SEVENTH STAR

SEVENTH STAR
Likaliku


__ADS_3

Dengan perasaan iri abigail melaju ke arah lionel yang hendak meminum secangkir anggur layaknya bangsawan.


"Haii siapa nama mu?" Sapa abigail


Leon yang melihat abigail berbicara dengan lionel ia langsung pergi dari pangung dan berlari ke arah lionel.


*Menyela pembicaraan*


"Maaf yah sebentar lagi pesta dansa akan dimulai, bicaranya nanti saja kami harus mendiskusikan sesuatu" ucap leon dengan tatapan curiga lalu berbalik pergi menarik lionel.


"Humh apa-apaan ini sebegitu penting yah sampi aku tidak sempat menanyakan namanya, ini semakin menarik dan membuatku semakin penasaran" suara hati Abigail dengan senyuman licik.


Leon pun menarik lionel ke suatu tempat yang jauh dari kebisingan.


"Raja leon kenapa kau menariku ke sini"tanya lionel


"Jangan pangil aku dengan sebutan 'Raja' pangil saja leon, aku menarik mu kesini karena ingin membicarakan sesuatu"


"Bukanya raja leon yang menyuruhku bicara secara formal?, lalu kenapa sekarang bilang jangan" kebingungan lionel


"Jadi begini.. entah kenapa aku akan merasa ganjil jika kau memangilku dengan sebutan 'raja'. Yang ku maksud dengan berbicara secara formal adalah ketika kita di depan banyak orang di kastil tetapi jika saat kita berdua atau pada saat ini kau menjadi pasangan pestaku maka bicara lah secara tidak formal, kau kan sudah membaca masa ngak tau"


"Ohh begitu yah, jadi jika kita berdua saja aku bisa bicara dengan mu seperti waktu kita pertama kali bertemu?" Linglung lionel


"Huh begitulah lupakan saja, saat ini ada yang lebih penting untuk aku katakan kepadamu" ucap leon


"A-apa, apa yang ingin kau katakan kepadaku sampai kita harus jalan jauh dari pesta"


"Jadi begini kau tau lelaki siapa tadi yang menyapamu?"


"Tidak, aku sama sekali tidak tau baru pertama kali ini aku bertemu dengannya"

__ADS_1


"Bagus kalo begitu aku sarankan kamu jangan terlalu dekat dengan pria itu, jika dia menanyakan sesuatu jangan diladeni dan acuh tak acuh saja paham" ucap leon.


"Memangnya kenapa apa dia orang jahat?" Kebingungan lionel


"Huh aku malas menjelaskannya, pokoknya jika dia berusaha mendekati mu maka jauhi dia. Jika dia bertanya asal usulmu jangan dijawab atau kalo perlu bohong aja seolah-olah kamu itu seorang bangsawan"


"Okeh tapi kenapa" tanya lionel dengan raut wajah kebinggungan


"Huh sudahla jangan banyak tanya dan ikuti saja apa yang aku perintahkan. Pesta dansa akan segera dimulai jadi bersiaplah" ucap leon sembari berjalan menuju pesta


"Baik"


Mereka pun kembali ke pesta. Setibanya di pesta abigail angsung menghampiri Lionel.


"Okeh saepertinya sudah selesai, aku hanya ingin bertanya siapa namamu?" Tanya abigail


"Oh nama ku lionel siapa namamu"


Leon yang berada disamping lionel rasanya ingin menghentikan pembicaraan mereka karena merasa muak.


"Makasih tetapi maaf aku tidak bisa berlama-lama berbicara denganmu karena sebentar lagi pesta dansa akan dimulai, aku dan pasangan ku akan bersiap-siap" ucap lionel dengan raut wajah culas dan mengandeng erat tangan leon.


"Gadis yang baik akhirnya kau cepat mengerti"suara hati sang raja leon dengan senyuman tipis.


