
Keesokan paginya Adi terbangun dan disekelilingnya Banyak Wanita Tanpa busana dengan banyak Cairan di tubuhnya…
"Huff…Mereka memakai afrodisiak apa ya?…efeknya kuat…" Ucap Adi Dan langsung mencium para istrinya yang membuat Salah satu dari mereka bangun Yaitu Liana yang sekarang telah resmi menjadi istri Adi…
"Suami?…kamu mau kemana?" Tanya Liana…
"Tidak Sayang aku hanya ingin mandi…apakah kamu mau ikut?" tanya Adi
"Un…aku ikut suami…" Ucap Liana dan ingin Bangun tetapi dia terjatuh karena sakit…
"Hadeh aku lupa kau baru pertamakali tapi malah ku makan beberapa Minggu…" Ucap Adi lalu mengangkat Liana Dan pergi ke kamar mandi…
di kamar mandi Adi melakukan itu bersama Liana karena naganya tiba tiba bangun…
Setelah Mandi dan itu Adi Langsung memakaikan baju untuk Liana Dan Dirinya…
"Baik Sayang mari kita Pergi jalan jalan…para saudarimu akan bangun Besok Kalau sebentar mungkin nanti sore…" Ucap Adi dan Liana Mengangguk lalu di gendong oleh Adi…
Selama di perjalanan banyak yang menyapa mereka karena ya mereka berdua kaisar dan Ratu mereka…
"Suami…Mari makan saja…" Ucap Liana…
"Baik istriku…" Ucap Adi Dan pergi ke Restoran…
Saat mereka berdua masuk semua orang terdiam karena kaget…
"Pelayan Kami Ingin makan…kalian buatlah yang terbaik…" Ucap Adi Dan langsung duduk dengan Liana di sampingnya…
Skip Setelah makan Adi dan Liana Langsung pulang karena Liana Ingin tidur…
Sesampainya di kamar para istri Adi masih tidur dengan tubuh Tanpa busana Jadi Adi Langsung membersihkan tubuh mereka dan memakaikannya baju tidur…
"Tidur yang nyenyak Istriku…" Ucap Adi ke liana Dan langsung mencium Liana…
Setelah Beberapa menit akhirnya Liana pun Tidur lalu Adi pergi ke Balkon dan tiba tiba Zen memberitahu Adi
[Tuan…]
"ada apa zen?" tanya Adi
[Si BGST telah membalas…]
"Oh tumben cepat…mana Coba bacakan…" ucap Adi
[Baik tuan…]
Untuk Bocah Polos
Kau Ingin Aku menikahkan salah satu anakku dengan anak mu?…dan syarat nya tidak boleh membuat harem?…Hmm aku tidak yakin kau mempunyai Anak…tapi Yasudah aku tidak peduli…dan untuk Keinginan mu itu pasti aku menerimanya dan juga Anak laki laki ku tidak tertarik dengan Membuat Harem…dan oh iya aku mempunyai Banyak istri hehehe…Aku mempunyai 25 istri…hehehe…aku yakin kau cuman mempunyai 1 istri tapi itu tidak apa apa karena kau dulu sangat tidak tertarik kepada perempuan, yasudah itu saja…dan untuk pernikahannya Nanti Saat Kau telah Selesai menjelajahi Dunia Terakhir mu bukan?. dan juga kau sangat menggangu aku sedang melakukan pesta tapi kau malah mengganggu dasar Polos!…
^^^Salam dari Bang Ganteng^^^
Adi yang melihat surat itu kesal dan berkata
"Bajingn…Awas saja kau!" Kesal Adi dan langsung duduk di bangku…
"Hahhh!…kenapa Bocah BGST itu selalu membuat ku kesal…cih…" Ucap Adi
[Tuan tenang bukan tuan saja yang di ejek tetapi aku juga di ejek oleh sistem miliknya…]
"Hah…aku bosan Andai Aku bisa cepat Pindah dunia…" Ucap Adi…
Time Skip
2 Tahun Berlalu Dan pembangunan Kekaisaran Gaia telah selesai dan juga telah membuat jembatan penghubung antar 3 benua…dan bukan itu saja…sekarang semua Ras yang berada di benua Random ini populasinya telah menjadi banyak…karena Adi Sering menabur Bubuk Afrodisiak agar banyak yang menikah dan mempunyai anak…meskipun ini bisa di sebut pemaksaan tetapi Semua Ras menerima ini malahan menunggu Adi menabur Bubuk itu…
