SISTEM SANG ABSOLUTE

SISTEM SANG ABSOLUTE
Menang Dan Kekesalan Ezlon


__ADS_3

Setelah Mereka Sampai Di arena pertandingan Adi langsung menyuruh mereka mengambil Posisi


Grod Menjadi Tank Yang berada Di depan


Riald Menjadi Assassin


Zest Menjadi Penyembuh Yang berada di belakang


Arnold menjadi Penyerang jarak jauh


Ignor menjadi Penyerang utama


Adi menjadi Pemimpin…


'Baiklah…Arnold kau serang Tank musuh dan Riald Kau Serang Penyembuh…' Ucap Adi Melalui Telepati…


Arnold yang mendengar itu dia langsung menarik Busurnya…Dan tiba tiba Angin di Arena berhembus dengan kencang…


Arnold yang melihat itu kaget akan busur pemberian Adi…


"Baiklah…Huff…" Ucap Arnold dan menembakan Panah Angin nya…dan seketika Tank musuh Terpental Jauh kebelakang dan Pingsan…


Riald yang mendapatkan kesempatan ini dia langsung Menghilang Dan Tiba tiba berteleport ke Belakang penyembuh dan langsung Menendangnya sampai penyembuh itu Terpental Jauh dan Sekarat…


Disisi Para bangsawan yang melihat Pengikutnya Kalah mereka bergidik ngeri dan para putri yang melihat itu Tersenyum karena Sedikit menarik…


'Baik…Grod maju Dan Ignor maju…Arnold bersiaplah…Kau akan menyerang Putri Benua selatan…' Ucap Adi dan Grod langsung berlari dengan kapak Dan Tamengnya…dan Ignor berlari dengan Pedang Miliknya dibelakang Grod…Dan ignor langsung menarik Busurnya dan memakai Skill Arena miliknya yang menembakan Panah Dari Elemen Tanah…


Disisi Para putri yang melihat gerakan Mereka merasa Aneh karena…Strategi seperti ini Adalah Strategi dari mantan Pemain Profesional dari game strategi yang pernah mereka mainkan…


"Yang benar saja…" Ucap Putri kekaisaran


"Apakah Dia Seorang Reinkarnator juga?" Tanya Putri Benua selatan…


"Biarlah…Kalian Cepat Maju dan tahan mereka!…Kau diam Disini Aku akan maju…" Ucap putri kekaisaran kepada Puri benua selatan…


Disisi Adi yang melihat permainan mereka Dia berpikir


"Apakah mereka Tim yang pernah Aku kalahkan waktu Bumi Tidak Ada monster?…ah aku tidak peduli toh ini untuk ujian Masuk sekolah juga…" Ucap Adi dan berkata


'Zest Kau fokuskan Sihirmu kepada Grod…Dan Riald Kau maju Bantu Grod menahan Putri kekaisaran…' Ucap Adi dalam telepati


Riald yang mendengar itu dia langsung berlari menggunakan skillnya dan Zest pun langsung menggunakan Skillnya untuk menyembuhkan Grod…


Setelah merasa Strategi ini sudah Pas Adi langsung Bersantai Dan Meminum Teh yang entah dari mana datangnya…


Sedangkan Penguji Yang melihat kelakuan Adi hanya menggelengkan kepalanya dan tidak menegur nya karena Dia Bisa mendengar Telepati Adi dan Dia tahu Adi yang mengatur para Pasukannya…


Kembali ke sisi Putri kekaisaran


putri kekaisaran Yang kaget karena tiba tiba Ada Seorang Assassin yang tiba tiba muncul dia refleks langsung Menendang Assassin itu Y


Tetapi Gagal Karena Itu hanya bayangan…


'Cih…' Kesal Putri kekaisaran…


Saat dia sedang Fokus Bertarung Tiba tiba Putri Benua Selatan Berteriak


"Ahh…Mundur!" Teriak Putri Benua selatan yang terkena Hujan Batu…


Putri Kekaisaran yang mendengar itu dia langsung mundur dan Membuat Sebuah penghalang Untuk dia dan Putri benua selatan Berlindung…


