SIMPANAN PAMAN TAMPAN

SIMPANAN PAMAN TAMPAN
BAB 4


__ADS_3

Karin yang bahagia sudah diterima kerja di perusahan yang terbaik di negaranya itu sangat bahagia , apa lagi dengan gaji yang menurutnya fantastik .


" wahhh , ini gila si gaji sebulan 50 juta " girang karin bahagia .


" Aku pasti bisa mengumpulkan uang untuk mengobati penyakit deddy dan membayar uang sekolah di dika yeee aku sangat senang ini hari" lompat karin senang dan berjalan keluar ruangan


Tanpa karin sadari bahwa masi ada sepasang mata yang mengamatinya sedari tadi.


" Mengemaskan " kata lelaki itu sambil berjalan meninggalkan tempat ia berada saat ia mengamati karin .


Karin yang berjalan menuju pintu keluar kantor dan melewati meja resepsionis tak sengaja melihat ke arah wanita yang tadi memberi ia semangat .


" hayy kaka " sapa karin di depan meja resepsionis kantor.


" Oh hayyy manis bagiamana ? sukses " tanya jess wanita resepsionis itu


" sukses dong ka Oiyaa salam kenal nama aku karin kaka ? " tanya karin mengenalkan dirinya menurutnya cuma wanita resepsionis ini yang ramah padanya


" Baguslah , selamat bergabung di perusahaan salam kenal kembali manis namaku jessika kau bisa memangilnya kaa jess " kata jess tersenyum kearah karin dan membalas jabat tangan karin.


" mau berteman denganku Ka jess , aku tidak mengenali siapa siapa di kantor ini maukah kau menjadi teman pertamaku ? " Kata karin dengan senyum manis nya itu


" Aku mau , mari berteman " kata Jess senang .


" kau manis sekali karin , sungguh aku gemes . kau seperti adikku lucu " kata jess senang dan mencubit pipi tembem karin .


" hahaha ka jess bisa aja , anggap saja aku adik kk jess jadi mohon bantunya untuk membimbing adik manis mu ini " kata karin tersenyum senang bisa mendapatkan teman baru .


" haa lucunya " kata jess memeluk tubuh karin


Karin dan jess berbincang sebentar untuk perkenalan dan menukar nomor ponsel dan sosial media untuk saling mengenal


" ok baiklah kk aku permisi dulu , besok hari pertamaku berkerja dan aku menyiapkannya , kaka bisa kembali melanjutkan pekerjakan kka maaf menganggu " kata karin pamit tidak enak untuk berbicara lama lama , banyak mata yang memandang mereka sinis dan tidak sedikit menatap jijik kearah karin yang menurutnya norak.


" oh baiklah, sampai bertemu kembali besok " cium pipi karin .


" Dahh kk jess " pamit karin senang

__ADS_1


...


• RUMAH KARIN


Rumah Minimalis sederhana bercat putih abu abu dan halaman kecil dengan pagar hitam sedang itu sedang ada lelaki mudah tampan seusia 17 Tahun itu sedang memperbaiki motornya .


Dika Lee Mahendra adalah adik dari karin darah mahendra ia baru masuk di sekolah menengah atas wajahnya yang tampan dan ada lesung pipinya menambah ketampanannya itu .


" Ka rin rin dari mana saja ? Sapa dika yang baru saja melihat kakaknya memasuki halaman rumah mereka dengan membawa kantong belanjaan makanan .


" sini aku yang membawanya , deddy mencari kaka tadi " Kata dika.


" tanganmu kotor dika , sudah biar aku saja yang membawanya lagian ini tidak berat jadi biar aku saja yang membawanya kau bereskan saja motormu dan cepat masuk " kata karin lembut terhadap adiknya .


Karin sangat menyayangi adik laki lakinya itu , dan karin akan membahagiakan adiknya dan Deddy


" Deddy dimana dika ? tanya karin


" oh deddy ada di kamarnya , tadi deddy mengeluh kepalanya sakit jadi sudah aku memberikn obat dan sekarang ia sedang beristirahat sekarang " kata dika sambil ikut masuk kedalam rumah dengan karin


" oh syukurlah , aku tadi pergi wawancara pekerjaan dan aku diterima kerja menjadi sekretaris oh aku sangat bahagia dika yeee " kata karin bahagia.


Karin dan dika memang terlihat seperti sepasang kekasih dan banyak yang mengira mereka adalah sepasang kekasih


" selamat kaka " kata dika sambil mencubit gemas pipi karin


" hahaha okok sudah sudah aku akan menganti pakaian dulu kau bereskan ini , taro du kulkas " kata karin


" baik bos " kata karin


• Perusahan Alexandre


Leo yang fokus mengerjakan pekerjaannya itu dengan raut wajah yang tegas dan dingin tapi tak mengurangi kadar ketampanannya .


Cklikk ( Suara pintu dibuka )


" Sayang " Suara genit memanggil lelaki yang sedang duduk di meja kerjanya itu

__ADS_1


Leo yang mendengar suara wanita itu diam tak menghiraukan panggilan wanita yang baru saja masuk kedalam ruangannya


Wanita Cantik dengan tubuh seksinya itu melenggak-lenggok bak model berjalan kearah dekat Leo dengan centilnya ia melingkar kan tangganya dileher leo dari belakang.


" Sayang aku kangen " Kata wilo gadis seksi itu berbisik di telinga leo


Leo diam dan masi sibuk melakukan pekerjaannya , ia sangat malas untuk meladeni wanita yang satu ini


" sayang " panggil wiloo sekali lagi dan langsung duduk di atas pangkuan leo dan mencium bibir leo dengan nafsu


Leo yang mendapatkan serangan mendadak itu diam dan menikmati apa yang wanita seksi itu lakukan tanpa ada penolakan.


Setelah lama dengan pergulatan bibir mereka , wilo melepaskannya dan mencoba mengatur nafasnya yang sudah bernafsu akibat ulahnya sendiri .


Tangan wiloo tidak diam ia mencoba merayu leo dengan cara membuka sedikit demi sedikit kancing baju leo dan menggoyang goyangkan tubuhnya di atas pangkuan leo.


" sudahlah wilo ? ada apa ? apa uang yang aku berikan masi kurang ? kata leo yang sudah jengah dengan tinggal laku wanita seksi itu


" aku merindukanmu sayang , mari bercinta ? " kata wiloo yang kembali mencium bibir leo


toktoktokk " ( suara ketukan pintu )


Leo yang mendengar ketukan pintu langsung mendorong tubuh wilo dari atas pangkuannya


" Masuk " Kata wiloo


" permisi bos , maaf menganggu ini data sekertaris anda " Kata Devan menyerahkan data diri karin tanpa menghiraukan tatapan tak sudah dari wilo gadis seksi yang masi berdiri di samping leo


" letakan saja , dan berikan dya cek 100 juta ? kata leo dan kembali melakukan pekerjaannya yang sempat tertunda akibat wilo


Wiloo yang mendengar cek 100 juta itu senang bukan main , dan langsung mencium pipi leo tanpa rasa malu sedikitpun


" Pergilah aku sibuk " kata loe dengan tatapan dinginnya


" Baiklah aku pergi dan ingat sayang nanti malam makan malam dengan Deddy ku ? aku menunggumu " Kata wilo meninggalkan ruangan leo dengan hati senang


" Cihh dasar wanita manja " Kata hati David

__ADS_1


" belum jadi nyonya Alexandre sudah begini apa lagi kalau sda jadi bisa bisa gila aku meladeninya " Kata hati David


__ADS_2