
*Shok*
Hah yang benar saja (mengucak mata berkali-kali),
"A-aku??, itu nama ku?" Tanya sang putri lionel dengan rasa tak percaya
Sang raja leon pun kaget dan langsung melihat kertas itu dan ternyata itu adalah nama Lionel.
Gadis-gadis disana semuanya kesal karena nama lionel yang terpilih para gadis-gadis bangsawan pun melihat Lionel dengan tatapan sinis dan mengatakan.
"Iiish pasti gadis kumuh itu sedang berbahagia sekarang lihat saja nanti" ucap Gadis bangsawan
Saat itu sang putri lionel tidak tau harus berkata apa dan Dia mengingat perkataan budak tua tadii.. lalu perasaanya mulai tidak enak.
*Menjulurkan tangan*
"Eh maaf tapi aku tidak bisa mungkin kalian bisa merekrut ulang" ucap sang putri lionel
"Baik kalo kau mau meninggalkan kesempatan ini kami akan merekrut ulang"ucap budak pengurus
Saat itu semua gadis sangat senang dan heran.
"Yang benar saja dia mau mengundurkan diri"bisikan para gadis dengan heran
"Hah si gadis kumuh itu akhirnya tau diri juga" ucap gadis bangsawan
"Tidak, aku hanya ingin satu kali pengekrutan dan kau harus menjadi pasangan pestaku esok" ucap sang raja leon dengan bermuka dingin
*Semua shokk*
"Ta-tapi.."
"Maaf ini adalah keputusan sang raja kau harus menerimanya saja" ucap sang budak pengurus
Saat itu sang putri lionel hanya terdiam dengan raut wajah kecewa, ia takut dengan apa yang budak tua itu katakan, ia juga takut akan dijauhi orang-orang disini.
__ADS_1
"Ba-baiklah aku akan menjadi pasangan pestamu"ucap sang putri lionel dengan raut wajah khawatir
Para gadis saat itu sangat heboh dan kesal.
"Hah yang benar saja gadis itu sudah menolak tetapi sang raja tidak ingin?" ucap para gadis dengan heran dan kesal
"Berani-beraninya gadis tidak tau malu itu memberi jawaban sepertii ituu dasar lihat saja nanti" ucap gadis bangsawan dan berpikir jahat
"Okeh baik semuanya bubar dan selesaikan pekerjaan kalian" ucap budak pengurus
Saat itu para gadis sangat kesal mereka bahkan tidak mengatakan satu katapun pada lionel, mereka pun bubar dengan perasaan amarah dan tatapan sinis, sang putri lionel hanya berdiam diri dan merenung.
"Baiklah kalo begitu kau yang akan menjadi pasangan pesta sang raja jadi persiapkan lah dirimu" ucap budak pengurus dan berbalik pergi
Saat itu sang raja leon merasa canggung dan terheran dengan dirinya sendiri "hah mengapa-mengapa tadi aku menolak, ah bodoh apa yang akan dirasakan gadis polos ini nanti??, Sebenarnya aku juga tidak ingin orang lain yang menjadi pasangan pestaku" suara hati sang raja leon dengan raut wajah kebinggungan
Putri lionel yang masih berdiri pun rasanya sang raja leon ingin berbicara tetapi sang raja tertua saat itu melihat dari kejauhan, akhirnya ia mengubah sikapnya dan berbalik pergii.
"Owhhh ternyata gadis asing itu yang menjadi pasangan pesta anak ku, tetapi bisa-bisanya ia menolak dasar tidak tau diri! Panggil dia kemari" ucap sang raja tertua dengan kesal
Saat itu sang budak tua yang berada didekat sang raja tertua ia hanya bisa terdiam dan khawatir dengan putri lionel.