"Suami…mari pergi Saudari Xue Qin dan Saudari Yan Mei ingin bertemu keluarga dan guru mereka…" Ucap Cindy…
"Baiklah Mari kita langsung saja Pergi…" Balas Adi dan para istrinya mengangguk…
(Jika Kalian bertanya kemana Nana Li Xin Dan Li Xi Mereka berada di Dunia Jiwa dan berada di Dunia Ezlon…)
"Kalian Masuk kah ke dunia pribadi…nanti akan ku beritahu jika Sudah Sampai…" Ucap Adi lalu Para Istrinya masuk dan pulang ke Dunia Jiwa Di dunia Pribadi milik sekeluarga…
"Baiklah Mari pergi…dan tujuan kita Adalah…Menjadi Murid Sekte Yang baik!…emm mungkin…" Ucap Adi lalu pergi berteleport…
Sementara Semua Orang yang mengetahui Kaisar mereka pergi seketika menangis tetapi karena Lucas yang menggantikan Adi Semua Orang langsung senang karena Lucas sama Baik dan Adil seperti Adi…
__ADS_1
Disisi Adi dia sekarang berada di Depan Hutan Dan Sedang menonton Para bandit mengeroyok 5 Perempuan Cantik Jelita…
"Hah…Adegan Klise…Baiklah Mari Ganti Pakaiannya…" Ucap Adi lalu mengganti pakaiannya seperti para kultivator…
"Warna Hitam?…hmm terlalu Suram…dan aku sudah bosan…Hmn Biru Langit?…dan putih?…boleh juga…baiklah sudah ku putuskan warnanya Biru Langit dengan Gambar Naga Berwarna Emas…" Ucap Adi lalu menjentikkan jarinya…dan seketika berganti Baju…
"Baiklah Saatnya membantu…dan kembalikan dahulu wajah Dingin ku…" Ucap Adi lalu menjadi datar dan melesat ke arah para bandit yang sekarang sudah memojokkan Kelima perempuan itu…
Disisi Kelima perempuan
"Kakak Senior…Aku telah kehabisan Qi…dan mereka berada di Tingkat Pendekar Emas sedangkan Kita Berada Di pendekar Silver…" Ucap Salah Satu perempuan…
"Kau benar Junor tetapi aku tidak ingin tubuhku di nikmati oleh Orang bajingan ini!…" Ucap Perempuan yang disebut Kakak Senior itu…
"Hehe…menyerah saja Kalian cuman harus melayani kami…" Ucap Pemimpin bandit itu yang berada di ranah Pendekar Diamond…
saat Semua Bandit tertawa kemenangan tiba tiba
"Brugh…" Suara tubuh Anggota Bandit yang jatuh tanpa kepala…
"Ha…ha…ha?…Siapa?!…Tunjukkan dirimu!" Ucap pemimpin bandit…dan tiba tiba keluar Seorang pemuda dengan Baju Biru bercorak Naga emas dan juga Tidak lupa dengan topeng Putih Tanpa Lubang…
"Hah…kukira siapa ternyata cuman Bocah Bau Kencur…" Ucap Pemimpin itu dan langsung Menghajar Pemuda itu tetapi Tiba tiba dia melihat tubuhnya tanpa kepala dan pandangannya perlahan kabur dan mati…
Kelima Perempuan yang melihat itu kaget dan Langsung bertanya
"Siapa Nama Anda Tuan?" Tanya Kakak senior mereka
"Hmm?…Adi" Ucap Pemuda itu yang ternyata Mc kita…
"Terimakasih Tuan Adi karena menyelamatkan kami…dan sebagai ucapan terimakasih dari kami…kami ingin Tuan untuk mengunjungi Sekte kami…ini token nya…" Ucap Kakak Senior itu dan Adi langsung mengambil lalu berkata
"Baiklah…Dan jangan sampai bertemu lagi…" Ucap Adi dan menghilang…
Kelima Perempuan itu kaget karena Ucapan Adi sangat menekan Mereka yang berarti dia tidak ingin bertemu dengan mereka kembali…
"kakak senior kenapa aura tuan Adi sangat besar?" Tanya Adik juniornya…
