
Ray menggunakan topeng miliknya dan berjalan ke sebuah ruangan di belakan meja bartender. Saat dia membuka pintu terlihat Alex sedang berbicara dengan seorang pria paruh baya.
Pria paruh baya itu menutup sebelah matanya, pria itu juga memiliki bekas luka memanjang yang hampir memotong mulutnya. Dari aura yang keluar dari pria itu Ray bisa memastikan dia sekuat Alex atau bahkan lebih kuat. Alex dan pria paruh baya itu menyadari Ray sudah memasuki ruangan.
"Ray perkenalkan ini adalah Tuan Aaron salah satu dari tiga pemimpin Shadow Blood. Tuan Aaron ini adalah Ray yang anda cari." Alex mengenalkan Ray dan Aaron.
"Seperti yang disebutkan Tuan Alex, nama ku Aaron." Aaron mengulurkan tangan ke arah Ray.
"Aku Ray, salah satu pemimpin Dark Note." Ray menyambut tangan Aaron.
Di saat mereka berjabat tangan Ray dan Aaron saling memeriksa status dan tingkat kekuatan masing-masing. Aaron sedikit menaikan alisnya mengetahui kekuatan Ray, "orang ini mengerikan" pikir Aaron. Sementara Ray terkejut melihat status milik Aaron, dalam status milik Aaron nama miliknya tak bisa dibaca dan ada sebuah Skill yang membuat Ray cukup kaget yaitu Augmentasi Tubuh.
Augmentasi Tubuh adalah skill yang dikembangkan pamannya Ernest Dragnir untuk pasukan elit Silver Moon Kingdom. "Tidak mungkin skill ini bocor keluar setelah kematian paman mengingat tabiat Kakek Estas, dengan kata lain orang ini sebenarnya anggota pasukan elit kerajaan" pikir Ray.
"Apa tujuan Tuan Aaron menemui ku?" Ray mencoba menyembunyikan ekspresinya dan meminta tujuan kedatangan Aaron.
"Aku hanya ingin tahu, barang apa yang kau berikan pada Vali Rogue di Silver Moon Pavilion?" Aaron bertanya sambil meningkatkan aura miliknya.
"Tenanglah, kau tak perlu khawatir. Itu hanya surat kecil antar kenalan." Ray tersenyum tipis, dia masih tenang tanpa perubahan ekspresi.
"Kenalan? Bagaimana orang dunia bawah tanah seperti mu mengenal Vali Rogue?"
__ADS_1
"Seperti yang ku katakan kami kenalan lama. Kau tak perlu tau bagaimana kami kenal, dan aku tak terlalu gila sampai ingin mencelakai cucu Estas Rogue."
"Untuk sementara aku percaya ucapan mu. Hal kedua yang ingin ku tanyakan apa kau mengetahui tentang ledakan besar yang terjadi dua bulan yang lalu?"
"Aku tidak mengetahuinya." Ray memasang wajah datar, seolah tak mengetahui kejadian itu.
"Kau tidak menyembunyikan sesuatu kan?" Aaron meningkatkan aura miliknya lagi, namun tidak berefek apapun pada Ray.
"Aku tak perlu menyembunyikan apapun pada mu. Karena aku bisa membunuh mu dan menutup mulut para saksi jika aku mau." Ray masih tersenyum dan hawa membunuh keluar dari tubuhnya.
Selama dua bulan lebih ini selain melakukan Blacksmithing Ray juga berburu ratusan Binatang Iblis membuat aura pembunuh yang keluar darinya sangat mengerikan. Bahkan mampu menekan Alex dan Aaron yang berada dalam satu ruangan dengannya.
"Kekuatan mu memang mengerikan, mungkin hanya Tuan Estas dan beberapa orang saja yang bisa menandingi kekuatan mu. Tapi hanya kekuatan saja tak cukup untuk menakuti ku." Aura milik Aaron meningkat maksimal untuk menahan tekanan Ray.
"Memang layak sebagi pasukan elit kerajaan, keberanian mu patut dipuji." Ray memuji keberanian Aaron.
Disisi lain Aaron langsung menjauh dari Ray, dan menatapnya penuh dengan waspada.
"Sejak kapan kau tahu?"
"Sejak awal, biar ku beritahu aku punya Skill Analyze."
__ADS_1
"Jadi kau ingin menghabisi ku disini?"
"Untuk apa membunuh mu? Aku tak punya banyak tenaga untuk disia-siakan. Aku hanya ingin tahu apa hubungan mu dengan mendiang paman ku Ernest Dragnir?" Aura dingin dan menekan yang dikeluarkan Ray menghilang, membuat Alex dan Aaron merasa lebih lega.
"Apa kau bilang? Kau keponakan Tuan Ernest? Kau Ray Ainsworth?" Aaron cukup terkejut mengetahui identitas Ray.
Ray mengangguk pelan sambil tersenyum, tatapan Ray masih mengarah pada Aaron namun wajahnya sudah berubah lebih serius.
"Aku dulu adalah salah satu Jendral di bawah Tuan Ernest. Saat pertempuran lima belas tahun yang lalu aku kehilangan mata kiri ku, jadi aku mundur dari garis depan dan bekerja sebagai mata-mata kerajaan." Aaron menjelaskan hubungannya dengan Ernest.
"Jadi begitu" gumam Ray. "Tolong jaga rahasia tentang keberadaan ku, untuk sementara biarkan status ku tetap 'orang hilang'." Ray melanjutkan
"Akan ku lakukan sesuai keinginan tuan muda."
"Untuk sementara waktu aku perlu melakukan sesuatu, jadi aku tidak akan kembali ke Rumah Rogue. Tolong sampaikan pada bibi dan keluarga ku lainnya kalau baik-baik saja dan minta mereka merahasiakannya untuk sementara waktu." Pinta Ray pada Aaron.
"Tuan muda bisa menyerahkan masalah ini pada ku."
"Terimakasih, lebih baik kau segera pergi agar tidak ada yang curiga."
"Baik." Aaron langsung menghilang dari ruangan seolah tak pernah ada sebelumnya.
__ADS_1
"Dia bahkan sangat ahli dalam menggunakan Stealth." Gumam Ray.