"Iris…Mereka Sangatlah Susah…dan para bangsawan juga tidak berguna…Mereka malah pingsan dengan sekali pukulan" Ucap Putri Benua Selatan kepala Putri kekaisaran yang bernama Iris (Gk ada nama panjang gw pusing…)


"Iya Lisa…Kita harus memakai Kekuatan penuh Untuk mengalahkan mereka…Dan juga biarkan Pemimpin mereka terakhir karen kulihat dia sangatlah lemah dan cuman mengatur para Pasukannya…layaknya seorang raja…" Ucap Iris


Lisa yang mendengar itu dia berkata


"Baiklah…Aku akan mengarah Penyembuh dan Pemanahnya…Kau akan menyerang Tank Assassin Dan Penyerang utamanya…" Ucap Lisa Dan menghilang…


Iris yang mendengar itu dia langsung berlari dan menghajar Assassin terlebih Dahulu…


Disisi Lisa Sekarang dia telah Membuat Penyembuh dan pemanah Tim Adi pingsan Dan juga Sekarang Lisa sedang menunggu Iris…


Kenapa Tidak menyerang Adi?…ya karena mereka berdua menganggap Adi Cuman Orang Lemah yang Pintar dalam strategi…


Setelah Beberapa menit akhirnya Iris telah membuat 3 Penyerang Utama Itu Pingsan dan sekarang dia sedang Berlari untuk menghajar Adi…


Disisi Penguji yang melihat itu hanya Menghela Nafas karena dia tahu Bahwa Adi sangat kuat karena telah di beri tahu oleh rekan rekannya yang lain…


"Aku harap Pemuda itu tidak serius dalam menghadapi kedua Tuan Putri…" Ucap Pengawas itu…


Disisi Adi yang merasakan Aura Iris dia langsung Menahan Serangan Iris dengan 1 Jari nya…


Iris yang melihat itu kaget dan Langsung mundur


Lisa yang melihat itu kaget dan Menganalisis nya…


(Catatan : Lisa Dan Iris mempunyai Sistem)


Status


Nama : Adi


Umur : 16


Ras : Error


Kekuatan : Error


Latar belakang : Error


Lisa yang melihat itu Dia kaget dan bertanya kepada sistemnya


"Sistem…Kenapa Tulisannya Error?" Tanya Lisa


{Kemungkinan itu karena Nona belum Mengupgrade saya…}


Lisa yang mendengar itu mengerti dan berkata


"Baiklah…Berapa Presentasi Kami melawannya?" Tanya Lisa


{Tunggu sebentar……00000,000,1%}


Lisa yang melihat itu dia berkata

__ADS_1


"Sama Saja Kalah bukan?" Ucap Lisa dan sistem tidak menjawab…


"Cih…"


"Iris! Serang dengan kekuatan Penuh kita!" Teriak Lisa


Iris yang mendengar itu Dia langsung mengangguk dan Langsung menyalurkan setengah mananya ke pedangnya… dan Lisa Langsung Menyalurkan Mana ke Arah Tombaknya seketika tombak itu Berapi-api Dan pedang Milik Iris Juga berapi-api tetapi Apinya berwarna Biru…


(Catatan : Adi make Topeng Yang Full Muka warna Putih Polos…)


Adi yang melihat Kedua Api itu dia bergumam


"Api penyucian? dan juga Ada 2…Hmm Kurasa Mereka Mendapatkan Sesuatu yang berharga" Gumam Adi…


Kembali ke Iris dan Lisa…


Mereka yang melihat Apinya telah Menyala, mereka tanpa basa basi langsung berlari dan menyerang Adi dari Kanan Dan kiri…


Adi yang melihat itu Dia hanya tersenyum kecil di balik topengnya dan berkata


"Percuma saja…" Ucap Adi dan seketika serangan Iris Dan Lisa Tertahan oleh Penghalang yang tidak terlihat…


Lisa Yang melihat itu dia langsung mundur Dan berkata


"Cih…Kalau berani sini jangan berdiam diri di dalam penghalang itu…" Ucap Lisa Yang Kesal…


