SISTEM SANG ABSOLUTE

SISTEM SANG ABSOLUTE
Menemukan 5 reinkarnasi Dewa Dewi Dan menghancurkan Kerajaan Batu


__ADS_3

"Woah…Lumayan…Padahal dulu Dunia ini Kering tapi berkat para Dewa itu akhirnya menjadi bagus…Baiklah Perjalan Baru kita Akan dimulai!…" Ucap Adi dan berjalan pergi…


……


"Eh…kemana ya?" Tanya Adi yang Bingung mencari Arah…


[Tuan…Mending Tuan lanjut saja lurus nanti ada sebuah kerajaan yang bernama kerajaan Batu…Ya seperti namanya Disana Banyak sekali batu dan gunung yang terjal Tuan…]


Adi yang mendengar perkataan Zen mengangguk dan melanjutkan perjalanannya


Setelah beberapa Jam berjalan Akhirnya Adi menemukan Sebuah gunung yang sangat besar dan Adi langsung saja terbang untuk melewati gunung itu


Saat terbang dia melihat di tengah gunung itu ada sebuah kerajaan yang lumayan besar dan disana Adi melihat banyak pengrajin yang membuat patung yang besar dan kecil…


"Hmm…Kota pengrajin ya…lumayan…baiklah mari menjadi kakek kakek saja…" ucap Adi dan merubah penampilannya…


"Hmm…bagus mari kita turun dan buat lah tongkat…" lanjut Adi dan langsung turun dan membuat sebuah tongkat yang biasa dipakai kakek kakek…


"Bagus juga Batang pohon Yggdrasil…baiklah mari masuk" Ucap Adi dan berjalan Mendekati Gerbang Masuk ke kerajaan…


Saat di dekat gerbang tiba tiba Ada yang menyenggolnya yang membuat Adi harus berakting jatuh…


"Ugh…Kenapa kau memotong antrian nak…" Ucap Adi


Orang yang menyenggol Adi berkata


"Aku tidak memotong…dan juga kenapa kakek kakek seperti mu ingin masuk ke kota ini…" Ucap Orang itu dengan sombong…


Adi yang mendengar itu langsung bangun dan berkata


"Haiss…baiklah aku akan menyerah anak muda…" Ucap Adi langsung bertumpu di tongkatnya yang membuat tanah itu retak sekita 2 Meter yang membuat orang itu ketakutan dan bersujud


"Ma-Maafkan saya Tuan…Silahkan tuan di depan saya…" Ucap orang itu yang membuat Adi heran


"Tidak apa apa…Kau duluan Nak…" Balas Adi dan berjalan ke belakang orang itu


orang yang menyenggol Adi hanya pasrah dan bergetar ketakutan…


"Haiss…Anak muda kau jangan terlalu gugup aku cuman kakek biasa…Ayo maju antrian sudah mulai jalan…" Ucap Adi dan orang itupun langsung bergegas maju karena tidak mau membuat Adi marah…


Setelah beberapa menit Akhirnya Adi sudah masuk kedalam Kerajaan Batu yang lumayan mewah dan megah…


"Lumayan…Baiklah Ayo mencari tempat makan dulu…" Ucap Adi dan pergi mencari tempat makan…


Baru saja Dia berjalan tiba tiba Ada lagi yang mendorongnya dan Adi pun terpaksa harus Akting…


"Aduh…Kenapa wahai anak muda…" Ucap Adi kepada Penjaga yang mendorongnya


"Anda bisa melihat?! ini jalan untuk para bangsawan! kau rakyat jelata harus di pinggir!" Bentak penjaga itu dan tiba tiba Datang 1 kereta Kuda yang lumayan Megah…


Saat kereta itu berjalan di samping Adi tiba tiba kereta kuda itu berhenti dan tiba tiba Ada seorang Perempuan Keluar Dari kereta itu yang ternyata putri bungsu Dari kerajaan Batu ini…


"Maaf kek…Mari saya bantu…" Ucap Putri itu


"Oh tidak usah Anak muda Aku bisa berdiri sendiri…" Ucap Adi dan berdiri dan bertumpu di Tongkatnya…


Yggdrasil Yang Bisa dibilang Pohon Abadi itu seketika Mengamuk karena Dia tidak menerima Seorang penguasa Semesta dipermalukan oleh manusia rendahan ini…

__ADS_1


Saat Yggdrasil mengamuk Adi langsung memukul tongkatnya yang membuat Yggdrasil menciut dan tidak jadi mengeluarkan Auranya…


"Maaf aku akan pergi dahulu…" Ucap Adi dan berjalan pergi ke arah Restoran…


Setelah Sampai Adi langsung masuk dan duduk sambil memesan makanan terenak…


"Huff…Dunia ini semakin aneh…yang dulu selalu berdampingan sekarang…hahh…lupakan…Baiklah Aku akan membuat Sebuah Kekaisaran sendiri yang tidak memandang umur ras Dll…Hmm kita Buat Dimana ya?…Ah biarlah aku akan berpetualang dahulu saja" Ucap Adi dan makan…karena makanannya Sudah sampai…


Setelah makan Adi langsung membayarnya dan pergi keluar restoran


Saat dia keluar dia melihat 5 orang Bocah sedang mengemis…Adi yang melihat itu merasa iba dan mendekati mereka…


Saat mendekati mereka tiba tiba Zen berkata


[Tu-tuan! mereka Reinkarnasi Dewa Dewi!]


