SISTEM SANG ABSOLUTE

SISTEM SANG ABSOLUTE
Lucas Yang Marah Dan Penuh Segz brutal


__ADS_3

"Itu karena-" Ucap Larisa terhenti karena Ada Seorang Laki laki masuk ke dalam Ruangan dan sepertinya sedang mabuk…


………


"Oi Larisa…Ayo temani Aku…" Ucap Pria itu mabuk


Larisa yang mendengar itu langsung melirik dan berkata


"Mohon maaf tuan mentri saya tidak akan melayani seseorang selain suami masa depan saya nanti" Ucap Larisa


Pria Itu Langsung marah dan berkata


"Aku ini perdana menteri…Cepat layani!" Ucap Pria itu…


Lucas yang kesal karena perdana menteri itu melakukan pemaksaan dia langsung bangun dan menampar kepala perdana menteri itu…


"Plakk…Duar…"


Saat Lucas menampar Tidak sengaja Kepala perdana mentri itu Langsung hancur dan darah nya berceceran dimana mana tetapi Untungnya Adi langsung membersihkan Darah itu…


"Lucas kau terlalu kesal kan?" Tanya Ezlon


"Kau benar…aku sangat kesal dia memaksa seseorang dengan jabatannya…" Ucap Lucas


"Oh iya Larisa…aku disini Cuman Ingin kau menikah dengan Lucas…" Ucap Adi Karena Bosan berbasa basi…


Larisa yang mendengar itu langsung berkata


"Aku mau mau saja tetapi Jika Lucas tidak mau maka tidak apa apa…" Ucap Larisa yang Terlihat Jelas Bahwa dia Sedang Bimbang…


Lucas yang mendengar itu Berkata


"Aku terserah dirimu saja Ad…" Ucap Lucas


Adi yang mendengar itu sudah kesal Dan langsung melumpuhkan Lucas


Larisa yang melihat itu kaget karena dia tahu Lucas sangatlah Kuat Bahkan Lucas bisa membunuh Monster kelas SSS- seorang diri…


"Ke-kenapa Ka-" Ucap Larisa terhenti karena dia telah di pukul oleh Laili


Adi yang melihat itu tersenyum puas dan berkata


"Bagus!…Ayo Ezlon…Laili kita akan Keluar dan mengunci tempat ini…" Ucap Adi dan Keluar tidak lupa dia melempar Sebuah Serbuk afrodisiak Dan Juga Ezlon beserta Laili mereka juga melempar Sebuk itu…


"Baiklah Laili kau tunggu disini aku ada urusan…" Ucap Adi dan Laili mengangguk…


Setelah Adi Pergi Beberapa Jam kemudian Terdengar Suara erangan di Dalam ruangan Milik Larisa dan Lucas…


Laili yang mendengar itu berkata


"Untung Adi membuat Penghalang di sini…" Ucap Laili Lega…


Disisi Adi sekarang Dia Sudah sampai di Rumah Bordil Bulan dan Sedang menunggu Pemilik Rumah Bordil Ini…


'Zen…Apakah Pemilik Disini Sangat Sombong?' Tanya Adi


[Salah Tuan Pemilik ini sangat Pemalu…aku juga tidak tahu…]


'Huh biarlah…' Ucap Adi dan tiba tiba Muncul Seorang Perempuan Dengan Dd Lumayan Besar tetapi tidak Sebesar Luri Istri Elf Adi…


"Anu…Ada apa ya para tuan tuan ini?" Tanya Perempuan itu


"Kami disini Cuma Ingin bertanya…Dan di mohon Untuk Assassin pergi dahulu…" Ucap Adi menatap Tajam Bayangan Perempuan itu dan menatap tajam Ujung Ruangan…


Semua Assassin yang melihat Tatapan Adi seketika mereka takut dan langsung pergi…


"Baiklah…Dengan Nona?" Tanya Adi


"Oh maaf…Namaku Miko…" Ucap Miko


"Emm…Nona Miko saya ingin bertanya Apakah anda sudah menikah?" Tanya Adi


"Oh aku?…tidak Aku masih Sendiri karena Masih belum menemukan Lelaki yang cocok…apakah Kamu ingin menikahi ku?" Tanya Miko


"Tidak…Aku sudah Punya 15 Istri Yang Ingin menikahi Nona Adalah Orang di sebelah Saya…Ezlon buka Topengnya…" Ucap Adi dan Ezlon langsung membuka Topengnya…