Adi yang mendengar itu dia langsung berdiri dan mengambil ranting Yang entah dari mana dan berkata…


"Baiklah…Bersiap…" Ucap Adi dan tiba tiba dia menghilang dan muncul di belakang Lisa…


"Yo…" Ucap Adi dan langsung Menendangnya dan seketika Lisa Terpental dan sekarat…


Iris yang melihat Sahabatnya terluka parah Dia langsung Menangis dan marah kepada Adi…


"Bajingan!" Teriak Iris dan Tiba tiba Adi muncul dan Iris pun terpental dan sekarat…


Adi yang melihat itu Dia Melirik Ke arah pengawas dan berteriak


"Beri mereka semua obat yang Aku siapkan Di tempat ku…" Ucap Adi dan pergi Karena dia Ada suatu urusan yang sangat mendadak…


Pengawas yang mendengar perkataan Adi dia langsung berteleport ke tempat Adi duduk dan dia melihat Ada 1 Botol Yang penuh dengan Pill Obat…


"Aku harus segera memberi mereka pill ini kalau tidak…" Ucap Pengawas dan langsung memberi mereka Pill dan seketika 11 Orang itu Sembuh tanpa Adanya luka tetapi tidak bangun…


"Huff…Untung Sekarang mereka Cuman Pingsan…Medis!" Teriak Pengawas Dan seketika Perawat datang…


"Biarkan Tuan Putri Iris dan Tuan Putri Lisa berada Di asrama Mereka…Dan untuk mereka berlima Biarkan Mereka berada di Asramanya juga…dan untuk mereka berempat Pulangkan ke keluarganya…" Ucap Pengawas Dan para Perawat menurut dan mengerjakan Pekerjaan mereka…


Setelah mereka pergi Pengawas Langsung berteleport kepada pemimpin Sekolah…


"Tok…Tok…"


"Masuk…" Ucap Pria paruh baya


"Baik tuan…" Ucap Seseorang yang tidak lain pengawas yang tadi…


"Ada apa?" Tanya pria paruh baya itu


"Silahkan Tuan Lihat…dan Mohon maaf Video ini Telah tersiarkan langsung ke seluruh kekaisaran…" Ucap Pengawas itu dan Seketika Kepala Sekolah Langsung melihat Videonya dan Lanjut Part dua :v


"Emm…Tuan…Saya mendengar Dari Dewa pendamping saya bahwa saya jangan pernah berurusan dengan dia…" Ucap Pengawas itu


"Ha.ha.ha…Aku juga bisa merasakan Aura yang bisa membuat Dunia-Tidak 1 Alam semesta ini Hancur jika dia mengeluarkan Secuil saja Auranya…Akan tamat semesta ini…" Ucap Pria paruh baya itu…


Saat mereka berdua sedang mengobrol tiba tiba Ada perempuan yang masuk dan perempuan itu berteriak


"Kakek!…Ayo makan Aku sudah memasak makanan Kesukaan Kakek!" Teriak Perempuan itu


Pria paruh baya yang melihat Cucunya Sudah datang dia langsung berkata


"Baiklah…aku akan makan dahulu…kau juga pulang dulu saja…ingat perkataan ku jangan menyinggung nya…" Ucap pria Paruh baya itu dan pergi ke luar ruangan


Kita kembali ke Mc…


Sekarang Adi sedang Duduk Dengan Muka penuh Lebam…


"Anu…maafkan aku…" Ucap Adi kepada Parara istrinya yang ternyata dia langsung pergi itu karena terpanggil oleh para istrinya…


Flashback


Saat Setelah Iris dan Lisa mengeluarkan kekuatannya tiba tiba Adi mendapat Pesan Dari istrinya…


"Suami Kembali!" Ucap Salah Satu istri Adi melalui Telepati…


Adi yang mendengar itu dia langsung buru buru dan mengalahkan Iris Dan Lisa…dan langsung pergi


Setelah Sampai Di Dunia Jiwa Adi langsung Dipukuli Oleh para istrinya termasuk Naqin…


