SISTEM SANG ABSOLUTE

SISTEM SANG ABSOLUTE
Janji Adi Dan Kunjungan Akademi Lain


__ADS_3

"Aku manajer mereka…" Ucap Natasya Dan mereka Bersebelas akhirnya mengobrol santai dan Membiarkan Adi yang sedang makan…


"Hadeh…Biakan dia akrab dahulu bersama Para istri ku yang lain'…" Ucap adi dan lanjut makan…



Setelah Makan Adi langsung Pergi ke kamar dan tidur tanpa di temani Para istrinya…


Disisi Natasya Dia sudah sangat nyaman Dengan Keluarga Besar Adi dan Mulai membuka Diri…


"Natasya…apakah kamu teman masa kecil Adi?" Tanya Cindy memastikan Cerita natasya


"Iya…Dan kalian tahu Adi adalah Bocah Yang Sangat Cabul dan sering memainkan Gunung ku…dan sejak saat Itu Gunung milik ku tumbuh tidak normal…yang seharusnya bocah Sd Lumayan Menonjol Diriku malah Sudah berukuran C…dan itu karena Adi sering memainkan Punyaku jadi…Begitulah…" Ucap Natasya


Cindy yang mendengar itu dia langsung berbicara


"…Kau tahu Saat Adi Remaja Dia Sangatlah Dingin kepada Semua orang Bahkan perkataan yang dia keluarkan bisa membuat Satu kelas merinding…itu untuk laki laki…tetapi untuk perempuan Mereka merasa itu hangat dan enak…ya kalian tahu maksud dari enak itu kan?" Ucap Cindy dan mereka semua mengangguk paham…


"umm…Saat kalian bertemu apakah Adi menyambut Hangat?" Tanya Natasya


"Jangankan hangat…aku waktu tinggal dirumahnya saja Hanya di anggap orang Asing…Meskipun kami sudah tunangan…Dan tidak tahu kenapa Tiba tiba Dia sudah bisa menganggap ku sebagai Tunangannya…Dan meskipun begitu Kami tidak pernah berciuman Cuman Saat Aku ulang tahun Kalau tidak salah iyakan Fany?" Tanya Cindy


"Aku juga lupa saudari karena aku di cium cuman Saat Kita Melakukan Itu…" Ucap Fany dan Cindy hanya Mengangguk…


"Oh iya Saudari Naqin Bagaimana Kamu bertemu Adi?" Tanya Semua Istri Adi


"Saat Aku bertemu…ya di kekosongan dan juga saat Aku di Buat oleh dia kami tidak sempat kenalan tapi Adi langsung Memakan ku…sama seperti memperkaos… dan itu terjadi sekitar emm…aku lupa…Intinya kami melakukannya tanpa henti sampai Adi puas dan saat aku pingsan pun doa masih memompa Itu nya kedalam goa ku yang Sudah penuh oleh Cairan miliknya…" Ucap Naqin


"Tetapi Meskipun begitu Aku tidak marah tetapi Senang Karena orang yang menciptakan ku menjadi Suami ku…Dan bukan orang lain…" Ucap Naqin yang membuat Seluruh wanita di sana Cuman Ber Oh ria…


(Nana Sudah pulang yee dari Tadi…)


"Eh iya ngomong ngomong Suami kita kemana?" Tanya Xue Qin


Semua Wanita Yang mendengar pertanyaan Xue Qin akhirnya sadar dan melirik tempat makan yang sudah Kosong melompong…


"Lah iya dia kemana…hmm Ah dia sedang tidur!…Mari kita Juga tidur Saudari…" Ucap Cindy dan pergi di ikuti oleh saudarinya yang lain…


Sesampainya di kamar mereka langsung Tidur Dan Cindy Naqin berada Di kanan Kiri… Dan yang lainnya…


Keesokan paginya Adi terbangun Dengan lengan Yang keram…


"ugh…Kenapa tangan ku keram…" Ucap Adi Dan melirik ke kanan dan Kiri yang ternyata Ada Naqin Cindy dan yang lainnya…


"Huff…mereka Ini…" Ucap Adi dan Bergerak selembut mungkin…tetapi tidak bisa karena Cindy dan Naqin Langsung terbangun