"Owh santai saja pesta dansa nya belum dimulai kita bisa berbicara sedikit, aku hanya ingin menanyakan apakah kau seorang bangsawan?, Jika ia dari bangsawan mana kamu?" Tanya abigail dengan tatapan curiga


"A.. aku.." ucap lionel dengan perasaan cangung dan bingung


"Apa?" Desakan abigail


"Dia seorang bangsawan dari luar negri apakah sudah cukup?, Sudah dikatakan bukan dia tidak bisa berlama-lama berbicara dengan mu karena kami ingin bersiap untuk pesta dansa, sebaiknya kau urus dirimu dan pasangan mu sendiri" ketegasan sang raja leon sebari menarik tangan lionel menjauh dari abigail

__ADS_1


"Sial, ternyata leon sudah banyak berubah, aku semakin penasaran, dengan wanita yang bisa merubah raja dengan julukan terdingin itu"


Oke pesta dansa akan segera mulai harap semua bersiap-siaplah dengan pasangannya masing-masing karena ini akan menjadi sebuah lomba, jika pasangan dengan dansa terbaik maka akan menerima hadiah sekian dan terimkasih.


Lampu dimatikan dan dinyalakan dengan berbagai warna suara musik berdegum ditelinga waktunya untuk berdansa dengan alunan lagu yang indah.


Tanpa banyak bertanya melihat lionel yang tampak kagum dengan keindahan lampu, leon langsung menarik tangannya dan mulai berdansa.


Dengan alunan musik dansa yang merdu dan pelukan hangat dari sesama pasangan, leon dan lionel pun membicarakan sesuatu yang lembut.


"Ma-maafkan aku harus merepotkan dirimu lagi karena tidak bisa menjawab pertanyaan abigail" kemurungan lionel


"Sudahlah jangan memasang muka murung seperti itu, lain kali berpikirlah dengan cepat dan menjawab dengan segera, entah apa yang akan kau katakan jika aku tidak ada. Padahal sudah membaca buku itu tetapi tetap saja masi membutuhkan waktu lama" ucap leon.


"Aku juga tidak tau karena aku jarang berinteraksi maafkan aku, aku akan lebih berguna lagi" ucap lionel dengan tatapan kesedihan


"Sudahla aku tidak tau dunia seperti apa yang kau jalani selama ini, tetapi aku tidak akan memaksa mu membicarakannya mulai saat ini jadilah kuat dan jangan menaruh harapan mu kepada orang lain" nasehat leon


"Makasih aku sangat bersyukur bisa bertemu dengan mu, aku juga tidak tau hari-hari dan kepahitan yang kau lalui selama ini, karena kita baru saja bertemu. tetapi sesakit apapun itu lawanlah rasa sakit itu dengan sisa kekuatan mu jangan menyerah ya" nasehat lionel dari lubuk hati yang paling dalam dengan alunan musik dansa dan pelukan erat


"Huh dasar jangan sok menasehati jika kamu saja belum bisa melawan kepahitan dan rasa sakit mu sendiri. Oke apakah kau siap untuk memenangkan lomba dansa ini?" Ucap sang raja leon dan semakin mempererat pelukannya.


"Yah aku sangat siap"


Gadis bangsawan yang melihat mereka begitu mesra dan berpelukan erat saat berdansa ia semakin kesal dan menghasut sang raja tertua.


"Tuan, coba lihat budak tidak tau diri itu menggoda Leon, ini tidak bisa dibiarkan bukan? aku rasa dia punya tujuan terselubung padahal sudah kuperingatkan untuk tidak mendekati kekasih ku. Seharusnya aku yang menjadi pendamping pestanya karena aku tunangannya." Hasutan Rina


"Sudahlah rina jangan berkecil hati, kau mungkin tidak menjadi pasangan pesta anakku tetapi kau akan tetap bertunangan dan menikah dengan leon itu sudah keputusan ku" ucap sang raja tertua


"Baiklah kalau begitu aku sudah cukup tenang dengan perkataan mu itu tetapi aku tidak ingin terlalu lama, aku ingin secepatnya leon menjadi suamiku" ketegasan Rina.

__ADS_1


"Kau tenang saja itu pasti akan terjadi, karena aku dan ayahmu telah bersepakat tinggal menunggu leon membuka pintu hatinya untuk dirimu"keyakinan raja tertua.


__ADS_2