Separuh Sayapku Patah

Separuh Sayapku Patah
BAB 2


__ADS_3

Keesokan harinya, seperti biasa Mala segera mandi dan sarapan untuk mempersiapkan diri untuk MPLS hari kedua yang saat itu kegiatannya olahraga. Mala pun mengenakan pakaian olahraga.


"Bu hari ini Mala bawa bekal ya bu. Karena hari ini ada kegiatan olahraga", ujar Mala sembari mengambil kotak makannya.


"Iyaa sayang sini biar ibu yang siapkan", ujar ibu sambil meminta tempat makan dari tangan Mala.


Tak lama kemudian, Ayah menghampiri Mala di meja makan.


"Hari ini mau ayah antar", tanya Ayah sambil duduk di sebelah Mala


"Endak usah Yah.. Mala naik sepeda saja. Kalo nanti diantar ayah pulangnya Mala gimana". jawab Mala sebelum meminum susunya.


Iya karena dari sekolah Mala kerumah tidak dijangkau oleh angkutan umum.


Seusai sarapan Mala pun pamit kepada Ayah dan Ibunya.


"Mala berangkat yaa", ujar Mala sambil mencium punggung tangan ayah dan ibunya secara bergantian.


Setibanya disekolah Mala segera menuju ke ruang kelasnya yang berada di lantai atas.


Debukk...!!!


"Aduhh.. ", rengek Mala yang terjatuh di lantai


Ia tak sengaja menabrak seseorang karena ia berlarian menuju kekelasnya.


"Maaf maaf aku nggak sengaja", jawab Mala sambil berdiri dari jatuhnya.


"Kamu nggak papa?", tanya seorang itu.


"Tidak.. aku nggak papa kok", jawab Mala sambil merapikan pakaiannya.


"Makanya jangan berlarian, tidak akan terlambat juga kan. Ohh iya namaku Ridho". sambil mengulurkan tangannya kearah Mala.


"Mala.. anak kelas berapa?" tanya Mala sambil menerima uluran tangan Ridho.


"Aku 8B.." jawabnya sambil tersenyum.


Iyaa Ridho adalah kakak kelas Mala satu tingkat. Dia terkenal dengan wajah tampannya dan juga kepintarannya dikelas.


Tak lama kemudian bel pun berbunyi pertanda jam pertama akan dimulai. Mala pun berpamitan dengan Ridho untuk menuju ke ruang kelasnya..


Setelah meletakkan tasnya, Mala dam Arini menuju ke lapangan untuk berkumpul.


"Kamu tadi terlambat Mal, kenapa?" tanya Arini sambil berjalan menuju kelapangan


"Tadi didekat tangga aku tak sengaja menabrak kakak kelas hingga terjatuh, yaa kami sempat mengobrol sedikit sih". jelas Mala


Di hari MPLS kedua ini semua siswa kelas 7 akan melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari senam di lapangan bersama, jalan sehat dan juga menanam.


Sebelum melaksanakan senam semua siswa dan Bapak Ibu pembimbing melakukan pemanasan terlebih dahulu. Mereka semua senam pagi dengan semangat.


Seusai senam pagi mereka semua beristirahat sejenak sebelum melanjutkan jalan sehat mengelilingi lingkungan sekitar sekolah.


"Asli gempor nih badan". keluh Arini


"Dasar anak kecil, baru segini udah ngeluh aja kamu Rin", ejek Mala. Iya untuk ukuran tubuh bilang Arini lebih kecil daripada Mala dan kelihatan lebih imut.


"Ahh.. kenapa malah mengejekku anak kecil" gerutu Arini sedikit sebal.

__ADS_1


"Ayoo semangat dong", ujar Mala sambil merangkul Arini.


Tak lama kemudian ada seorang yang memanggil Mala dari belakang.


"Sama-sama kecil kenapa harus saling ejek". ucap seorang dibelakang mereka


Spontan mereka pun menolehkan kepala kebelakang dan memperlambat jalannya.


"Ehh kak Ridho. Mana bisa aku dibilang kecil". sahut Mala sedikit cemberut.


"Kalian kenal?" tanya Arini bingung


"Iyaa dia yang aku ceritakan padamu pagi tadi yang aku tak sengaja menabraknya" jelas Mala.


"Ohh iya kak kenalin ini Arini temen sekelasku" sambung Mala.


"Ridho... Arini". mereka pun saling bersalaman dan menyebutkan nama secara bergantian.


Ehemm... deham seorang cowok disebelah kak Ridho yang merasa dicuekin dari tadi


"Ohh iya hampir lupa. Ini Dafa temen aku". terang Ridho


Kemudian Dafa, Mala dan Arini bersalaman.


"Kalian berdua anggota OSIS?" tanya Mala.


"Iyaa apa kamu tak memperhatikan kita? padahal kita anggota OSIS yang paling ganteng dan terkenal " jawab Dafa sambil membenahi rambutnya.


"Hehehe mana aku tau Kak aku belum tau siapa saja anggota OSIS" jawab Mala


Dafa pun membenarkan ucapan Mala


Sepulang jalan sehat semua siswa kelas 7 beristirahat. Mala dan Arini memilih duduk dibawah pohon dekat lapangan. Tak lama kemudian ada 2 orang menghampirinya.


