Sistem Dewa

Sistem Dewa
Ch. 77 - Lost Spell


__ADS_3

“Senang bertemu dengan anda Tuan Anthony dan Nona Natasha. Saya memang bernama Ray Ainsworth, apakah Tuan dan Nona memerlukan sesuatu dari saya?” Ray menjawab dengan sopan.


“Hahaha... tak perlu terlalu sopan Ray, kau bisa memanggil ku Paman Anthony. Tujuan ku kesini adalah untuk mengetahui kebenaran tentang penyerangan Silver City beberapa waktu yang lalu.” Anthony menjelaskan niat dan tujuannya.


“Kalau begitu aku tak akan sungkan. Jika Paman Anthony ingin mengetahui tentang penyerangan itu seharusnya Tuan Phytagoras sudah menjelaskannya pada Kuil Penyihir bukan?” Ray menanggapi tenang.


“Tuan Phytagoras memang sudah menjelaskan dalam laporan dan surat miliknya. Namun dalam surat itu juga Tuan Phytagoras menyebutkan bahwa kau menggunakan salah satu Lost Spell yaitu Absolute Zero. Kami ingin tahu bagaimaan kau melakukannya?” Anthony bertanya lebih lanjut.


“Absolute Zero? Lost Spell? Apa itu?” Ray bertanya kebingungan. Hal ini dimaklumi karena Lost Spell adalah catatan rahasia yang dibuat Kuil Penyihir dengan akses terbatas.


“Kau tak tahu tentang Absolute Zero tapi bisa menggunakannya?” Natasha bertanya dengan menyelidik setelah sedikit bingung karena merasa Ray benar-benar tak tahu tentang Lost Spell.


“Nona muda anda terlalu melebih-lebihkan diriku, aku memang tak tahu apapun tentang Absolute Zero maupun Lost Spell.” Ray menggelengkan kepalanya pelan.

__ADS_1


“Hah? Kau tak tahu tentang Lost Spell dan Absolute Zero? Lalu bagaimana kau menjelaskan sihir es yang kau lakukan saat penyerangan itu?” Natasha tak mau terima dengan jawaban Ray.


“Sihir Es? Oh, maksudmu saat aku mengalahkan Hellbound Lava Beast? Apa itu yang kau maksud sebagai Absolute Zero?” Ray berbalik bertanya pada Natasha.


“Ray, kau benar-benar tak tahu tentang sihir yang kau gunakan?” Anthony bisa melihat dari percakapan antara Ray dan Natasha kalau Ray memang tak mengetahui apapun tentang Absolute Zero dan Lost Spell.


“Jujur saja, aku memang tak mengetahui apa yang kalian maksud tentang Lost Spell dan Absolute Zero. Tapi kalau yang ingin kalian tanyakan adalah tentang sihir yang ku gunakan untuk mengalahkan Hellbound Lava Beast mungkin aku masih bisa menjawabnya.” Jawab Ray mencoba untuk menjelaskan.


“Sebenarnya aku memikirkan sihir ini secara kebetulan. Paman Anthony seharusnya tahu kalau kita terbang semakin tinggi maka udara akan terasa semakin dingin, hal ini karena tak ada cukup uap air untuk menahan udara panas tetap ada. Jadi aku melakukan hal yang sama dengan menghilangkan uap air di udara untuk membuat udara semakin dingin bahkan mencapai titik beku.” Jawab Ray menjelaskan apa yang dia lakukan.


“Uap air?” Natasha dan Anthony kebingungan dengan penjelasan Ray.


“Sudah ku duga mereka tak akan paham, padahal aku sudah mencoba menjelaskan dengan kata-kata yang paling sederhana.” Batin Ray saat melihat ekspresi kebingunan Antony dan Natasha.

__ADS_1


“Uap air adalah kandungan air yang berubah menjadi udara karena panas. Natasha bukannya kau sering melihat embun pagi di dalam sebuah daun?” Ray mencoba kembali menjelaskan.


“Iya, aku sering melihat daun menjadi basah saat pagi hari tapi akan mengering saat siang hari.” Jawab Natasha.


“Nah, itu karena uap air menumpuk menjadi air dan terjatuh di atas daun tersebut dan membuatnya basah. Namun, saat siang hari karena terkena panas maka daun tersebut jadi kering dan air yang membasahinya kembali menjadi uap air.” Ray lanjut menjelaskan.


“Jadi intinya adalah kau mempercepat kondisi siang dan malam namun kau membuat pada tahap yang sangat ekstrim?” Anthony mulai mengerti setelah mendengar penjelasan Ray.


“Benar, kurang lebih seperti itu.” Ray mengangguk.


“Kalau begitu menjadi cukup masuk akal. Pantas saja tak ada yang bisa menggunakan sihir itu selama ribuan tahun, karena pembayangan sihir seperti ini hampir mustahil tanpa pemahaman yang sempurna.” Anthony memahami penjelasan Ray dan menyimpulkannya.


“Paman Anthony, Nona Natasha. Kalau tak ada hal lain, maka aku undur diri dulu.”

__ADS_1


__ADS_2