"Suami?…kamu ingin kemana?" Tanya Cindy


"Iya ini masih pagi ayo tidur saja kembali…" Ucap Naqin


"Aku ingin memasak makanan untuk kalian…" Ucap Adi tetapi Cindy berkata


"Sudah…kamu tinggal diam saja Biarkan Kami para istrimu untuk mengurus semua pekerjaan Rumah…Dan suami…bolehkah kami meminta Sesuatu?" Tanya Cindy


"Baiklah Apapun permintaan Kalian aku pasti akan mengabulkannya…" Ucap Adi tersenyum


"Kami semua ingin mempunyai Anak…" Ucap Naqin


Adi yang mendengar itu Tersenyum dan berkata


"Baiklah…tapi nanti karena kita masih harus mengurusi semua Masalah di dunia ini…dan juga Aku akan merombak semua Kekaisaran ini menjadi lebih Modern dan kuat…aku janji 1 Tahun Aku akan menyelesaikan semua ini dan akan Melakukan bersama kalian…" Ucap Adi mencium Kening mereka…


"Oh iya Sayang bangunkan Mereka Juga karena Akan Ada Kunjungan dari Akademi lain…Aku akan Pergi duluan karena harus menyambut mereka semua…huff…Katakan maaf kepada Para saudari kalian…Cup…" Ucap Adi dan mencium Bibir mereka dan langsung pergi karena Dia berada di Asrama perempuan…


Sesampainya di Asrama miliknya Adi langsung mengganti Bajunya dan pergi tanpa makan…ya karena dia tidak butuh makan…


Sesampainya di Akademi adi langsung pergi ke Aula dan Disana sudah terlihat banyak sekali Murid dan guru yang sedang membereskan Bangku untuk duduk para Tamu…


"Oii…pak tua" Teriak Adi kepada Lucas


Lucas yang mendengar teriakan Adi langsung melirik dan berteriak


"Cepat kita akan menunggu mereka di depan gerbang!" Teriak Lucas dan terbang keluar…di ikuti Adi…


Di tempat Lain lebih tepatnya Di dekat Hutan Kematian terdapat Banyak Orang yang Sedang melawan Monster tingkat Bencana…


"Guru!…apakah ini akhir kita?" Tanya Salah satu pemuda…


"Tenang saja…" Ucap Guru itu dan langsung mengeluarkan Semua Skill terkuatnya dan hasilnya nihil monster itu terlihat tidak apa apa dan tanpa goresan…


"Yang benar saja!" Ucap Guru Itu putus asa…


Disisi Adi dan Lucas…


"Lucas…Ada monster yang lepas kembali dari hutan kematian…" Ucap Adi


"Oh apa dan tingkat apa?" Tanya Lucas santai sambil merokok…


"Dia Monster Kura Kura Hitam tingkat bencana" Ucap Adi dan Lucas seketika menjatuhkan Rokoknya dan berkata


"Oy yang benar saja…raja iblis pun belum keluar sudah ada Masalah lagi…" Ucap Lucas pasrah


"Hadeh…yasudah Biar aku urus…" Ucap Adi dan Menghilang…


Lucas yang melihat itu langsung lega dan duduk untuk menunggu para tamu yang tentunya lagi di hadang oleh Kura kura hitam yang terkenal kuat dan Skillnya yang mematikan…


Disisi Adi…


Sekarang Adi berada Di Tempat Kura kura Hitam sedang Menghadang Rombongan Akademi lain dan Adi yang melihat itu diam dan memperhatikan mereka dahulu…


"Ah sudah waktunya…" Ucap Adi dan memakai Topengnya kembali…dan turun ke bawah…


Saat Turun di bawah Adi langsung Memotong Kura kura itu Dengan Pedang Miliknya yang terbuat dari kayu biasa…dan

__ADS_1


"Slash…" Dan seketika Kura kura hitam itu terbelah menjadi dua yang membuat semua orang di sana kaget dan kagum…


Saat selesai Pedang Adi langsung pecah tetapi Adi Membiarkannya karena itu cuman pedang dari kayu biasa bukan kayu yggdrasil…


"Kalian ingin kemana?" Tanya Adi kepada Salah satu guru itu


Guru yang di tanya akhirnya sadar dari kekagumannya dan berkata


"Ka-kami ingin pergi ke Akademi Diamond Tuan pahlawan…" Ucap Guru itu


"Jangan Panggil aku tuan pahlawan…aku cuman orang biasa dan bukan pahlawan…dan ikuti aku karena aku murid disana…" ucap Adi dan berjalan ke arah akademi yabg jaraknya jauh…


'Zen!' Batin Adi


[Waaa…Tuan kau mengagetkan ku!]