Miko yang melihat Muka Ezlon terpesona Karena Muka Ezlon Sangat Sangar dan tegas yang membuat Miko Jatuh cinta…


"Langsung Ke inti…aku ingin Nona Menikah Dengan Ezlon apakah Nona mau?" Tanya Adi


"Umm…aku terserah Ezlon" Ucap Miko


"Oi Adi…Kita kan baru ken-" Ucap Ezlon terhenti karena Adi langsung membuatnya Pingsan…


"Maaf Nona Ini demi kalian…" Ucap Adi dan membuat Miko Pingsan…


"Kalian Bantu aku Langsung buang 3 serbuk afrodisiak…Biarkan Mereka…Melakukannya…dan meskipun ini pemaksaan tetapi cuman ini satu satunya jalan agar nona kalian mempunyai Suami…" Ucap Adi dan para Assassin mengangguk dan melempar Gas Beserta Bubuk afrodisiak


Setelah itu Adi langsung menutup Pintu dan membuat Penghalang Agar Orang yang berada di bawah Mereka tidak mendengar Suara Erangan Manis milik Miko…


"Jaga Nona Dan Calon Tuan Kalian…Aku akan Pergi Sebentar…" Ucap Adi dan berteleport Ke kamar para istrinya untuk melihat keadaan para istrinya…


Saat Dia Sampai Dia melihat para istrinya sudah tidak Ada di kamar tetapi terdengar suara tawa gembira di Ruang tengah…saat adi melihat ternyata Para istrinya sedang mengobrol ria


"Hey Sayang…" Ucap Adi dan para istrinya Langsung melirik dan saat melihat itu Adi mereka langsung berlari dan memeluk Adi…kecuali Ratu Nekomata…


Luri yang melihat Ratu Nekomata Diam saja dia langsung berkata


"Suami…Tolong dekati dia…aku rasa dia sedang menangis…" Ucap Luri kepada Adi…


Adi yang mendengar itu mengangguk dan langsung Mendekati Ratu Nekomata dan memeluknya dengan Kasih sayang…


"Maafkan aku…Aku akan bertanggungjawab untuk mu Sayang…" Ucap Adi membuka Topeng Ratu Nekomata yang ternyata sedang menangis


"Hiks…Berhenti Jangan melihat ku…Hiks" Ucap Ratu Nekomata…


Adi yang melihat itu langsung Memegang Pipi Ratu Nekomata dan Mengusap Air matanya…


"Kenapa?…" Tanya Nekomata


"Kenapa Apanya?" Tanya Adi heran


"Kenapa Kau menerimaku…padahal kau bisa pergi setelah Memperkaos ku…" Ucap Nekomata


Adi yang mendengar itu tersenyum dan berkata

__ADS_1


"Aku akan selalu bertanggungjawab kepada Perempuan yang pernah berhubungan badan dengan ku…kecuali Dia mempunyai Suami…" Ucap Adi dan Nekomata berkata


"Aku sudah mempunyai Suami…" Ucap Nekomata


Adi yang mendengar itu Tahu bahwa Ratu Nekomata berbohong…


"Sudahlah jangan berbohong…aku tahu kamu takut tidak di terima oleh Para istriku yang lainnya kan?" Tanya Adi karena dia tadi melihat Nekomata ini cuman Menyendiri tanpa ikut mengobrol bersama Para istrinya…


"Ka-kau benar?" Tanya Nekomata


"Jika kau tidak percaya tanyakan saja kepada Para saudarimu itu…" Ucap Adi Dan Nekomata melirik Mereka berempat belas


"Iya kau tenang Saja kami menerimamu Ko…dan Jika kau tahu Disini juga Ada Ras Naga…" Ucap Cindy menunjuk Lily


Nekomata yang mendengar itu menjadi ketakutan tetapi Lily berkata


"Tenang ras naga tidak memakan Nekomata sepertimu" Ucap Lily


"Oh iya siapa Namamu?" Tanya Adi…


"Namaku Nia…dan namamu?" Ucap Nia


"Nama suami mu ini Adalah Adi Sayang…" Ucap Adi dan tersenyum kepada Nia


Nia yang melihat itu seketika Memerah dan pingsan


Semua Istri Adi yang melihat itu Terkekeh dan berkata


"Sudah Suami…Nanti dia juga akan terbiasa…dan Sana pergi bukan kah Suami Sedang Mencari Pasangan hidup untuk Kek Lucas Dan Kek Ezlon?" Tanya Cindy