"Hah…Mungkin dia berada di ranah paling tinggi…dan mari kita pulang dahulu aku takut master sekte mengkhawatirkan kita…" Ucap Kakak Senior yang seorang murid master sekte begitu juga keempat empat nya…lalu pergi
Disisi Adi dia sekarang Sudah berada Di Desa Biru…dinamakan Desa Biru karena Desa ini sangat kaya akan hasil laut nya…bahkan Adi melihat Ada Ikan Besar yang di gantung di sebuah Toko yang kemungkinan sangat Populer…
saat dia masuk Semua langsung menatap Adi dengan kagum karena Baju Adi sangatlah Bagus dan Langka…
"Pelayan Berikan aku ikan Yang enak…" Ucap Adi dan pelayan langsung pergi meminta koki untuk menyiapkan nya…
setelah beberapa menit akhirnya makanan Adi pun tiba dan Adi langsung saja melahapnya…
Saat dia sedang makan dia melihat Ke seorang Bocah yang Diam Duduk seperti kelaparan…
"Nak kau mau Makan?" Tanya pelayan yang sudah sering memberi anak itu makan…
"Iya kak…aku ingin makan" Ucap Anak itu yang berumur 15 tahun…dan terlihat dua buah benjolan di dadanya…
"Baiklah…akan aku buatkan" Ucap Pelayan itu ramah karena Pemilik Restoran ini juga Sering mengingatkan kepada pegawainya untuk selalu memberi makan kepada orang yang kelaparan…
Setelah beberapa menit pelayan itu kembali dengan nasi dan Ikan Yang lumayan besar di piringnya…
"makanlah nak…" Ucap Pelayan itu lalu mengusap kepala Bocah perempuan itu dan langsung pergi…
saat ingin kembali ke mejanya Adi Langsung memanggil pelayan itu dan bertanya
"Siapa Dia?" Tanya Adi yang makan melalui Skillnya agar bisa menteleport makanannya menuju mulutnya…
"dia Adalah Seorang remaja Perempuan yang selalu Berbuat baik kepada seseorang meskipun keadaan dia Sangatlah buruk…dan juga dia sering membantu kami…dan maaf jika remaja itu mengganggu selera makan Anda…" Ucap Pelayan itu…
"Oh tenang…aku tidak keberatan tetapi aku cuman tertarik kepadanya…" Ucap Adi yang tersenyum kecil di balik Topengnya itu…
pelayan yang mendengar itu hanya mengangguk lalu undur diri karena restoran sedang ramai hari ini…
Skip…
Setelah Makan Adi menunggu Bocah/Remaja itu…dan setelah beberapa menit akhirnya dia keluar…
"Heu nak…" Ucap Adi lalu Bocah/Remaja perempuan itu berhenti dan mendekati Adi…
"Um kenapa tuan?" Tanya Perempuan itu
__ADS_1
"Namamu siapa?" Tanya Adi
"Namaku Qing'er" Ucap Qing'er
"Oh…mau tidak kau menjadi istriku?" ucap Adi langsung karena dia tertarik kepada perempuan ini…yang mengeluarkan Aura Keibuan dan Aura kenyamanan seperti para istrinya…
Qing'er yabg mendengar itu seketika Kaget dan berkata
"umm…aku mau jika kamu Kuat…" Ucap Qing'er dan Adi berkata
"Baiklah Aku akan membuktikan nya…" Ucap Adi
"Lihatlah ke langit…" Lanjut Adi dan berkata
"Mendung…" Ucap Adi seketika langit yang tadinya cerah menjadi mendung
'Ha?…Apa apaan itu Aku dan Ayah pun tidak bisa melakukan itu' Batin Qing'er
"Sekali lagi…apakah kau ingin menjadi istriku?" ucap Adi dengan tegas
Qing'er yang mendengar itu Menghela nafas lalu menarik Adi ke tempat sepi lalu merubah dirinya…yang tadi memakai pakaian Kotor dan rambut yang kusut
sekarang dia berubah yang daru Pakaian kusut menjadi pakaian merah dan bagus, dari rambut yang kusut sekarang menjadi mulus dan dari muka yang kotor menjadi muka bersih tanpa noda…bahkan Tubuhnya yang kecil berubah menjadi lebih tinggi dan Dadanya juga berubah menjadi Lebih besar seukuran D…
