SISTEM SANG ABSOLUTE

SISTEM SANG ABSOLUTE
Kepanikan Dan Merombak Benua Sebrang Menjadi Kekaisarannya


__ADS_3

"Kau pergilah Dan Puaskan Nafsumu dengan Wanita langganan mu…" Ucap Adi kepada para Assassin dan para Assassin mengangguk dan pergi ke bawah


Adi yang melihat itu dia langsung duduk dan Bermeditasi untuk Membakar Jiwanya dan membuat Ulang…


………


"Baiklah…Pisahkan Dahulu Zen dan Simpan Dahulu Dunia Nya kepada Jiwa Zen…" Ucap Adi memulai pemisahan Zen Dan Jiwa nya…


Disisi Zen yang merasa sedikit Aneh dia mulai bermeditasi dan terkejut…


"Tuan!…Kenapa Tuan melakukan Itu?! apakah dia ingin bereinkarnasi kembali!?…ini tidak bagus mari Beritahu Lucas karena Ezlon pasti masih Melakukannya…" Ucap Zen dan Pergi keluar Dari dunia Jiwa Miliknya…


Moonlight Dan King yang merasakan Bahwa Mereka Mempunyai 1 Jiwa utuh terdiam dan langsung pergi keluar untuk berbicara kepada Zen…


Disisi Adi sekarang dia telah Memisahkan semua Jiwa jiwa yang terhubung dengannya dan Sekarang Adi Memisahkan Jiwa miliknya dari tubuh Nya…


"Baiklah…Mari pergi ke kekosongan Dan Hancurkan Jiwa yang sedikit kotor ini…" Ucap Adi dan langsung Memulai proses penghancuran Jiwa…


Disisi Zen dia Sekarang sudah sampai Di Kamar Lucas Dan Larisa dan Zen melihat mereka Sedang Diam dengan canggung…


"Lucas! Adi Sedang memulai Penghancuran Jiwa! jika Dia gagal dia tidak Bisa Hidup kembali dan Semesta ini akan Hancur!…" Ucap Zen Dan Lucas Langsung Berdiri dan memakai Bajunya dan melirik Larisa dan berkata


"Nanti Aku akan menikahi mu larisa…" Ucap Lucas dan pergi bersama Zen


"Lucas Aku akan Pergi ke teman teman Adi Dan kau beri tahu Para Nona…" Ucap Zen dan berteleport…


Disisi Naqin Yang Sudah tidak bisa merasakan Aura kehidupan Adi dia langsung Terbangun dan Berlari sambil menangis…


Cindy yang mendengar itu dia Langsung bangun dan keluar…saat di luar Cindy langsung melihat Lucas dan Lucas berkata


"Adi Sedang Menghancurkan Jiwanya…" Ucap Lucas dan seketika mereka terdiam dan menangis…


"Menangis tidak Bisa merubah apapun…Cepat jaga Tubuh Adi agar Tidak Ada yang mengganggunya…" Ucap Lucas dan Semua Istri beserta Calon istri Adi langsung berlari Mengikuti Naqin…


Disisi Dimas Dia Sedang Bersiap siap untuk menyambut Pernikahan Ezlon…tetapi tiba tiba Zen Datang Dan berkata


"Adi Menghancurkan Jiwanya…Cepat Kalian Bantu Dia…" Ucap Zen dan 3 D Mengangguk dan pergi melalui Portal Yang Zen buat


Disisi Adi dia Sekarang masih mengumpulkan Aura Dari kekosongan untuk membuat Jiwanya…


1000 Abad Berlalu Di kekosongan dan 1 Bulan Berlalu Di Dunia Nyata Dan Semua orang masih menunggu Adi kembali…


Para istri Adi yang Depresi mereka Langsung mengurung diri dan tidak makan Selama Sebulan ini…dan untungnya mereka yang sudah berhubungan badan dengan Adi mereka Sudah menjadi dewi jadi tidak perlu makan…


Laili yang Pernah Berhubungan dengan Adi dia merasa Sangat sedih meskipun cuman Teman Berhubungan Badan…