"Biarkan saja…Aku akan pergi ke Benua Sebrang Bersama Luri…Tidak apa apa kan sayang?" Tanya Adi


"Iya sayang Silahkan…" Ucap Semua Istri Adi Dan Adi langsung pergi Sambil membawa Luri…


Setelah Adi pergi Tiba tiba Ada yang mengetuk Pintu Asrama Mereka dan Cindy Langsung melihat Siapa yang mengetuk pintunya…


Saat dia melihat ternyata Itu Adalah Mei Lexy Dan Greisy


"Oh kalian…Ayo masuk…" Ucap Cindy dan membuka Pintu…


Setelah Mereka Masuk Para istri Adi langsung Membuat Mereka Pingsan Dan menidurkan mereka di Kamar dengan keadaan tanpa busana…


"Hehe…Kita Mempunyai Saudari Baru…" Ucap Mereka sambil tersenyum Puas…


Disisi Adi dia sekarang Berada Di Kamar Milik Luri dan Sedang Berhubungan…


"Ahn~Suami…Padahal Baru saja Beberapa hari…Ah~" Desah Luri


"Maaf Sayang tubuhmu menggoda…" Ucap Adi dan langsung Menambah kecepatan yang membuat Luri mengeluarkan suara merdunya perdetik…


1 Hari mereka melakukan Itu dan sekarang Adi Sedang Menonton muka Luri yang tidur dengan Damai…


"Unn…Istriku cantik sekali…" ucap Adi dan mencium Keningnya…dan memakan ****** Luri dengan Santai…


Setelah beberapa Jam Luri akhirnya terbangun dan dia merasakan Sesuatu di dadanya yeng ternyata Adi sedang menggosok Gosokan Naganya di belahan miliknya…


"Suami…Sudah…aku lelah…" Ucap Luri dengan Suara Lemah…


Adi yang mendengar itu Mengangguk dan Mencium Bibir Luri dengan Romantis…


"Maafkan Aku sayang…Aku masih belum Bisa mengontrol Nafsu ku…Besok Atau Lusa Aku akan Pergi untuk mensucikan Jiwaku…" Ucap Adi dan Luri hanya mengangguk…


"Baiklah Mau mandi bersama?" Tanya Adi


Luri yang mendengar itu Mengangguk Dan berkata


"Tolong mandikan Aku Suami…karena dirimu Bagian Bawahku terasa sakit kembali seperti pertama kali kita melakukannya…" Ucap Luri dan Adi mengangguk…


"Baiklah Ayo…" Ucap Adi dan menggendong Luri seperti Tuan putri…


Saat Di Kamar Mandi Adi Memandikan Luri sambil Menggesek-gesekkan Naga nya dan Memainkan Dd Luri…


Luri yang Sudah Tidak tahan dia langsung Berbalik Dan memakan Naga Adi dan terjadilah pertempuran di dalam Kamar…


Setelah Satu jam di kamar mandi akhirnya mereka keluar dengan Wajah Puas apalagi Adi dia sudah sangat Puas Oleh Perlakuan salah satu istrinya ini…dan merekapun memakai Baju Modern yang tertutup…karena adi tidak mau istrinya dipandang oleh lelaki lain…begitu juga dirinya dia memakai Baju Hitam Polos dan Topeng Putih Polos nya yang Tidak Ada Lubang di matanya karena adi melihat melalui Aura nya…


"Baiklah Suami Ayo Ke kamar Leluhur ku…" Ucap Luri dan Adi mengangguk dan Berjalan Dengan Luri Di punggungnya…


Adi yang mendengar itu Mengangguk dan pergi ke Arah yang di tunjukkan oleh Istrinya itu…


"Ke kanan Suami tercinta ku…setelah itu belok kiri…dan kita akan sampai…" Ucap Luri dan Adi mengangguk…


Setelah Beberapa menit berjalan mereka telah sampai di ruangan yang dimaksud oleh istrinya…


"Sayang…Apakah kau tidak merasa aneh dari tadi kita tidak bertemu Prajurit loh…" Ucap Adi


"Umm…Itu karena Leluhur sedang bermeditasi Suami…jadi Semua Prajurit menjaga di Lorong yang akan menuju Kamar ku saja…" Ucap Luri


"Baiklah…apakah kita akan masuk?" tanya Adi.