'Hey apakah aku bisa membawa semua orang ini dengan teleport' Tanya Adi


[Tidak tuan…tapi tuan bisa membeli suatu barang di toko yang bernama Aray Teleport…]


'Beli dan bagaimana cara memakainya?' Tanya Adi


[Oh itu gampang…Nanti Tuan juga tahu…oh iya dari salah satu mereka Ada yang mempunyai Sistem tuan…dan sepertinya sistem Harem…]


Adi yang mendengar itu langsung bermuka masam dan berkata


'Dimana?…' Tanya Adi


[Noh lihat orang yang gendut itu yang bersama para perempuan cantik]


'Oh oke…dan maksud jay perempuan berarti mereka bekum di nodai?' tanya Adi


[Iya karena Para perempuan itu masih mempunyai Sedikit kesadaran dan menolak melakukannya…]


'Baiklah…Kau langsung pasang saja dulu aku akan Membunuhnya dahulu…' Ucap Adi


[Haik tuan]


Setelah berbicara dengan Zen Adi langsung diam Dan melirik ke arah Pemuda Gendut itu


Si gendut yang di lirik dia merasakan Kematiannya semakin dekat…


'Kenapa dia?' Batin si gendut…


{Harap hati hati karena dia mengincar Tuan…dan juga Dia mempunyai Sistem…dan itu sistem terkuat dan saya Cuman Paling Bawah…}


Si gendut yang mendengar itu ketakutan dan para perempuan yang melihat si gendut ketakutan Langsung melirik dan bertanya


"Sayang kamu kenapa?" Tanya perempuan nya


"Tidak apa apa…Sudah diam ya aku sedang enak memainkan punyamu…" Ucap si gendut mesum memainkan Gunung Pacarnya…


Adi yang melihat itu dia diam dan bertanya kepada Zen


[Sidah Tuan tinggal masuk dengan semua orang itu…]


Adi yang mendengar itu mengangguk dan berkata


"Semuanya Cepat Masuk kedalam Lingkaran ini!…ingat semua karena aku tidak akan kembali kesini lagi…" Ucap Adi dan semua orang menuruti Adi…


Beberapa menit kemudian akhirnya semua orang sudah masuk dan Adi langsung berteleport ke arah akademi sesuai arahan Zen…dan seketika mereka Sampai…


Lucas yang melihat itu dia langsung menyambutnya tetapi tiba tiba Adi Langsung berlari dan Menarik Seorang pemuda gendut…


Lucas yang melihat itu seketika Langsung mencari mengikuti Adi yang ternyata pergi ke Lapangan Tempat untuk bertanding…


"Kau Bocah lawan Aku…" Ucap Adi


Si gendut yang mendengar itu Berkata


"Jika aku menang aku akan mendapatkan apa?" tanya si gendut


"akan ku kabulkan semua permintaan mu…" Ucap Adi dan seketika si gendut langsung Duduk dan merapalkan mantra…


Adi yang melihat itu langsung Duduk santai dan berkata


"Para Beast!" Teriak Adi dan seketika Awan gelap muncul dan petir gelegar…


Semua orang yang melihat itu ketakutan karena mereka mendengar bahwa sebelum kerajaan batu hancur ada petir dan awan hitam di atas mereka…


"Hoy…apakah dia yang meratakan Kerajaan Batu sendirian?" Tanya salah satu guru


"Hadehh…aku sudah pusing akan kelakuannya cuman para istrinya yang bisa Menghentikannya…" Ucap Lucas dan Saat dia melirik ke kanan ternyata para istri Adi sedang duduk dan menonton pertandingan itu ditemani makanan yang sangat asing…yaitu Popcorn dan Cola…


"Bantai dia suami!…biarkan kami yang mengurus Dewa bajingan itu!" Ucap Para istri Adi dan memanggil Bawahan Yang mereka percaya untuk membawa Dewa Ambisi…


Adi yang mendengar itu hanya tersenyum dan beberapa Menit kemudian Tiba tiba Naga Turun dari atas di ikuti Serigala di sisi kanannya dan para Beast lainnya…


"Yo tuan apa Kabar!" Ucap Serigala itu dan langsung di pukul oleh Naga menggunakan ekornya