Waktu Berlalu dan Turnamen Di undur karena Para Leluhur Memintanya…


1 Tahun Berlalu Dan Masih tidak Ada tanda tanda kehidupan di tubuh Adi…


2 Tahun Berlalu Dan masih sama…


Nana Yang mendengar Bahwa Ayahnya tidak Bangun bangun dia sedih dan dia juga ikut mengurung bersama Para ibunya di dalam Kamar…


5 Tahun Berlalu dan nana Sudah berumur 10 Tahun Dan Anak Dari Lucas dan Larisa Sudah Berumur 4 Tahun…dan Untuk Ezlon tidak karena Ezlon sudah menjadi dewan jadi susah mendapatkan keturunan…


6 Tahun berlalu Dan Adi mulai Menunjukan Tanda tanda kehidupan…


Zen yang setia menunggu Adi dia langsung Girang Dan langsung memberitahu semua orang melalui Sistemnya…


"Kalian Semua Cepat Tuan Adi sudah Menunjukkan Tanda tanda kehidupan…"


"Baik kami kesana…"


Setelah Pesan yang singkat itu seketika Semua orang Muncul di sana dan Juga Para istri Adi dengan Nana Yang sudah Mulai Menjadi Remaja…Dan Dd Yang besar…


"Ibu! Ayah Ayah telah Melakukan Gerakan!" Ucap Nana Yang melihat Adi menggerakkan Jarinya…


Di Sini Juga Ada King Moonlight Dan Bawahan Adi yang Sudah Sempurna Berubah Menjadi manusia…


Naqin yang Mulai Merasakan Aura kehidupan Adi dia menjadi Semangat Dan Langsung melirik Adi dengan Tatapan Rindu…


Disisi Adi Dia sekarang Sudah membuat Jiwanya dan juga menyerap Aura Kekosongan untuk memperkuat dirinya…


"Huwaa…Aku tidak tahu sudah berapa lama Diam disini…mari kita Pulang aku harap Cuman 1 Minggu aku mati…" Ucap Adi dan keluar dari kekosongan dan masuk ke dalam Tubuhnya…


Saat Masuk adi langsung bangun dan berteriak


"Waaaaa…Pegalnya!" ucap Adi yang mengagetkan Semua orang di sana…


Para istrinya yang melihat Adi sudah bangun mereka langsung Memeluk Adi dan menangis…


Adi yang melihat itu kaget dan berkata


"Kalian kenapa?…Bukannya aku pergi sebentar?" Ucap Adi…


"Sebentar Matamu…Lihat Anaknya Lucas Saja sudah besar…dan lihat lah Nana Anak Kita…" Ucap Naqin yang membuat Adi kaget dan bertanya


"Berapa Lama Aku Mati"Ucap Adi


"Sudah 6 Tahun…" Ucap Semua Orang yang membuat Adi Kaget dan langsung memeluk para istrinya…


"Maafkan Aku…Maafkan Aku Nak…maafkan Aku Kek…"Ucap Adi dan mereka hanya mengangguk


"Baiklah Mari kita pulang karena ini berada di tempat Kerja Nenek mu…" Ucap Ezlon dan Adi mengangguk dan langsung pergi dengan Berjalan kaki…


Saat Gerombolan itu sedang berjalan tiba tiba ada 1 kereta kuda yang berhenti dan keluar bangsawan dari benua timur yang sudah mempunyai Kerajaan baru…


"Nona mari pergi bersama saya…" Ucap bangsawan itu


Adi yang Melihat itu kesal Dan langsung mencekik dan Membuat Tali dengan Duri duri kecil di sisinya dan langsung mengikat Tali itu ke leher Bangsawan itu dan menyeretnya…Sedangkan para prajurit yang tahu Adi mereka hanya diam dan menyalahkan Tuan mereka…


"Ayo pergi dan Bilang kepada Tuan setelah itu pensiun…" Ucap prajurit itu dan dibalas anggukan oleh teman temannya…


Disisi Adi dia Masih berjalan Dengan Bangsawan Sekarat Yang Di ikat oleh nya…


"Adi Lepaskan…Lihatlah Anakmu melihat hak yang tidak seharusnya mereka lihat…" Ucap Ezlon