"Iya Suami tercinta kuu…" Ucap Luri dan Adi langsung membuka pintunya


Saat Adi masuk Dia melihat Seorang Elf yang sangat dia kenal…sejak dahulu bahkan hampir tidak bisa di lupakan karena Keimutan nya…


"Silvia?" Ucap Adi Dan Seketika Elf itu terbangun dan melirik Adi…


"Absolute!!" Teriak Elf Itu yang bernama Silvia…


Luri yang mendengar itu heran dan berkata


"Apakah suami tahu siapa Leluhur Kami?" Tanya Luri


"Iya Sayang Aku sangat mengenalnya karena dia dulu Sangatlah imut…" Ucap Adi…


Silvia yang Melihat Bahwa Itu Adalah Absolute Dia langsung berlari dan memeluk Adi tanpa memperdulikan Luri di belakangnya…


Adi yang melihat ini dia tersenyum dibalik Topengnya dan berkata


"Kau masih ingat Topeng dan Auraku Ya silvia…" Ucap Adi dan Silvia Berkata


"Tentu saja Aku tidak akan melupakan cinta pertamaku…" Ucap Silvia


"Kenapa yang Dulunya bocah imut…eh sekarang sudah besar dan Menggoda…" Ucap Adi dan Silvia berkata


"Iya…Kalau Absolute ingin mencoba silahkan saja…" Ucap Silvia Yang ingin membuka Bajunya tetapi Adi langsung menahan lengan Silvia dan berkata

__ADS_1


"Sutt…Nanti suami mu marah…dan aku juga sudah mempunyai nama yaitu Adi!…Oh iya Apakah Kau Leluhur Elf? dan sudah mempunyai berapa Anak?" Tanya Adi


Silvia yang mendengar itu sedih tetapi dia berkata


"Iya aku leluhur Elf dan aku tidak mempunyai suami jadi aku tidak mempunyai Anak…" Ucap Silvia…


"Bukannya Aku memberikan kau kekuatan untuk membuat Suami mu sendiri?" Tanya Adi


"Aku membuat 4 Pasang 2 laki laki 2 perempuan dan aku menyuruh mereka untuk Membuat keturunan…dan untuk ku aku hanya diam dan hibernasi…" Ucap Silvia


Adi yang mendengar itu langsung bertanya


"Kenapa kau tidak membuat Keturunan mu sendiri?" Tanya Adi


"Aku hanya ingin Anak Dari mu…" Ucap Silvia…


"Eh aku?…" Ucap Adi


"Iya…" Jawab Silvia sambil membuka Baju tetapi Luri langsung Angkat bicara


"Mohon maaf leluhur…apakah aku tidak di anggap?" Ucap Luri dan menyadarkan silvia…


Silvia yang baru tahu bahwa luri dari tadi mendengar dirinya dia langsung malu dan berkata


"Kenapa Kamu bisa disini Luri…" Tanya Silvia


"Aku disini bersama suami ku…memangnya tidak boleh?" Ucap Luri


Silvia yang mendengar itu bertanya


"Siapa Suami mu?" Tanya Silvia


"Adi…Dia ini Suami Ku Leluhur…" Ucap Luri yang membuat Silvia terdiam Dan langsung Terjatuh dengan Mata Kosong


Luri yang melihat itu bertanya


"Suami Apakah Leluhur Sangat Rapuh?" Tanya Luri


"Iya kau benar dia sangat rapuh…aku ingat saat dulu dia mempunyai Hewan peliharaan berupa kelinci dia sangat senang dan saat kelinci itu mati karena kesalahannya dia langsung menangis dan mengurung diri di dalam Kamar…" Ucap Adi yang mengingat Saat Dia membuat Dunia ini dan makhluk hidupnya…


Luri yang mendengar itu langsung turun dari gendongan Adi Dan mendekati Silvia dan berbisik


'Kalau Leluhur menyukai Adi aku tidak masalah karena Aku beserta para saudari yang lainnya Membutuhkan Lebih banyak Saudari agar kami tidak terlalu terbebani…' Bisik Luri yang membuat silvia mendapatkan Kehidupannya kembali


'Apakah tidak apa apa luri?' tanya Silvia


"Iya Ayo Kita Buka dan Goda Dia…" Ucap Luri dan membuka Bajunya dan langsung menarik Adi…


Adi yang Masih Lemah Iman Dia langsung tergoda dan langsung Memakan Luri selama 4 Jam…


Setelah 4 Jam Luri melirik Silvia dan berkata


"Tolong Bantuannya…" Ucap Luri dan pingsan…


Adi yang masih liar Langsung melirik Silvia Dan langsung Memakan dengan Brutal…dan 2 Hari terlewati Adi masih Melakukannya dengan Silvia yang sedang Pingsan…