"Sopan lah kepada tuan Serigala bodoh" Ucap Sang Naga dan Menunduk


"Salam tuan…dan maafkan Serigala bodoh ini…" Lanjut Naga itu


"Yo Moonlight…King dan yang lainnya" Ucap Adi


"Ada apa ya tuan?…apakah kita akan menghancurkan kerajaan lagi?…hehe akhirnya pembantaian" Ucap Moonlight


"Tidak Aku cuman Meminta kalian untuk melawan Pasukan dia" Ucap Adi menunjuk si gendut yang sedang merapalkan mantra


Moonlight yang mendengar itu Langsung melirik Ke arah yang di tunjuk adi


"Ohh…Dewa Bangs*t itu berulah ya…" Ucap Moonlight

__ADS_1


"Kau benar…Si Pencipta tidak becus…Zen beritahu Serena untuk pergi ke Istana Dewa dan membuat Pencipta menjadi tidak malas lagi…" Ucap Adi


[Siap tuan]


"Baiklah sepertinya sebentar lagi" Ucap Adi dan seketika Muncul Banyak Lingkaran sihir yang mengeluarkan Banyak skeleton Berzirah lengkap dan Ada yang Menaiki Kuda…


Adi yang melihat itu berkata


"Gunakan Api yang baru kalian Dapat Agar Mudah membunuhnya…" Ucap Adi dan para beast mengangguk…dan langsung melesat melawan mereka…


Si gendut yang melihat itu kaget dan bertanya kepada sistemnya


"Oi siapa Mereka?" Tanya Si gendut


{Mereka adalah Hewan Tingkat Semesta dan Raja dari para hewan}


Si gendut seketika terdiam dan bertanya kembali


"Siapa Dia" Tanya gendut menunjuk Adi


{Error…sistem tidak bisa mendeteksi…Error…penghancuran sistem dalam 2 detik…1…2 Sistem dihancurkan…}


Si gendut langsung terdiam dan menatap Adi dengan pandangan tidak percaya


"Hoo…apa kau ingin menyerah?…tidak bisa karena kau harus mati…" Ucap Adi dan membunuh Si gendut dengan jentikan Jari


Para perempuan yang Si gendut pengaruhi pingsan Dan langsung saja mereka di angkut oleh para istri Adi…


"Baiklah…Kalian pulang saja dan apakah semua Naga Dan serigala di dunia kalian berdua sudah menjadi manusia?" Tanya Adi


"Kalau Naga kami sudah Tuan…dan untuk Serigala saya melihat mereka masih berbentuk serigala tetapi Bisa berjalan dengan Dua kaki…Moon kau coba beri contoh…" Ucap King


"Baik…" Ucap Moonlight dan berdiri…


"Oh baiklah…kalian segera pulang" ucap Adi dan mereka semua pulang…


"Oke lanjut Acaranya Saja Lucas…" Ucap Adi dan pergi meninggalkan Mayat si gendut… dan Dewa Ambisi pun telah di eksekusi dan jiwanya akan di bakar Di Api penyucian Sampai Jiwa Ambisi telah menghilang…kalau tidak menghilang tinggal di hilangkan…


Disisi para Istri Adi sekarang mereka Sedang membersihkan Jiwa para perempuan yang sudah di hipnotis oleh Si gendut dan untungnya Cuman Mereka Berdua…yang di hipnotis…


"Saudari…Kenapa adi seperti itu?" tanya Irina


"Kau Tahu saudari Cindy?…" tanya Fany


"Tidak…kau Tahu Saudari Naqin?" Tanya Cindy


"Tidak kan aku diam di kekosongan bersama Nana yang masih bayi…Saudari Natasya apakah kau tahu?" Tanya Naqin


"Emm…Bisa dibilang dia benci yang namanya pemaksaan…waktu dulu dia pernah di paksa oleh beberapa Tante Girang untuk Adi memainkan Gunung mereka…tetapi Adi menolak…dan Keesokan harinya Adi Di culik dan Di hipnotis oleh Tante girang itu Dan akhirnya Adi terhipnotis dan memainkan Gunung mereka dan mereka memakan Anak Ayam Adi…tetapi untungnya Ada Dimas yang membawa beberapa Bodyguard dan Membawa tante girang itu entah kemana…dan kejadian seperti itu dalam sehari bisa 3 Kali…Aku sudah lupa berapa kali Adi di culik dan di hipnotis…" Ucap Natasya


Cindy dan yang lainnya yang mendengar itu Mengangguk dan Elsa Berkata


"Oh iya aku ingat Dulu Dimas Sering membawa Banyak Bodyguard Aku kira itu untuk menghajar beberapa Orang ternyata Untuk menyelamatkan Adi toh…hmm" Ucap Elsa