__ADS_1


Adi yang mendengar itu langsung menjentikkan jarinya dan seketika Bangsawan Itu menjadi abu…yang membuat mereka bernafas lega…


"Baiklah Kek Kalian Pergi lah ke Dunia Jiwa…dan Zen tenang Jiwa Kau sudah Aku Ambil lagi" Ucap Adi yang membuat Zen tenang…


"Baiklah Tuan…" Ucap Zen Dan Pergi


"Oh iya Moonlight Kalian Pergi saja dan Aku Harap Kalian menikmati Tempat baru itu…dan tenang Dunia kalian tidak akan bisa di Masuki Oleh Orang lain…" Ucap Adi dan mereka mengangguk Kecewa


Adi yang melihat itu berkata


"Tenang Kalau Aku butuh bantuan pasti aku akan memanggil kalian" Ucap Adi dan mereka mengangguk dan pergi…


"Baiklah Mari Kita ke asrama aku ingin mengobrol dan bertanya kepada Kalian…" Ucap Adi di angguki Oleh Para istrinya dan Anaknya…


Sesampainya Di Asrama Adi langsung Duduk Di ruang tengah dan berkata


"Buatkan Aku Teh sayang…" Ucap Adi Dan Fany Langsung Pergi Karena dia juga sekalian Pergi ke kamar mandi…


"Baiklah…Sini Nak…" Ucap Adi Menepuk Nepuk pahanya


Nana yang mendengar itu langsung berdiri dan duduk di pangkuan Adi…


"Coba Ceritakan Semenjak Aku mati Apakah Ada hal hal Yang membuat Kalian Jengkel selain Menunggu ku?" Tanya Adi


"Tidak Suami…tidak Ada Hal yang Membuat kami jengkel begitu pula menunggu kamu bangun itu tidaklah bosan…dan turnamen antar benua terhenti karena Aku memutuskan nya untuk di undur…" Ucap Silvia


Adi yang mendengar itu mengangguk dan Beberapa menit pun Teh miliknya tiba dan Adi tersenyum dan meminumnya…


"Ahh…Oh iya Nana…Apakah Nana ingin menikah?" Tanya Adi kepada Anaknya


"Menikah? Seperti ayah ibu dan nanti mempunyai Anak?" Tanya Nana


"Iya Nana…apakah Nana Ingin?" Tanya Adi kembali


"Tidak Dulu Ayah…Saat Nana Sudah Besar Lagi Nanti Nana Akan berkata kepada Ayah okeh…" Ucap Nana


"Baiklah Putriku Tercinta…" Ucap Adi dan mencium kening Nana Yang membuat Nana Tersipu…


"Adi Cepat Keluarkan Anak Angkat mu…pasti mereka Sudah Besar…" Ucap Cindy dan Adi mengangguk dan langsung menjentikkan jarinya seketika Muncul 5 Remaja Menengah Di hadapan mereka


2 laki laki dan 3 perempuan


"Ayah!…" Ucap kedua laki laki itu memeluk Adi


"Sudah besar rupanya kalian nak…" Ucap Adi kepada Li Xi Dan Li Xin


"…Dan kalian bertiga juga sudah besar dan Kuat…Oh iya akan kuberi kalian pilihan…1 diam bersama kami sebagai Murid ku…atau 2 kalian berpetualang ke berbagai dunia?" Tanya Adi kepada Mereka bertiga


"Eh…Suami bukankah mereka Anak Angkat kita juga?" tanya Para Istrinya


"Bukan…mereka menolaknya jadi aku biarkan saja dan menerima mereka sebagai murid ku" Ucap Adi dan Para Istrinya terdiam Dan menghela Nafas


"Huff…Baiklah Kalian Ingin pilihan yang mana?…Aku sarankan untuk ke 2 saja agar sekalian mencari Suami…" Ucap Cindy


"Iya…karena kami tidak akan menyerahkan Suami kami kepada kalian…" Lanjut Cindy dan langsung Menghajar Li Yin…Dan Fany Melawan Li Qian Dan Naqin Melawan Li Yun Dan Sisanya hanya menonton…