Luri yang baru bangun langsung di terkam oleh Adi dan mereka melakukannya selama total 4 hari…dan setelah 4 hari Adi langsung membawa mereka berteleport ke Asrama para istrinya dan saat sampai di kamar dia melihat 3 perempuan yang Sedang Tidak memakai Busana Dan langsung Menerkamnya…


di ruang Tengah Para istri yang lainnya langsung melirik dan saat melirik mereka langsung di terkam oleh Adi…


Selama 2 Minggu berlalu dan sekarang para istri Adi Sedang Pingsan dan cuman Adi Saja Yang Masih Sadar dan berkata…


"Sepertinya aku melupakan sesuatu…" Ucap Adi berpikir dan akhirnya sadar dan langsung memakai Pakaiannya dan pergi ke Rumah Bordil Anggrek dan pergi ke ruangan Atas


Sesampainya di sana Adi melihat Laili masih berdiri dan Adi berkata


"Apakah Masih belum?" Tanya Adi dan Laili berkata


"Iya…dan Desahannya juga terdengar jelas…" Ucap Laili


"Apakah Kamu ingin mencobanya?" Tanya Adi


Laili yang mendengar itu berkata


"Boleh tetapi Cuman Mencoba aku Tidak Ingin menjadi Istrimu…" Ucap Laili dan Adi langsung Menerkamnya…dan terjadilah Pertarungan Segz Selama 2 Hari dan Adi sudah Selesai tetapi Lucas dan Larisa masih berlanjut…


Laili yang mendengar itu masih Nafsu dan langsung Memasukan Memasukan Naga Adi kedalam Goa nya dan berkata


"Ayo lanjutkan sampai aku pingsan…" Ucap Laili dan Adi mengangguk dan langsung memompa dengan Kecepatan sedang tetapi dapat membuat Laili Keenakan…


1 Hari Berlalu Dan Laili Pingsan dengan Naga Masih menyatu dengan tubuhnya…


"Hah…Ini Bukan Cinta Satu malam Coy…Hah Biarlah karena Ini kemauannya…" Ucap Adi dan melepaskan Naga nya dan membersihkan semua Cairan yang berserakan Dan juga langsung memandikan Laili dengan Sihirnya tidak lupa dia memakaikan Baju yang modern


"Baiklah…Jika kau ingin menjadi istriku bilang saja…" Ucap Adi mencium Bibir laili dan langsung menidurkan nya di Tempat Duduk Sebelah…


Saat Menidurkan nya Adi Sudah tidak mendengar Suara Erangan Dari Dalam Ruangan dan dia langsung mengecek dan Yang Dia lihat Adalah Lucas Dan Larisa sedang Pingsan Dengan naga Lucas masih menempel di Goa milik larisa dan Mulur mereka masih berciuman…


"Hadeh…aku yakin larisa Hamil…Benarkan Guntur" Ucap Adi Berkata kepada Dewa Pelindung Lucas…


"Kamu Benar Yang mulia…Dan juga Apakah ini kebetulan Atau Takdir?…karena Yang Menjadi pelindung Larisa Adalah Dewi Air…" Ucap Guntur


"Anggap saja Itu hadiah dari ku…dan berapa anak milik larisa?" tanya Adi


"Mereka Ada 2 Tuan Dan Semuanya perempuan dan juga kembar…" Ucap Guntur…


"Halo Sayang~" Ucap Dewi Air kepada Guntur


"Kau Silahkan melakukannya Aku akan Menunggu mereka…" Ucap Adi dan langsung membersihkan tubuh mereka berdua dan memberikan selimut…dan langsung pergi ke Rumah Bordil Bulan…


Sesampainya disana Adi langsung ke ruangan Atas dan bertanya kepada para Assassin


"Apakah Mereka selesai?" Tanya Adi


"Masih belum tuan Muda…" Ucap Assassin itu


"Kau pergilah Dan Puaskan Nafsumu dengan Wanita langganan mu…" Ucap Adi kepada para Assassin dan para Assassin mengangguk dan pergi ke bawah


Adi yang melihat itu dia langsung duduk dan Bermeditasi untuk Membakar Jiwanya dan membuat Ulang…


………


Besok Aja Karena Chap ini Semua Tentang Segz brutal :v


*2517

__ADS_1


__ADS_2