"Sudah Ayo kita ke tempat berkumpul…Biarkan mereka beristirahat…dan jika mereka trauma kita minta Suami untuk menambahkan mereka saja…karena mereka Cantik dan juga baik…" Ucap Cindy di angguki seluruh Saudarinya…


Sesampainya di Aula Meraka Semua langsung Duduk di tempat yang sudah di siapkan…


Lucas yang melihat Bahwa Sudah berkumpul langsung maju dan memberikan sambutan hangat untuk Akademi itu yang ternyata Akademi Dari Benua Selatan atau bisa di bilang Akademi dari Kerajaan Ayahnya Lisa…


"Yo salam Semuanya…Selamat datang ke akademi kami…dan selamat menikmati…" Ucap Lucas Singkat karena malas


Irina yang melihat kakeknya dia menghela nafas dan melirik suami mereka yang sedang maju…dan saat Adi akan berbicara Tiba tiba Ada Beberapa Pemuda Dari bangsawan benua Selatan berteriak


"Woi!…Cepat Duel bersamaku! jika kau kalah berikan Kami skill pedang yang kau pakai itu!" Teriak Bangsawan…


Adi yang mendengar itu Heran Dan juga Aneh


"Emm?…Skill?" Tanya Adi


"Iya!" Teriak Seluruh murid Elit dari Akademi selatan


"Kalian salah…aku cuman mengayunkan Pedang kayu biasa…" ucap Adi Jujur tapi para Bangsawan malah Semakin berisik dan memprovokasi Adi…


Lisa yang mendengar itu dia langsung Turun dan pergi ke Arah Adi…sesampainya di sana Dia langsung memegang tangan Adi dan berkata


"Diam!…" Ucap Lisa Seketika Semua murid terdiam


"Suami ku berbicara jujur kalian tau!…jika kalian ingin skill Maka carilah di dungeon!" Teriak Lisa yang membuat Semua orang Terdiam kembali tetapi tiba tiba Ada suara yang sangat Lisa kenal…


"Siapa dia!…bukannya kau sudah bertunangan dengan ku?! Cepat lepaskan tangannya lisa!…" Teriak Salah Satu pemuda yang bertelinga Runcing yaitu Ras Elf…


"Cih Siapa Kau…kau hanya Seorang pangeran Mesum yang sering bermain ke Rumah Bordil" Ucap Lisa yang membuat Elf itu marah Dan langsung menembakan Panah Cahaya ke arah Adi


"Hahaha…meskipun dia kuat tetapi jika melawan Dewa pelindungku yang terkuat itu tidak ada apa apanya…" Ucap Elf itu dan saat Panah cahaya Ingin mengenai Adi Tiba tiba Muncul Bayangan Besar di belakang Adi dengan Aura Hitam pekat…


"Hoho…Baiklah Jika itu dewa mu makan ini Boneka ku…" Ucap Adi Dan Langsung membuat Api penyucian dan melemparkannya ke arah Elf itu…seketika Elf itu hangus tanpa apa apa…


Semua orang yang melihat itu langsung tambah takut…Dan Lucas yang melihat itu langsung berlari menuju Adi dan berkata


"Oi bodoh…Di dunia ini Bukan Cuman Mempunyai 5 Benua tetapi Ada 2 benua lagi Yaitu benua Sebrang dan benua Atas yang di huni Oleh Ras Malaikat dan benua sebrang di huni oleh ras Elf,Nekomata,Dwarf,Iblis,Drak Elf, Naga Dll…" Ucap Lucas dan Adi berkata


"Aku sudah tahu itu semua…dan tenang lah Dia Sudah mati…dan Besok atau Lusa aku mungkin akan pergi ke Benua sebrang untuk berlibur…Oh iya Apakah disini Ada yang ingin berduel dengan ku?" Ucap Adi dan semua orang menggelengkan kepalanya…


"Aku pulang Lucas…Ayo para istri ku…" Ucap Adi dan pergi bersama para istrinya…


Lucas yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya…


"Hadeh…Pusing pusing" Ucap lucas dan melanjutkan Acara…


……………


Sudah nih maaf gw baru up soalnya gw harus tambahin biar 2600 kata lebih :v…

__ADS_1


sampai jumpa di next chapter ^_^


__ADS_2