Adi yang mendengar itu kaget dan bertanya kepada Zen


"Apakah mereka Bisa aku beri ingatan Para Dewa Dewi Bodoh itu?" Tanya Adi


[Tidak tuan…karena para Dewa Dewi yang berada di tubuh mereka Adalah Sebuah Jiwa kecil dan itu sangat mustahil untuk memberi ingatan para Dewa Dewi atau membuka Kekuatan Asli mereka…Saya Sarankan Jadikan meraka Anak angkat Tuan Karena mereka juga dulu Adalah murid terakhir tuan Bukan?]


"Benar juga…Ah baiklah…" Balas Adi dan mendekati Kelima Bocah itu


Setelah dekat Adi langsung berkata kepada mereka


"Nak…apakah kalian tidak mempunyai Rumah Atau apa?" Tanya Adi


Kelima bocah itu langsung melirik ke arah Adi dan berkata


"Apakah kalian mempunyai nama?" Tanya Adi kembali…


Mereka yang mendengar itu terdiam Dan salah Satu dari mereka berkata


"Tidak…kami tidak mempunyai Nama…" Ucap Salah satu orang itu


Adi yang mendengar itu mengerti dan ingin berkata tetapi terhenti karena tiba tiba Ada Beberapa Orang Pemuda yang mendekati mereka


"Oi Dia boleh juga…Ayo kita bawa 3 Perempuan yang lumayan besar itu Dan jual 2 laki laki itu kepada penjual Budak…" Ucap Pemuda itu dan ingin mengambil Kelima Bocah itu…


Adi yang dari tadi sedang menahan Kesal Dia Sekarang Sudah Muak Dan berteriak


"Pasukan Beast!" Teriak Adi dan seketika Awan yang tadinya cerah tiba tiba berumah menjadi mendung dan guntur Bergelegar…


Seketika itu juga muncul Para Monster dari Monster Mitos dan monster Biasa…


"Kami disini!" Ucap para monster yang dipimpin oleh Naga Dan Serigala Yin Yang


"Hoo…Rupanya kalian Sudah bertambah kuat ya…" Ucap Adi yang masih dalam wujud kakek kakek…


Moonlight yang melihat Wujud Adi dia bertanya


"Tuan?…apakah kami telah pergi terlalu lama sampai sampai sekarang tuan sudah menjadi kakek kakek?" tanya Moonlight Yang membuat King Kesal dan memukul Moonlight dengan Ekornya


"Bodoh! Tuan sedang menyamar!" Ucap King kesal


"Hehe…maaf aku tidak tau…" Ucap Moonlight

__ADS_1


"Cih…Kau selalu saja membuat Anak bersama istrimu itu…" Ucap King yang di angguki seluruh Monster…


Adi yang melihat keributan itu dia langsung berkata


"Hmm…Musnahkan…Ingat Seluruhnya mau Dia wanita atau kakek kakek…" Ucap Adi yang kesal


Moonlight yang dari tadi sedang tertawa langsung menghilang dan saat Moonlight menghilang terdengar sebuah ledakan besar di arah Selatan…


King yang Tidak mau kalah dia langsung membakar Area Utara…dan para monster yang lainnya merusuh barat dan timur


Adi yang melihat itu tersenyum puas dan kembali ke Bentuk Aslinya…


"Musnah…" Ucap Adi dan seketika Pemuda yang tadi ketakutan Menghilang menjadi Debu begitu juga teman temannya…


"Baiklah Tinggal istana…Oh iya nanti saat Naga Dan serigala datang kalian bilang aku sedang bertamu…" Ucap Adi dan terbang menuju istana…


Setelah beberapa Menit akhirnya dia sampai dan langsung menghancurkan gerbangnya begitu juga dengan penjaganya…dan langsung masuk kedalam istana…


Saat dia masuk dia mencium bau pandan yang sangat kuat dan saat Adi membuka ruang tahta yang dia lihat sangatlah menijikan…


Bagaimana tidak kalian bayangkan saja seorang raja menyodomi para jenderal dan prajurit dan juga disana terdapat Beberapa pelac*r Yang sedang melakukan pesta dengan para petinggi Istana…dan lebih kagetnya Adi ternyata Seorang putri yang ingin menolongnya ternyata sedang menikmati Pesta Dengan para anak bangsawan di Kerajaan Batu…


"Cih menijikan…" Ucap Adi dan langsung dia berkata


"Meteor…" Ucap Adi yang lupa tanpa menambahkan kata kecil…


"Umm…Sepertinya aku membuat kesalahan…ah biarlah mari kita jemput Kelima Bocah itu dan pergi ke hutan tadi…" Ucap Adi dan berteleportasi ke tempat awal saat dia bertemu ke 5 reinkarnasi para Dewa Dewi itu…


Saat dia sampai Dia melihat kelima Bocah itu sedang ketakutan karena King Dan Moonlight…


"Hey sudah sudah…kalian pulanglah anak anak kalian sedang menunggu…" Ucap Adi dan semua monster mengangguk dan menghilang pergi ke dunia jiwa Adi…


"Baiklah…karena Benua ini akan hancur mari kita ke Benua tengah…" Ucap Adi dan membawa kelima bocah itu Di punggungnya…


"Kakak…apakah itu berbahaya?" tanya seorang bocah perempuan


"Sangat berbahaya karena itu kita akan pergi dari benua ini…dan panggil aku Ayah oke…" Ucap Adi dan kedua Bocah Senang dan mengangguk tetapi tidak untuk ketiga Bocah perempuan nya…


adi yang melihat itu tidak mempersalahkannya dan lanjut pergi


"Baiklah pegangan yang erat" Ucap Adi Dan melesat pergi…


…………


Yo gais Ini Arc ke dua yaa :v


Jangan lupa


Like 👍🏻👍🏻


Komen 📝📝


Vote 💌💌


Rating ⭐⭐🌟⭐⭐


Inget yaa gratis ko :)

__ADS_1


__ADS_2