"Baiklah Aku menerimamu tetapi buka dahulu topeng mu agar aku tahu muka suamiku" ucap Qing'er
Adi yang mendengar itu berkata
"Muka ku penuh luka tebasan…jika kau melihatnya kau akan menjauhiku…" Ucap Adi lalu memberi Gambaran Tentang mukanya dalam pikiran Qing'er…
Qing'er yang melihat muka Adi dia Sedikit ketakutan tetapi dia tahu Adi sangatlah Lembut dan baik…karena ayahnya pernah berkata jangan lihat buku dari sampulnya…
"Aku akan selalu menerimamu suamiku…" Ucap Qing'er dan memeluk Adi
Adi yang kaget karena Qing'er langsung memeluknya berkata
"Baiklah Namamu siapa…" Ucap Adi
"Namaku Lan Qing…" Ucap Qing'er…
"Hoo keluarga Terkuat di kekaisaran?" Ucap Adi yang tahu semua Keluarga Besar…
"Hehe…suami rupanya tahu…" Ucap Qing'er…
"Dan Qing'er kenapa kau bisa langsung dekat denganku padahal aku tadinya mengira kau akan menolak ku lalu aku harus memakai strategi B…" Ucap Adi
"Aku juga tidak tahu suami…Karena saat aku menerima cintamu tiba tiba aku merasa tidak ingin jauh dan takut berpisah bersamamu" Ucap Qing'er…
"Benar kah…lalu aku akan pergi…" Ucap Adi laku menghilang seketika hati Qing'er terasa sakit dan dia menangis lalu mencari keberadaan Adi tetapi tidak bertemu…dan tiba tiba Ada suara di kepalanya yang berkata
"Suamimu Akan Menunggu di Turnamen Antar kekaisaran…dan aku harap kamu tidak menikah dengan lelaki lain…" Ucap suara itu yang ternyata Adi yang mengirimkan Pesan suara melalui Pikirannya…
Qing'er yang mendengar itu Langsung berhenti menangis lalu berkata
"Turnamen Antar kekaisaran aku tidak tahu kapan itu di mulai…aku harus berlatih dan menjadi kuat agar bisa bertemu suamiku kembali!" Ucap Qing'er Lalu pergi menggunakan Jimat teleportasi
Disisi Adi dia hanya Tersenyum dan berkata
"Maaf Qing'er ini agar kau kuat dan tidak selalu membutuhkan bantuan ku seperti para saudarimu…" Ucap Adi lalu diapun pergi menuju Kerajaan Kira…
(Disi 1 kekaisaran ada 3 kerajaan dan yang sekarang Adi berada itu kekaisaran Barat yaitu Kekaisaran Ma dan Qing'er Kekaisaran Tengah Yaitu Kekaisaran Lai…Di chapter Selanjutnya saya jelaskan…)
Saat sedang berjalan Adi melihat Ada 1 kereta kuda yang mengangkut beberapa bahan makanan sedang di jarah oleh para bandit…
"Baiklah tumpangan gratis dan juga tempat tidur gratis…" Ucap Adi Lalu melesat dan menebas kepala para bandit…
Pemilik kereta kuda yang melihat itu kaget tetapi sebentar karena Adi berkata
"Bawa aku ke kerajaan Kira." Ucap Adi dingin dan Orang itu menurut lalu mempersilahkan adi duduk…
Beberapa Hari berlalu Dan Adi telah Sampai dan masuk ke kerajaan Kira Yang sekarang sedang ramai karena festival Ikan…
"Hoo…festival ya…hmm aku rasa 1 tahun sekali ini terjadi…tahun depan aku akan mengajak lara istriku untuk melihat…" ucap Adi
"hmm mari tidur saja di Pohon aku malas jika harus ke penginapan…" ucap Adi lalu pergi menaiki Pohon besar di tengah kota dan langsung tidur di dahan yang menurutnya nyaman…
…………………
__ADS_1
Udh Yee Gw up 2 tapi yang itu cuman ngejelasin sorry ye kemarin gak up soalnya Gw Push rank terus sekolah Padahal udah ujian napa gk liburr! tapi gpp lah… dah gaes sampai jumpa!