
"Ba-baik" ucap Putri Lionel Dengan Tersenyum ceria
Putri Lionel Pun Pergi untuk Membantu Apa Yang bisa ia lakukan, "sungguh Banyak Sekali Pekerjaan Rasanya Aku Inggin Menyerah tapi saat ini tidak Ada Waktu Untuk Merengek" suara Hati sang putri lionel Dengan Rasa Lelah Yang Sudah Menyusuri Tubuhnya
"Ahh aku tidak sanggup" suara Hati Putri Lionel dengan Kepala Yang Terasa Tergoyang
Sang putri Lionel Pun Beristirahat Sejenak, tetapi Para Budak lainnya Malah memarahinya
"Heii apakah Kau Gila? Tidak Ada Waktu Istirahat Untuk mu Sebaiknya Kau Lanjutkan Pekerjaan mu" ucap para Budak
"Ta-tapi kepalaku Terasa Tergoyang Aku Hanya istirahat Sebentar Dan Akan Kulanjutkan Nanti" ucap sang Putri Lionel
'Menarik Tangan Putri lionel Dengan Kasar'
"Heii asal Kamu Tau ya Kita Juga Tersiksa Menjadi Budak Disini tetapi Kita Tetap Berusaha Sebaiknya Kau Lanjutkan Pekerjaan mu atau Aku Akan Melapor Pada Raja Tertua Kau Mengerti" ucap Para Budak dengan Kesal
"Ba-baiklah Aku Akan Menyelesaikan Pekerjaan ku" ucap putri Lionel Dengan Raut Wajah Kesedihan
"Bagus kalo begitu kita semua disini bekerja sekuat tenaga jika Kau berpikir kau akan diperlakukan spesial disini karena kau Dekat dengan tuan muda maka Kau Salah Tuan muda tidak peduli kepadamu makanya kau dijadikan budak disini Paham!!"
Sang Raja leon saat itu hanya Memantau Lionel Dari kejauhan, "Rasanya Sangat Kasihan Melihat Gadis Polos itu Dijadikan Budak Disini dan Diperlakukan Seperti itu tetapi mau bagaimana lagi mau tidak mau dia harus Dijadikan budak disini Agar Ayah tidak memikirkan hal buruk dan malah menyakitinya!. Huh dasar Kenapa aku Harus Peduli?, Sejak kapan aku jadi peduli seperti ini?, Hah sudahlah lebih baik aku berbicara dengannya nanti, aku Bahkan Belum Menanyakan tentang keluarganya" ucap Sang Raja Leon Sambil memandang lionel yang sedang bekerja.
Saat itu sang putri lionel tampak kecewa dan hanya memaksakan diri semampunya "apa yang dikatakan budak itu memang benar aku Seharusnya berusaha, tetapi mau bagaimana aku sanggat tidak tahan dengan hawa Panas ini, aku sama sekali belum pernah terkenah panas langsung seperti ini" suara hati sang putri lionel dengan berusaha keras menyelesaikan pekerjaan nya.
"Hei sebentar kita harus menyelinap keluar untuk mencari Bintang ketujuh itu, agar kita bisa kaya dan keluar dari kerajaan ini" Gosip para budak
*Terpaku dan membeku*
"A-apah (shokk), mereka telah mencari tau sampai sejauh itu, bagaimana ini apa yang harus aku lakukan?, Aku sangat binggung dan takut jika nanti mereka berhasil mengetahui Bahwa aku Adalah Bintang ketujuh itu" suara Hati putri lionel dengan penuh kecemasan
__ADS_1
Saat itu karena shok dan rasa lelah akhirnya sang putri lionel pingsan dan taksadarkan diri.
Sang raja leon yang melihat itupun tiba-tiba hatinya tergerak, tanpa disadari ia pergi dengan tergesa-gesa untuk melihat putri lionel.
Semua Orang Kebinggungan Dan Heran melihat sang Raja leon pergi dan berlari dengan tergesa - gesa. Para Gadis bangsawan Yang Penasaran Akhirnya mengukuti Sang Raja Dan Ternyata Sang Raja Berhenti dan Melihat Sang Putri lionel Dari Kejauhan, para Gadis Bangsawan Yang Melihat Tatapan Sang raja leon pada lionel mereka Sangat kesal.
