SIMPANAN PAMAN TAMPAN

SIMPANAN PAMAN TAMPAN
BAB 3


__ADS_3

Tok tok tok , suara pintu ruangan yang diketuk .


" Masuk " jawab seorang dari dalam ruangan itu


" permisi saya karin Darah Mahendra calon sekertaris pak Leo , saya di hubungi untuk melakukan wawancara secara khusus dengan pak David . " kata karin dan menyerahkan berkas itu kepada wanita yang ada di depannya , penampilan wanita yang ada didepannya ini cukup seksi dan menggoda . dengan belahan dada yang cukup besar dan rambut gelombang menambah kecantikan wanita seksi yang ada didepannya itu .


" wadauuuu , mau kerja atau pamer dada mbaknya , melon nya gedong cinn hehehe " Batin karin melongo.


" Hemm ," Dengan tatapan Tajam


" oh kamu karin , silakan duduk dan saya akan menghubungi pak davit dulu sebentar " kata lexi ketua HRD perusahaan besar itu masi dengan tatapan tajam melirik sesekali kearah karin .


" gadis kampung cihhh , tapi lumayan cantik dan polos juga " kata lexi dalam hatinya .


" halloo pak , maaf menganggu ada seseorang yang menunggu bapak" kata lexi dengan sambungan telpon yang sudah terhubung .


"..."


" calon sekertaris untuk bos Leo pak dan berkasnya saya sudah memeriksanya dan melihatnya hasilnya lumayan memenuhi standar bos leo " kata Lexi


"..."


" Baik pak " kata lexi menutup telpon itu

__ADS_1


" Silakan tunggu di ruangan depan dan jangan genit jaga sikap kamu " kata lexi sinis dan menyuruh karin keluar dari raungannya tidak lupa dengan tatapan tajam dan jijik melirik kearah karin .


" cihhh , sombong dasar tante tante dada besar cap balon " kata hati karin sambil keluar dari ruangan lexi dan menuju ruangan yang di maksud oleh lexi tersebut .


Karin yang sudah masuk kedalam ruangan yang di maksud lexi itu diam dan sabar menunggu orang yang dimaksud oleh lexi yaitu pak davit tangan kanan CEO .


20 menit


30 menit


1 Jam


1,5 jam


" Maaf nona sudah mau menunggu lama " Kata seseorang lelaki yang baru saja masuk dan berjalan menuju karin yang ada di ujung meja


" Gadis kecil ini ? kata lelaki itu dengan suara kecil hampir tak terdengar


" wah sepertinya bakalan menarik ni hehehe " Batin David tersenyum senang tapi tak terliha


" Kamu karin darah Mahendra ? " Tanya David memasang wajah Garangnya alias sok cool


hehe

__ADS_1


" hem , anu pak , hem iya pak saya karin " Kata karin gugup dan agak shock melihat sosok laki-laki yang ada dihadapannya adalah laki laki tampan yang tadi ada di life itu


" Mampus " Batin karin keringan dingin


Hening sejenak .....


" Tanda tangan ini ? " Perintah David dan menyerahkan dokumen yang ada di hadapannya secara tiba tiba .


" apa ? tidak ditanya tanya dulu pak ? " Tanya karin polos dan sedikit bingung .


" Tanda tangan saja cepat , waktu saya tidak banyak dan kamu diterima " Kata David tegas dan masi memasang wajah ganasnya


" Boleh saya baca dulu pak ? " Tawar karin


" Waktu saya tidak banyak kalau tidak mau bekerja di perusahaan ini silakan keluar masi banyak yang mau di posisi kamu ini " Kata David


" ihhh apan si kenapa malah kaya aku yang dijebak, tapi aku harus menerima kerjaan ini , semangat demi deddy dan dika semangat " kata hati karin menyemangati dirinya sendiri


Karin yang membaca sekilas tentang gaji perbulannya melongo melihat angka gaji yang ia terima .


" wahh , ga salah ni gajinya gede amat " girang karin senang dan langsung menanda tangani kontrak kerja itu tanpa membaca kelanjutan kertas itu.


" Bagus " batin David dan menampilkan senyum jahatnya " selamat datang di dunia kejam hehehe lanjut dalam hati

__ADS_1


" kalau begitu selamat bergabung di perusahan , saya adalah sekretaris pribadi big bos dan tangan kanan pak leo jadi saya akan memantau pekerjaan kamu selama di jam kerja " kata David menjabat tangan mungil karin


__ADS_2