Flashback end


"Huh…sekarang Jelaskan!" Ucap Cindy


"Bukannya Naqin telah menjelaskan Semua?" Ucap Adi


"Baik Baik…Sudahlah Saudari Maafkan Suami" Ucap Dilla


Para Istri Adi yang lainnya Langsung mengangguk Dan berkata


"Baiklah…Suami mari tidur…" Ucap Fany dan Menarik Adi ke kamar…dan di ikuti oleh Para istri yang lainnya…


Sesampainya di kamar Mereka langsung tidur tanpa melakukan Apa apa…


Keesokan harinya Adi terbangun Seperti biasa…


"Ugh…Mereka tidur selalu saja kemana mana…" Ucap Adi dan membereskan Posisi tidur para istrinya…


"Baiklah mari memasak…" Ucap Adi dan Dia langsung memasak Untuk sarapan Karena Pelayanannya sedang berada di dunia Tempat Kakek Ezlon…ya karena Nana Di sana…


Setelah memasak Adi langsung Menyiapkan Semua masakan Dan membuat Surat…


"Halo Para istriku…Aku akan pergi dahulu dan tidak akan pulang mungkin lama…udah si cuman itu saja dahh…"


^^^Salam Dari Suami tercinta kalian^^^


"Baiklah Mari makan Dan pergi untuk bertemu Nana Dahulu…" Ucap Adi dan Makan…

__ADS_1


Skip setelah makan…


Setelah itu Adi langsung pergi ke Dunia Kakek Ezlon…


Sesampainya Di sana Adi langsung disambut oleh pelukan Nana


"Ayah!" Ucap Nana Dengan Senyum bahagianya…


Adi yang melihat kelakuan Anaknya dia hanya tersenyum dan berkata


"Baiklah Nana…Apakah Nana sudah makan?" Tanya Adi


"Belum…Nana hanya ingin masakan Ayah…" Ucap Nana Dengan Senyuman lucunya…


"Baiklah Ayo ke dapur…Dan apakah Nana telah menemui Ibu?" Tanya Adi


"Sudah Ayah…Kemarin Para Ibu Nana kesini Dengan Ibu Asli Nana…" Ucap Nana


"Baiklah Ayo…" Ucap Adi tersenyum dan pergi ke dapur…


Sesampainya di sana Adi langsung Memasak Dengan Nana Yang berada di belakang dan menonton ayahnya sedang memasak…


Setelah Selesai memasak Untuk Banyak Orang Adi langsung membereskannya dan Berkata


"Ayo bangunkan Kakek…" Ucap Adi dan Nana mengangguk…


Sesampainya di kamar Ezlon Mereka berdua melihat Ezlon tertidur Pulas Dan mengorok…


Adi Dan Nana yang risih mereka berdua langsung menutup hidung Ezlon dan Berteriak


"Bangun Ada Bidadari Cantik…" Ucap mereka berdua…dan seketika Ezlon bangun dari tidurnya dan melirik ke kanan dan ke kiri…


"Hahaha Kakek Tertipu…" Tawa Adi


"Hihihi…Kakek Ezlon tertipu…hihihi" Tawa Nana


Ezlon yang mendengar itu dia kesal dan berkata


"Kalian!" Ucap Ezlon dan Memukul mereka berdua…


"Huhu…Kakek Jahat…" Tangis Nana


"Sudah Nana Ayo makan…Ayo kakek Juga makan…Semua orang sudah berada di Ruang makan" Ucap Adi dan membawa Nana…di ikuti Oleh Ezlon di belakang…


Sesampainya di sana Adi langsung menyuruh mereka makan Dan dia juga langsung menyuapi Nana…


Setelah Makan Adi langsung berkata


"Nana Ayah Tidak akan pulang Dahulu…Karena banyak urusan…Jika Nana Rindu Ayah…Nana Tinggal Bilang ke Paman Zen untuk mengantarkan Nana…oke" Ucap Adi di angguki Nana


