SEVENTH STAR

SEVENTH STAR
Bersiap-siap


__ADS_3

Walau leon tidak sanggup melihat seorang wanita menangis di depannya tetapi jika melihat gadis bangsawan ini yang menangis maka tidak ada rasa kasihan sedikitpun dari dari sang raja leon ia malah merasa jijik dan risih.


"Jangan terlalu banyak berekting dan mengulur waktu ku! Katakan apa yang ingin kau bicarakan" ketegasan sang raja leon


"Jangan buru-buru dong aku hanya ingin menanyakan dan memastikan, apakah kau menyukai gadis yang kau bawa saat berburu yang dijadikan budak disini, namanya lionel bukan?" Tanya gadis bangsawan itu dengan raut wajah curiga


"itu bukan urusan mu, dan jangan terlalu ikut campur dalam kehidupan ku, sebaiknya kau pergi dari sini" Jawaban yang diberikan sang raja leon


"Aku tidak akan pergi sebelum kau mengatakan yang sebenarnya" paksaan gadis bangsawan itu


"Penjaga paksa gadis ini keluar dari sini" ketegasan sang raja leon


"Baik tuan" sahut budak


"Maaf nona kau harus keluar ini perintah dari sang raja leon" ucap budak sembari memaksa gadis bangsawan itu pergii


Gadis bangsawan itu terus memberontak tak mau pergi sampai sang raja leon memberinya jawaban, tetapi dengan sekuat tenaga para budak itupun akhirnya berhasil menahan gadis bangsawan itu dan mengeluarkannya.


"Huhh untung saja dia keluar, lain kali jangan segan-segan mengijinkan dia masuk ke dalam sini paham!" Ketegasan sang raja leon


"Baik tuan" sahut para budak


"Baiklah kalo begitu kalian boleh pergi!, Aku ingin sendirian" ucap sang raja leon


***


Sembari berbaring sang raja leon pun mengingat kejadian yang diucapkan gadis bangsawan itu.


"Huh aku tidak tau kenapa aku tidak bisa menjawabnya apakah aku telah jatuh..(sadar) hah sudahlah aku hanya mengasihani lionel tidak lebih" ucap sang raja leon dengan berpikir positif

__ADS_1


Disatu sisi sang putri lionel merasakan hal yang sama , sembari duduk dijendela dan meratap ke langit malam.


"Huh kalian selalu bersinar setiap malam, apakah kalian menghawatirkan ku?, Semoga kalian tidak terlalu menghawatirkan ku. kalian tau walau tadinya aku sedih dan khawatir tentang dunia yang kejam, sekarang aku mulai menyadarinya walau kejam tetapi aku dapat merasakan Cinta dan kehangatan disini karena dirinya,(mengingat kejadian tadi) aku sungguh merasa hangat dan nyaman jika berada didekatnya" ucap sang putri lionel sembari menatap bintang-bintang itu.


Malam itu pun menjadi malam yang indah.


*Keesokan harinya*


'Dipagi yang indah para budak tiba-tiba datang dan membangunkan putri lionel'


"Tok,tok,tok, bangunlah* ucap para budak


"Baik,(membukakan pintu)"


*Shokk*


"Hah ada apa mengapa semua wanita paru baya ada di depan pintuku"suara hati sang putri lionel dengan kebinggungan


"Owh yah ampun lagi-lagi aku lupa, padahal aku sudah berjanji untuk berusaha" suara hati putri lionel dengan gelisah


"Okeh kau bersiaplah kita akan membawamu keliling dan mencari semua yang cocok untuk mu" ucap budak


Dengan tergesa-gesa sang putri lionel pun pergi bersiap-siap, tidak perlu menunggu waktu yang lama lionel akhirnya telah siap.


Para budak paruh baya itupun membawa lionel mengelilingi seluruh kastil tempat baju-baju rajutan mahal yang mewah dan elegan untuk dicoba. mata sang putri lionel bersinar dengan keindahan baju-baju itu, ini baru pertama kalinya ia melihat beragam hal-hal mewah yang diselimuti emas dan berlian. layaknya orang kolot sang putri lionel pergi menyentuh semua baju-baju itu dengan perasaan ceria dan pukau. para budak paruh baya hanya berusaha menahan tawa dengan ekspresi yang diberikan sang putri lionel itu.


Seperti layaknya penguntit, sang raja leon hanya berdiri dari kejauhan melihat senyuman berkarisma yang tamapak pada raut wajah sang putri lionel. senyuman itulah yang membuat pandangan sang raja leon tak dapat berpaling. "entah kenapa setiap kali aku melihatnya tersenyum, rasa cemas ku seketika memudar begitu saja" suara hati sang raja leon sembari menatap raut wajah Lionel.


Pengawal atau disebut tangan kanan sang raja leon yang saat itu berada disisi leon hanya kebingungan dan heran, karena baru kali ini ia melihat Seorang raja yang dijuluki sebagai raja terdingin hingga saat ini masih lajang tersenyum saat melihat sesosok gadis hingga tak bisa mengalihkan pandangannya.

__ADS_1


Senyuman yang dikeluarkan sang raja leon ketika melihat gadis itupun tampak tak biasa seperti layaknya orang yang sedang jatuh cinta.


"tuan apakah kau masih ingin disini" tanya tangan kanan leon


"yah aku masih ingin disini dan mengawasi, jika kau ingin pergi maka pergilah" ucap Sang raja leon hingga engan tak melirik orang kepercayaan nya itu.


"hump sepertinya tuan telah banyak berubah semenjak kehadiran gadis itu, aku sangat banga pada gadis yang dapat merubah tuan sampai seperti ini" ucap tangan kanan Leon


"apa yang kau maksud, aku tidak berubah aku tetaplah leon yang dulu, jangan mengada-ngada" ucap leon dengan tatapan dingin


"maaf tuan muda aku hanya memberitau apa yang aku pahami" ucap tangan kanan leon


"kalo begitu pehamilah dengan lebih baik lagi mengerti" ucap leon dengan kesal dan ingin berbalik pergi


"maaf tuan" rasa bersalah.


ketika leon hendak berbalik pergi karena kata-kata dari orang kepercayaan nya, tiba-tiba sekilas matanya melihat bahwa gadis bangsawan licik itu pergi menghampiri lionel. dengan perasaan tidak enak ia menghentika langkahnya dan melihat lagi.


"ternyata benar Rina gadis bangsawan tidak tau diri itu pergi menghampiri lionel padahal sudah aku peringatkan padanya untuk tidak ikut campur" ucap sang raja leon dengan tatapan amarah yang terus memandang ke arah lionel


"baru kali ini aku melihat Tuan mudaj seantusias begini" suara hati dari tangan kanan leon


"kita lihat apa yang akan dilakukan orang tidak tau diri itu" ucap sang leon dengan tatapan tajam


gadis bangsawan yang menghampiri Lionel saat itu tentu punya siasat terselubung.


"Hehh lionel senang berjumpa dengan mu, sunguh seperti biasa kau selalu seperti gadis kampungan dan norak yang pernah ku temui" ucap gadis bangsawan itu dengan senyum kelicikan


sang putri lionel yang melihat gadis bangsawan itu sontak kaget tetapi ia mengingat apa yang di katakan sang raja Leon malam itu "jangan dipikirkan apa kata gadis itu" yah itulah yang di ucapkan sang raja leon.

__ADS_1


walu gadis bangsawan itu terus menerus mengoceh tetapi sang putri lionel engan tak melirik atau meladeninya sedikit pun, semua itu karena kata-kata penguatan yang diberikan sang raja leon.


__ADS_2