"Baiklah…saudari ayo serang Mereka dengan kekuatan Penuh…" Ucap Li Yin di angguki ke 2 saudaranya…


Li Xi Dan Li Xin yang melihat itu heran Tetapi mereka langsung terfokus ke arah Bocah Yang di pangkuan Ayahnya itu


"Ayah Dia Siapa?" Tanya Li Xin


"Ini Adalah Kakak Mu…Dan Nana Mereka Adalah Adikmu…cepat beri salam…" Ucap Adi dan Nana Langsung berkata


"Salam Adik…Nanti panggil Aku Kakak Yaa…" Ucap Nana dan Li Xin dan Li xi hanya mengangguk…


'Apalagi yang akan kalian perbuat sayang' Ucap Adi melihat pertarungan para istrinya yang berada di lapangan Sekolah…


"Nana…Kalau Nana Ingin Menikah Ayah Sudah mempunyai Calonnya apakah Nana mau?"


"Kalau Suami Masa depan Nana Harus setia dan tidak boleh memiliki Istri lain selain Nana…" Ucap Nana


Adi yang mendengar itu mengangguk dan berkata kepada Zen


'Zen Beritahu Si BGST kalau Punya Anak Laki laki Mari tunangan…' Ucap Adi di balas Zen


[Siap Tuan]


Disisi Para istri Adi sekarang mereka Telah Membuat Ke 3 Murid adi Kelelahan dan menyerah…


Cindy yang melihat itu tersenyum Sinis dan berkata


"Dengan kekuatan segitu kau ingin menjadi Istri dari Suami kami…Cih…Mimpi…bahkan kalian Saja tidak bisa mengeluarkan 2% kekuatan Kami…Sudah Sana Latihan Dan Jangan Harap Jika kalian belum kuat ingin menikah dengan suami kami" Ucap Cindy dan pergi di ikuti oleh Fany dan Naqin…


Disisi Li Yun Li Qian Li Yin mereka Terdiam dan berkata


"Ayo saudari mari kita lawan mereka dengan kekuatan ini!…" Ucap Li Yun di angguki keduanya…


Saat Cindy Ingin sampai tiba tiba Ada Panah Cahaya melesat di sampingnya…


Cindy yang melihat itu tersenyum dan berkata


"Ayo Kita Coba Lawan mereka sekali lagi…" Ucap Cindy di angguki keduanya…dan mereka langsung melesat Ke arah Ketiga Li itu…


Disisi Adi dia Langsung keluar dan membiarkan Nana Bermain dengan Adik Adiknya…


Saat di luar dia melihat Keadaan yg berantakan…dan Adi yang melihat itu dia langsung Turun dan memeluk para istrinya…


"Sudah sudah…bisa bisa Akademi milik Lucas Rusak…" Ucap Adi dan Ketiganya Hanya tersenyum canggung…


"Maaf Suami…" Ucap Cindy dan melirik Ketiga Li dan langsung mencium Bibir Adi… yang membuat Ketiga Li Cemburu…


'Hehe…Ayo Saudari Kalian Tangkap mereka dan Ikat dia di almari beri sedikit lubang untuk Melihat kita melakukannya…' Ucap Cindy kepada Para saudari nya…dan mereka langsung Gerak Cepat…


"Suami…Kami ingin melakukannya…" Ucap Cindy dan Adi mengangguk dan langsung Berjalan Dengan Cindy dan Fany di depan Dan Naqin di belakang…


Saat Adi berbalik Para istri Adi lainnya langsung membuat Ketiga Li pingsan Dan mereka langsung gercep ke kamar dan menelanjangi mereka dan langsung mengikatkan di Almari…tidak lupa membangunkan nya

__ADS_1


Saat ketiga Li bangun Para istri Adi langsung berkata


"Kalian akan menonton Sesuatu yang membuat Kalian Akan mengingatnya sepanjang Hidup Kalian ya meskipun kalian Abadi…jadi nikmati saja…" Ucap Para istri Adi dan menutup Almari dan langsung saja mereka membuka Bajunya dan Membuka Kakinya…


Saat Adi masuk Adi langsung membuka Bajunya dan Langsung memakan Cindy Dan memompanya dengan Kencang…