"Unn…Ayah Hati hati…" Ucap Nana Memeluk Adi dengan Erat…


"Dahh Nana" Ucap Adi dan perlahan Menghilang Dari Dunia Jiwa…


Setelah Adi menghilang Nana Langsung menangis dan memeluk Ezlon…


"Kakek…huwaa…Apakah Ayah sudah tidak sayang Kepada Nana…Huwaa…" Tangis Nana


Ezlon yang mendengar itu dia berkata


"Nana lupa?…kan Dulu ayah Nana Bilang bahwa dia ingin membuat 1 kerajaan Untuk kita tempati…Jadi mungkin sekarang Ayah Nana Sedang Sibuk akan hal itu…" Ucap Ezlon mengusap kepala Nana…


Nana yang mendengar itu seketika berhenti menangis dan berkata


"Baiklah…Ayah juga bilang jika Nana Rindu tinggal Bilang ke Paman Zen saja" Ucap Nana Di angguki Ezlon…


'Kenapa Sepertinya suasana Hati Si Adi Seperti Sedih Dan takut…mari kita tanyakan kepada Zen' Batin Ezlon dan menyuruh Nana Bermain Dengan Anak anak yang lainnya…


Setelah Nana pergi Ezlon Langsung bertanya kepada Zen


"Zen…Kau tau Tuan kau kenapa?" Tanya Ezlon


"Emm…Saya rasa tuan Sedih karena Istrinya tidak memperhatikannya dan juga kemungkinan Tuan Takut jika istrinya akan pergi…Dan sepertinya masih banyak Perasaan Yang tuan Pendam…" Ucap Zen yang membuat Ezlon terdiam Dan berkata


"Besok Panggil mereka!" Teriak Ezlon yang membuat Seluruh penghuni Dunia Milik nya Bergetar Dan Zen hanya mengangguk…dan pergi


setelah Zen pergi Ezlon langsung ke taman Belakang untuk membersihkan pikirannya tetapi tidak bisa…


"Padahal Aku sudah bilang kepada mereka untuk Memperlakukan Suaminya Seperti raja Bukan Seperti Pelayan!…Memang harus di beri pelajaran!" Kesal Ezlon


Di sisi Zen Dia Sebenarnya menutupi 1 Suasana Hati Adi yaitu Bimbang…


"Tuan kenapa Dia bisa Bimbang Dalam memilih suatu hal?…" Ucap Zen yang Heran


"Sepertinya Aku harus memberitahu ini kepada Sahabat Tuan Dan juga Kakek Ezlon lagi…" Ucap Zen dan memberi tahu Dimas Dan Ezlon melalui Telepati…


'Dimas…Kemari ke dunia Jiwa Besok…dan kakek Ezlon…Tuan Menyembunyikan 1 Suasana Hatinya Yaitu Bimbang…' Ucap Zen dan Ezlon langsung Merasa Aneh


'Bukannya Adi dahulu tidak pernah Bimbang dalam Memilih Sesuatu?' Tanya Ezlon


'Memang…tetapi sekarang Berbeda dan saya juga tidak tahu' Ucap Zen Dan Ezlon hanya menghela Nafas…


'Baiklah Ingat Besok…aku akan beristirahat…' Ucap Ezlon…


Kembali ke sisi Adi…


Sekarang Adi berada Di Sebuah Hutan Dan sedang Bimbang…


"Aku harus memilih Hadiah apa Untuk para istriku…Huff…Padahal dulu aku tinggal Langsung pilih saja tidak pernah Bimbang seperti ini…Huff…Ah Kita cari saja Besok…karena sekarang ada pengumuman Peringkat Ujian Masuk sekolah Sihir…" Ucap Adi dan pergi ke Sekolah Sihir Diamond…


……………


Yo Gais :v Bentar lagi Puasa nih :v Akhirnya Bisa ngabuburit (・∀・) Oh Btw Makanan Sahur kalian Di hari 1-Akhir puasa Apa nih? Komen dong:)


Udah si cuman Itu Dahhh


Jangan Lupa juga


Like


Komen


Vote


Bintang 5

__ADS_1


Dan hadiah :v


__ADS_2