"Heii kau kesinilah sang raja tertua memanggilmu" ucap budak
"Ba-baiklah aku akan kesana" ucap sang putri lionel dengan khawatir
Sambil berjalan sang putri lionel hanya penuh dengan khekawatiran "sebenarnya mengapa Raja tertua memanggilku? Apa karena aku yang menjadi pendamping Leon? Aduh rasanya jadi takut begini semoga aku bisa menahan ucapan nya"suara hati sang putri lionel dengan penuh kecemasan
Sesampainya kepada hadapan sang raja tertua.
"Oh jadi kau yah, baru kali ini bukan kita berbicara secara langsung?" Tanya sang raja tertua dengan senyuman jahat
*Menundukan kepala*
"I-iyah sepertinya begitu" ucap sang putri lionel dengan khekawatiran
__ADS_1
"owh yah... kau yang terpilih bukan" ucap raja tertua sambil berjalan mengelilingi putri lionel
"I-iyah akulah yang te-terpilih menjadi pendamping pesta" ucap sang putri lionel dengan kecemasan
"Tapi tadi aku melihat bahwa kau menolak anak ku kenapa?" Ucap Raja tertua dengan tatapan tajam
"A-aku..."
*Menyela*
"Hei asal kau tau yah semua gadis disini sangat berharap menjadi pasangan anak ku tetapi bisa-bisanya kau menolak dia, kau ini hanya bangsa asing jadi setidaknya kau tau diri tentang itu kau mengertiii!!" Ucap sang raja tertua dengan desakan
"i-iyah aku menolak karena aku tidak ingin melihat gadis-gadis itu menjadi emosional" ucap putri lionel dengan gemetar
"Hah?? Jangan banyak alasan! Untung saja anak ku memilih mu kalau tidak aku akan memberimu pelajaran!, dan apakah kau tau peraturan menjadi pendamping pesta?" Ucap raja tertua dengan senyuman jahat
"A-aku tidak tau" ucap sang putri lionel dengan kepanikan
"Sudah kuduga gadis asing kampungan sepertimu tidak tau apapun, seharusnya kau tidak cocok menjadi pasangan pesta anakku tetapi untunglah kau cukup cantik dan jangan berharap lebih kepada anak ku kau mengerti?, Jika tidak (mendekati telingan sang putri lionel) aku akan membunuh mu" ucap sang raja tertua dengan tawaan ganas
*Shokk hinga air mata ingin keluar*
"Yah sudah cukup, Bawa dia pergi dan ajari dia" ucap sang raja tertua dengan raut wajah kepuasan
"Baik Tuan" sahut budak dan membawa sang putri lionel pergi
saat membawa putri lionel pergi sang budak langsung memberu saran kepada sang putri lionel
"hei sebaiknya kau harus tampil sangat baik di pesta nanti karena jika kau salah langkah maka sang raja tertua tidak segan-segan menghukum mu" ucap budak
"ta-tapi aku tidak tau apapun mengenai pesta itu, aku mohon bisakah kau beri tau aku" tanya sang putri lionel dengan raut wajah kesedihan
"Baik kalo begitu aku akan menjelaskannya kepada mu, besok akan Ada Pesta besar-besaran kau yang menjadi pendamping sang raja leon, kami semua akan membantu mu berdandan, kau hanya perlu tau berdansa dan berbicara seolah bangsawan maka begitu kau tidak akan diberi pelajaran" ucap budak
sang putri lionel hanya melamun dan memikirkan "apa itu berdandan? apa itu berdansa? aku sama sekali tidak tau, inilah salah satu alasan mengapa aku tidak ingin menjadi pendamping pesta nanti, aku ingin bertanya tetapi akan terlihat aneh bukan jika aku sama sekali tidak mengetahui semua itu. harus bagaimana nih aku harus meminta bantuan siapa untuk mengajariku?" suara hati sang putri lionel dengan wajah terbenggong
__ADS_1
"hei apakah kau mendengarku, jadi itulah yang harus kau pelajari, aku tidak bisa. menjelaskan terlalu banyak karena sang raja tertua masih membutuhkan ku, sebaiknya kau mempersiapkan dirimu karena aku tau sang raja tertua sangat licik" ucap budak lalu berbalik pergi.