Ketiga Li yang melihat itu Merasa Sakit Tapi tidak berdarah…


'Ugh…Ke-kenapa kenapa! Kenapa Hidup kami bertiga Sangatlah sial! waktu kecil terpaksa mengemis dan sekarang saat kami ingin menyatakan cinta kami kenapa para Istrinya tidak mau menerima kami! Akhh' Batin Ketiga Li


Sedangkan Li Xin dan Li Xi mereka berada Di luar Asrama dan sedang Berjalan jalan bersama Nana…


Kembali ke sisi Adi Dia sekarang Sudah Selesai dengan Cindy dan langsung ke Fany dan melakukannya dengan 1 orang pasti Para istrinya Akan Pingsan dengan 7 Jam Saja…


6 Hari Berlalu Dan Adi telah Memakan Semua Istrinya dengan Lahap sampai sampai mereka sekarang sudah kehabisan Karena Adi Memasukan Sambil memainkan Gunung mereka dan juga Mencium bibir nya yang membuat Mereka sulit bernafas tetapi untungnya mereka Dewi…


Cindy yang Sudah Bangun Langsung Ke arah Adi dan Memakan Naga miliknya


Adi yang merasakan Ada yang menjilati naga nya dia bangun dan melihat Cindy sedang Enak Memakannya…


"Sayang Bukanya kamu kelelahan?" Tanya Adi


"Tidak Apa Apa Suami…" Ucap Cindy dan memasukan Naga Adi ke dalam Goa nya…Saat Masuk Cindy langsung Desh Enak karena Naga Adi selalu memuaskannya dan malahan membuat Dia kewalahan…


"Suami Ahn~…Tolong Ahnn~ Ahn~ Sebentar bodoh! Ahn~" Ucap Cindy dan memukul Dada Adi…


"Hehe…Ada apa sayang?" Tanya Adi


"Tolong Buka Almari…" Ucap Cindy dan Adi langsung bangun dan Mengangkat Cindy Karena Dia masih belum Puas…


Saat Membuka dia melihat Ketiga Lu Itu menangis dan juga Banyak Cairan Di Bawah mereka…


Adi yang Jiwanya sudah Baru dia langsung melepaskan semua ikatan Ketiga Li dan Berkata


"Kalian Ini…Jangan…terlalu Kasar kepada mereka…memangnya mereka membuat masalah apa kepada kalian sayang?" tanya Adi kepada para istrinya


"Itu…kami cuma memberi tahu mereka bahwa suami terlalu ganas dan aku pikir mereka akan menyerah tetapi tidak mereka tetap diam dan menunggu…jadi selamat datang di keluarga Besar Adi!" Ucap Cindy Dan Langsung Memasukan Naga Adi ke Goa Milik Li Yun…


Li Yun yang tidak Siap dia kaget dan Berdsh Dengan Suara Indahnya yang membuat Adu tergoda dan langsung memakannya…


1 Minggu terlewati dan Adi telah Membuat semua istrinya Pingsan Dengan Wajah Ahegao…


Adi yang melihat itu Tersenyum dan Membersihkan bibir mereka yang masih Ada sisa sisa cairan Miliknya…


"Huff…Sepertinya Saat aku selesai menjelajah saja Baru menghamili Mereka…karena Aku harus mencari banyak saudari untuk mereka…" Ucap Adi dan langsung menutupi mereka menggunakan selimut dan Pergi Ke kamar mandi untuk mandi…setelah Mandi Adi langsung Berteleport pergi…kekaisaran Elf yang sudah mengenal Dirinya…


Sesampainya di sana Adi langsung disambut oleh menteri perempuan dan Adi yang melihat itu tersenyum dibalik topeng nya dan langsung menarik menteri itu ke pangkuannya dan memainkan Dd nya yang besar itu…


"Apakah Ada laporan Sayang?…" Tanya Adi


"Ahn~Ada Yaitu Ahn~ Pangeran dari Ahh~ Berhenti dulu bodoh aku tahu kau sudah memakan semua saudari dan Cuman Aku saja yang tidak kau makan…" Ucap Menteri itu yang ternyata salah satu istri Adi yang bernama Keila


