagaimana tidak niat minta maafnya gatot alias gagal total dengan ngambek nya Azela.


" Yes..... gue dapet tiketnya,,"h Azela segera memesan dan membayar nya,, tekadnya sudah bulat untuk pulang sekarang juga,,, karena Ia sudah tidak mau berurusan dengan lelaki konyol itu dan setelah taksi yang dipesannya datang ia keluar dari kamar dan tak sengaja papasan dengan Key..


" lo mau kemana? " Key bertanya sambik melirik tas azela.


" bukan urusan lo,,, gue titip salam ama tante dan om dan juga Triya. "Azela berpesan sambil berjalan menuruni tangga.


" eee.... lo ga bisa begitu,, setidaknya lo pamit ama yang punya rumah atau Triya dulu. " teriak Key tapi tak dihiraukan Azela.

__ADS_1


Hai teman..... maaf up lama... mohon like,,, koment dan favo guys bila perlu vote xiziiziz.... ditunggu ya...


THANKYOU AND LOVE YOU..


__ADS_2