
Leo dan karin yang mendengar itu tersadar dan langsung berdiri dari posisi duduk mereka .
" shittt , " umpat leo kesal.
Karin yang kaget bukan main , dan sadar apa yang akan terjadi tadi apabila tidak ada orang yang masuk kedalam ruangan ini.
" Selamat " Batin karin dan segera undur diri dari hadapan leo dan meninggalkan bigbosnya dengan wanita seksi itu yang sepertinya akan meledak marah dengan apa yang hampir dya lihat tadi.
wajah tampan leo memerah menahan marah , dan melotot tajam kearah wanita yang masuk tanpa ijin itu
" ada apa kau kesini ? apa belum cukup apa yang aku kasi kemarin haa ? " teriak marah leo terhadap wanita seksi itu.
Wanita seksi itu terdiam mematung mendengar leo membentaknya dengan begitu keras , dan karin yang sebelumnya hampir mendekati pintu itu terdiam mematung mendengar suara leo meninggi .
" kenapa kau membentukku ? " kata wanita itu membalas tatapan mata leo .
" kau menggangguku wilo ? kau tau itu ini kantorku dan ruangan ku kenapa kau masuk tanpa mengetok pintu dulu apa kau bodoh " Kata leo kesal .
__ADS_1
" aku tunangan mu , apa aku masi perlu mengetuk pintu sebelum masuk , aku calon nyonya Alexander " Kata wilo dengan suara seksinya dan berjalan menuju kearah leo dengan gaya bak modelnya itu .
" Hay kau gadis ****** , kau kn gadis yang tadi mengotori bajuku " Kata wilo sinis dan memandang karin yang sedang diam mematung didekat pintu .
" Jaga ucapan mu wilo, pergilah kau menganggu pekerjaanku " kata leo mengusir wilo .
" aku tidak mau , aku datang kesini cuma ingin menyampaikan pesan ayahku untuk mengundangmu makan malam nanti malam di minsion sayang " kata wilo manja dan mencium bibir leo secara kasar di hadapan karin itu .
Leo yang mendapatkan serangan seperti itu diam mematung , dan sekilas ia melirik kearah karin yang sedang melihat kearahnya dengan mata merah .
" Kenapa dengan nya , marah-marah gak jelas dan menikmati juga ia menikmati ciuman itu uhh dasar paman mesum sana sini nyosor .
leo yang tersadar langsung mendorong tubuh wilo dan melepas ciuman itu .
" Kau ,. beraninya " Teriak leo murka .
" kenapa ? apa aku melakukan kesalahan , aku tunangan mu calon istrimu , kenapa kau marah ? apa kau mau lebih dari ciuman dariku " Kata wilo tanpa malunya itu dan kembali mendekat kearah leo.
__ADS_1
Leo yang menyadari itu segera menjauh dari wilo dan berjalan mendekat kearah karin . menarik tangan karin menjauh dari ruangannya.
Wilo yang melihat itu murka dan berteriak memanggil leo .
" Berhenti leo , berhenti " Teriak wilo marah
Leo dan karin berjalan menuju lift , leo membawa karin menjauh dari wilo dan ia pusing dengan sikap wilo yang senang enaknya .
karin yang diam dan mengikuti apa yang dibuat leo tanpa membantah ia tau bahwa mood bigbosnya itu sedang jelek saat ini .
" kemana dya akan membawaku ? dan sepertinya dya sedang tidak mood menahan marahnya itu , sebaiknya aku diam saja lh dari pada kena " Kata hati karin.
Leo membawa karin menuju mobilnya dan membawa karin keluar dari kantor , ia melajukan mobil sport putihnya itu dengan keadaan kencang.
" Apa paman bisa pelan pelan , aku takut aku belum menikah aku juga belum mau mati paman " Kata karin sedikit takut dengan situasi sekarang ini
" Stop memanggilku dengan sebutan paman karin , kita cuma bedah 10 Tahu kenapa harus paman , kenap tidak sayang atau apalah itu aku muyak mendengar sebutan paman " Kata leo tegas dan masi menjalankan mobilnya dengan kencang.
__ADS_1