"Baiklah mari lakukan disini…" Ucap Adi dan langsung membuka Baju Kaila Dan Langsung memasukan Naga Miliknya kedalam Goa Milik kaila…


"Pelan pelan…ini pertama kalinya untuk ku…" Ucap Kaila dan Adi mengangguk karena dia tidak sempat memakan Kaila…


Skipp…


3 Hari terlewati Dan Adi telah Selesai Membuat kaila pingsan…


"Hah…Dia pingsan Sangat banyak bahkan Baru 6 jam sudah pingsan hadeh…tapi biarlah dia juga salah satu istri ku…" Ucap Adi dan Langsung membersihkan tubuh Kalila dan memakaikannya baju tertutup karena Adi tidak Ingin Kaila Di pandang oleh para lelaki…


Saat Adi telah memakai Topeng tiba tiba Prajurit datang dengan Wajah panik


"Raja! Ada pangeran Dari kerajaan Iblis ingin berkunjung dan melamar Ratu!" Ucap Prajurit itu


"Biarkan Dia masuk dan Kau beserta semua teman mu biarkan mereka jaga di luar karena ini akan ada sedikit penyiksaan…" Ucap Adi dan Prajurit itu bergidik ngeri…


"Ba-baik raja! saya undur diri!" Ucap Prajurit itu dan berlari…


Setelah beberapa Menit setelah prajurit tadi pergi pintu itu terbuka dan terlihat 5 Prajurit Dengan Sayap berwarna Merah dan di depannya Ada 1 pemuda Dengan Sayap Hitam…


"Hoho…Selamat datang Di Kerajaan ku Pangeran Iblis…" Ucap Adi


"Hah?! siapa kau! dan kemana Luri!…" Ucap iblis muda itu


"Oh istri Saya Sedang Istirahat karena permainan saya terlalu kasar dan terlalu lama…" Ucap Adi


"Tidak mungkin! kau bohong!" Ucap Iblis itu


"Aku bohong Aku tidak bohong Kalian saja Yang tidak percaya…" Ucap Adi dan memunculkan Hologram saat dia bermain Dengan Luri…


Iblis muda itu seketika hati nya hacur berkeping keping dan Iblis itu Berkata


"Tidak mungkin…ka-kau Memperkaos nya!" Ucap Iblis muda itu


"Hah…Lihat lah baik baik…" Ucap Adi dan memunculkan Hologram dia dan Para istri lainnya berfoto bersama dengan Cincin yang sama yaitu cincin yang terbuat dari inti dunia…


Iblis muda itu seketika terdiam dan langsung emosi


"Bunuh manusia itu!" Ucap Iblis itu tetapi tiba tuba adi menjentikkan jarinya dan seketika Kepala Prajurit Dia meledak dan Adi langsung menggunakan Ilusi untuk menyiksanya…Mirip Tsukuyomi…


Setelah itu Adi langsung memanggil Moonlight Dan King


"Ada apa Adi?" Tanya mereka yang sudah tidak formal


"Kalian Ajak para Beast lainnya untuk menghancurkan 1 kerajaan…tetapi sebelum itu kalian tanyakan dulu kepada Raja Mereka apakah ingin bergabung dengan kekaisaran baru atau Hancur…jika menolak maka hancurkan jika dia menyetujuinya maka kalian harus membuat mereka masuk ke dalam ilusi dan bertanya kepadanya untuk kedua kalinya…" Ucap Adi dan mereka Mengangguk dan langsung pergi ke Dunia jiwa untuk memanggil para beast lainnya…


"Baiklah Sekarang Sudah Setengah Jalan…Mari Kita pulang dan membawa Dia juga…aku kasihan kepadanya karena harus mengurus semua Masalah kerajaan…" Ucap Adi dan menggendong Kaila dan langsung pergi…


Sesampainya di Asrama Adi langsung menidurkan Kaila dengan Para Saudarinya yang masih pingsan karena kelelahan…dan Adi juga tidur di ruang Tengah…


……………


udh Segini aja dulu :v sampai jumpa di chapter selanjutnya


babayyy

__ADS_1


2837*


__ADS_2