"Hayyy boleh gabung", tanya satu diantaranya.


"Dengan senang hati" jawab Mala sambil mempersilahkan mereka duduk.


"Ohh iya perkenalkan namaku Gita dan ini Auda.. Kami dari kelas 7G" sapa Gita sambil menunjuk cowok disebelahnya.


"Aku Mala dan ini Arini kami dari kelas 7D" jawab Mala sambil tersenyum yang diikuti Arini.


Mereka berempat pun akhirnya berbincang-bincang dibawah pohon.


Ketika sedang asik berbincang. Guru kesiswaan mengumpulkan semua siswa melalui panggilan microfonnya.


Semua anak berbaris sesuai dengan kelasnnya.


"Selamat siang anak-anak. Setelah usai dari kegiatan kedua yaitu jalan sehat, kegiatan selanjutnya adalah menanam di pekarangan belakang sekolah. Sebelum melakukan kegiatan menanam karena waktu sudah masuk waktu istirahat anak-anak bisa beribadah, makan dan lainnya. Nanti saat bel masuk berbunyi kalian sudah harus berbaris di lapangan belakang", ujar Pak Budi salah satu Guru Kesiswaan.


Setelah barisan dibubarkan Arini dan Mala menuju kekelas untuk makan bekalnya. Yang dihari sebelumnya mereka memang sudah janjian untuk membawa bekal.


Saat akan menuju ke tangga, dari arah bekalang ada yang memanggil mereka.


"Mala .. Arini". panggil Gita dari belakang sambil berlari kecil kearah mereka berdua.


Mala dan Arini pun menghentikan langkahnya karena mendengar panggilan tersebut dan membalikkan badan kearah sumber suara.


"Hay Git. ada apa? " tanya Arini

__ADS_1


"Mau kemana? nggak jajan?" tanya Gita


"Kita bawa bekal dan mau makan nih dikelas". jelas Arini


"Wahhh bagus dong aku juga bawa bekal. Boleh gabung kan? " tanya Gita


"Baik ayo, kita makan di kursi depan kelas saja", ajak Mala


"Oke aku ambil bekal dulu nanti aku susul kekelasmu". jawab Gita sembari berlari menuju kearah kelasnya.


Mala dan Arini pun menuju kekalas dan duduk dibangku depan kelasnya sembari menunggu kedatangan Gita.


Tak lama kemudian Gita pun datang bersama dengan Auda dengan bekal ditangannya.


"Kalian sudah lama berteman?" tanya Mala kepada Gita sambil membuka bekalnya


"Kami sepupuan" Jawab Auda sambil menyuapkan nasi kemulutnya.


Mala dan Arini hanya menganggukkan kepala. Selesai makan mereka berempat menuju ke mushola untuk sholat dzuhur sebelum berkumpul dilapangan.


Selesai ibadah mereka berempat segera menuju kelapangan belakang. Disana sudah ada Bapak Ibu guru pembimbing dan anggota OSIS. Mereka memberi instruksi kepada siswa kelas 7 sesuai dengan jatahnya masing-masing.


Semua benih sudah disediakan sekolahan melalui iuran saat pembayaran sekolah saat pendaftaran. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak lebih peduli lingkungan karena mereka juga ikut serta dalam penanaman.


Seusai menanam Bapak Ibu guru memberi instruksi untuk membersihkan sisa-sisa dari menanam dan selanjutnya anak-anal boleh kembali ke kelas.


Waktu menunjukkan pukul 14.30 waktunya anak-anak untuk pulang karena kegiatanpun juga telah usai.


"Haduhhh capeknya" keluh Arini sambil berjalan keluar kelas diikuti Mala.


"Dasar Arini" jawab Mala geli melihat tingkah teman barunya.


"Udahhh habis ini kan sampe rumah terus istirahat" sambung Mala.


"Okeee dehh. Aku duluan ya Mal. udah dijemput sampe ketemu besok" jawab Arini sambil melambaikan tangan ke Mala.


Mala pun membalas lambaian tangan Arini dan berjalan menuju parkiran sepeda.


"Ehhh Kak Ridho juga bawa sepeda", sapa Mala


"Hey Mal. Iya aku naik sepeda." jawab Ridho yang saat itu sedang membuka kunci sepedanya.


"Pulang kearah mana Mal?", sambung Ridho.


"Ke Barat Kak rumah ku di Desa Karang. Kalau kamu kak? tanya Mala sambil menaiki sepedanya.


"Wahhh searah dong barengan aja yuk" ajak Ridho. Yang saat itu memang searah kerumahnya.


Mereka pun melajukan sepedanya pelan sambil sesekali mengobrol.


"Emang rumah Kak Ridho mana?" tanya Mala


"Aku tinggal di Jalan Mawar." jawab Ridho. dan menghentikan sepedanya.


"Aku sampai sini ya Mal. Rumahku diujung sana" ujar Ridho sambil menunjuk kearah ujung di persimpangan jalan.


Mala pun ikut menghentikan sepedanya.


"Oke Kak. Aku lanjut dulu kalau begitu" jawab Mala. Rumah Mala masih sekitar 30m lagi dari tempat Ridho berhenti. Mereka pun berpisah dan Mala melanjutkan perjalanannya.

__ADS_1


__ADS_2