"Owhh ternyata raja Leon berlari Dengan Tergesa-gesa Hanya Karena Inggin Melihat Budak Sialan itu Cih..Lihat Saja Nanti jika ia berani membantu pelacur itu maka aku akan melaporkan nya" ucap Gadis Bangsawan dengan kesal
Saat itu Sang Raja leon Menghentikan Langkahnya Karena tiba-tiba ia Melihat Raja tertua, walaupun sang raja leon terlihat sangat kasihan tetapi mau Bagaimana lagi ia terpaksa harus menghentikan langkah nya agar situasi Nanti tidak bertambah parah.
dengan singgap ia langsung menyuruh tangan kanan nya untuk memanggil para perawat untuk membantu putri lionel
"Hei sebaiknya kau pergi memanggil perawat agar segera memberikan perawatan Untuk budak itu" ucap sang raja leon dengan tatapan suram
"Ba-baiklah tuan Akan Segera kuselesaikan" ucap tangan kanan Sang Raja
"Yah tolong kau selesaikan" ucap sang raja leon kemudian berbalik dan Pergi
Sang putri lionel pun Diberi perawatan dengan baik.
"Tuan muda aku sudah menyelesaikan pekerjaan ku"ucap tangan kanan sang raja leon
"Bagus Lah kalo Begitu, apakah Dia Sudah Sadar" tanya Sang raja leon
"Belum tuan" jawab tangan kanan sang raja
"Baiklah kalo Begitu Sebaiknya Kau Beristirahat juga" ucap sang Raja Leon
"Baik tuan"berbalik pergi
__ADS_1
"Huh semoga Dia cepat Sadar aku Kasihan, Seharusnya Aku Tidak Membawa Gadis itu Kemari Tetapi Mau Bagaimana Lagi aku bahkan tidak tau Di Mana Dia Tinggal.
Hah sudahlah Aku Seharusnya Tidak Terlalu Memprioritaskan dia nanti Akan Ada Kesalapahaman Lebih Baik Aku Pulangkan Dia Ke tempat asalnya" ucap Sang Raja Leon.
Disisi Lain sang putri lionel pun akhirnya Sadar "Ee..aku membutuhkan air" ucap sang putri lionel dengan berbaring Lemah.
"ini nak kau harus beristirahat dengan baik yah, tubuh mu sangat lemah apakah kau Tidak tahan dengan hawa Panas?" Tanya Budak tua
"makasih, i-iyah rasanya sangat panas hingga menguras banyak energi ku" jawab sang putri lionel
'Budak tua ini sangat baik berbeda dengan budak lainnya(suara hati putri lionel)'
"Owh jadi begitu yah, anak yang manis kau sama seperti anak ku" ucap budak tua itu dengan raut wajah sedih
"Emm maaf tapi di mana Anak mu bisahka aku menjadi teman nya" ucap sang putri lionel dengan penasaran
"Yah dengan senang hati Kau Bisa Menjadi Teman nya, tapi sayang nya ia telah pergi untuk selamanya" ucap budak tua dengan berlinangnya air mata
"Ma-maaf aku tidak tau maafkan aku itu pasti sangat menyakiti perasaan mu" ucap putri lionel dengan rasa bersalah
"Tidak tak apa" ucap budak tua
"Emm boleh aku Bertanya??" Ucap Putri lionel
"Yah silahkan apa yang inggin kau tanyakan" jawab budak
"Apakah kau sudah tinggal disini sejak lama?" Tanya sang putri lionel
"Yah Aku Sudah Bertahun-tahun menjadi seorang budak disini" ucap budak tua itu
__ADS_1
"Apakah kau tidak lelah bekerja disini" tanya Putri lionel dengan penuh prihatin
"Yah aku sangat lelah tetapi mau bagaimana lagi aku tidak punya tempat tinggal dulu Aku tinggal Bersama Anak ku mungkin Dia Seumuran Dengan mu pada Saat itu dia Adalah seorang gadis yang sangat cantik bahkan Para Bangsawan iri kepadanya Padahal Mereka Masih remaja, saat itu anak ku menyukai Raja Leon Walau tidak merespon, Raja leon kasihan kepada putri ku yang selalu menaruh harapan pada Raja Leon Karena respon Dari Sang Raja Leon lah akhirnya (berlinang air mata), A-akhirnya anak ku dibunuh oleh sang taja tertua di hadapanku sendiri" ucap Budak Tua dengan Air mata kesedihan dan pilu yang ia rasakan.