SISTEM SANG ABSOLUTE

SISTEM SANG ABSOLUTE
Memakan Ah Yin dan Memakan Lan Qing


__ADS_3

Sesampainya di Kamar Anak perempuan Ah Wei Adi langsung masuk dan melihat dia sedang tiduran mungkin dia sedang berpikir apa yang akan terjadi di masa depan nanti…


"Yo…" Ucap Adi mengagetkan Dia


"Ah Ternyata Yang mulia…" Ucap Dia


"Kau sedang memikirkan apa…" Ucap Adi lalu Duduk di sampingnya…


"Haa…aku takut kejadian di masa depan akan terjadi…" Ucap dia


"Tenang saja Ada aku yang menjaga…" Ucap Adi lalu mengelus kepalanya…


"Oh iya siapa namamu?" Tanya Adi


"Namaku Ah Yin Yang mulia…" Ucap Ah Yin


Adi yang mendengar itu dia langsung mengecup Bibir Ah Yin dan berkata


"Oke Yin'er besok kita akan latihan…dan juga jangan panggil aku yang mulia panggil aku Suami…" Ucap Adi lalu Mencium Bibir Ah Yin yang membuat Ah Yin kaget dua kali…


"Ummm…Yang mulia hamba cuman manusia rendahan…mana bisa menikah dengan anda…" Ucap Ah Yin


"Hah…kau tenang saja…" Ucap Adi laku memeluknya dengan Erat yang membuat Ah Yin merasa Seperti mempunyai Pelindung yang kuat yang bisa menahan apapun di depannya…


Setelah beberapa menit berpelukan Adi langsung melepaskan pelukannya dan berkata


"Tidurlah aku akan tidur di luar…" Ucap Adi lalu ingin pergi tetapi Ah Yin menariknya dan berkata


"Ba-bagaimana kita melakukannya?…bu-bukannya itu yang harus dilakukan setelah menikah?" Tanya Ah Yin…


Adi yang mendengar itu berkata


"Jika kamu belum siap Maka nanti saja Yin'er…" Ucap Adi


"A-aku siap suami…" Ucap Ah Yin


"Yakin?" Tanya Adi sambil mengelus pipi Ah Yin…


"Ya aku yakin!" Ucap Ah Yin dengan Tegas…


"Baiklah…" Jawab Adi lalu Duduk di sampingnya dan mencium nya…


5 menit berciuman dan Adegan pun menjadi semakin panas…


"Suami Apakah begini?" Tanya Ah Yin yang Menjilati Naga Milik Adi


"Ahh…Iya Sayang dan coba kau masukan kedalam mulutmu…" Ucap Adi dan Ah Yin pun Mencobanya…


"Uhuk…uhuk…Punya Suami terlalu besar…" Ucap Ah Yin


"Coba kau Rileks…" Ucap Adi laku Ah Yin mencobanya…


"Umm?(Begini?)" Tanya Ah Yin Dan Adi langsung mengangguk…


10 Menit Melakukan ******* Akhirnya langkah terakhir…


(Maaf gaes gw bikin nya siang :v jadi skip ye)


Ah Wei Dan para Selir yang cuman bermain 3 jam terdiam dan berkata


"Apakah Anak kita Kuat atau kitanya yang melemah?" Tanya Permaisuri 3 dan semua orang hanya menghela nafas lalu tidur…


Disisi Adi dia melakukannya sampai dini hari dan paginya dia bangun Sambil Menggendong Ah Yin ke ruang Makan Untuk Sarapan…


Setelah Selesai Sarapan Adi menanyakan Kabar Permaisuri pertama yang ternyata masih tidur karena masih pemulihan…jika kalian bertanya kenapa tidak memakai pill…Adi aslinya udah mau memberi pill kepada Ah Wei untuk memberikannya kepada Istri pertamanya dia menolak dan malah menyuruh adi untuk meminumkannya…tentu saja Adi menolak dan melakukan cara kedua yaitu dengan menyembuhkannya tetapi tidak sepenuhnya karena itu malah membuat orangnya menjadi kuat dan Adi tidak ingin beresiko…


Setelah bertanya Adi langsung mengangkat Ah Yin ke Halaman belakang lalu mengajarkannya cara mengendalikan Qi seperti keinginan sendiri…


"Seperti ini suami?" Tanya Ah Yin yang Langsung mengarahkan tangannya ke arah pohon dan tiba tiba Pohon itu meledak…jika Orang yang Memiliki Kultivasi yang sangat tinggi mereka pasti bisa melihat Ada suatu energi yang menghancurkannya…


"Bagus sekali" Ucap Adi Sambil mengelus kepala Ah Yin…


"Hehe…Istri siapa dulu dong…" Ucap Ah Yin dan memeluk Adi


"Iya…hati hati bawah mu masih sakit kan?" Tanya Adi


"Un…ini karena suami bermain kasar…dan aku ingin bertemu saudari boleh tidak?" Tanya Ah Yin


"Boleh dan juga kau akan berlatih kepada saudarimu…karena mereka juga sudah kuat…" Ucap Adi mencium bibir Ah Yin lalu Membuka Portal ke Dunia Jiwanya…


"Masuklah…dan juga Beri salam…" Ucap Adi Lalu Ah Yin masuk dengan di tuntun oleh Adi


Saat dia masuk Ah Yin merasakan aura Qi yang sangat padat dan dia akan menerobos…tetapi Adi langsung Membuka Halangan itu dan Tiba tiba Ah Yin menerobos Sampai Saint 4…


"Suami apakah Aku akan menerima kesengsaraan surgawi?" Tanya Ah Yin


"Oh itu tidak akan karena Kesengsaraan surgawi takut kepadamu lalu tidak akan menghantam mu…" Ucap Adi Dan Ah Yin berkata


"Ohh…Dan Kenapa aku sudah tidak merasa sakit lagi suami?" Tanya Ah Yin


"Itu karena Energi disini bisa menyembuhkan orang dll" Ucap Adi Lalu Mengajak Ah Yin bertemu Saudarinya…


Saat Bertemu Adi langsung Berkata


"pergilah aku ada Urusan…" Ucap Adi Kabur karena dia tidak ingin di Tahan Selama Ratusan tahun hanya untuk membuahi mereka karena adi masih belum siap…


Ah Yin yang mendengar itu hanya mengangguk lalu mendekati para Saudarinya dan berkata


"Ha-halo…" Ucap Ah Yin dan seketika semua orang langsung melirik Ah Yin dan berkata


"Siapa kamu?" Tanya Naqin


"Umm Aku istri baru Suami Adi…" Ucap Ah Yin dan Tiba tiba Lily berkata


"Itu benar saudari Suami telah memakannya…" Ucap Lily dan semuanya langsung memeluk Ah Yin dan berkata


"Selamat datang di keluarga besar kami…" ucap Cindy…


"Eh kalian tidak marah?" tanya Ah Yin heran

__ADS_1


"Hehe…itu kau tahu kan betapa ganasnya suami kita…" Ucap Fany dan Ah Yin mengingat kejadian kemarin malam dan mengangguk…


"Mari Kita mengobrol saja Saudari…" Ucap Naqin lalu menuntun Ah Yin untuk Duduk dan merekapun mengobrol…


(Aing : Jika kalian bertanya kenapa Ah Yin di latih Oleh para istrinya sedangkan Lan Qin Tidak itu karena Ah Yin Tidak pernah manja Kepada Orang tuanya berbeda dengan Lan Qin Dia selalu manja dan itu akan menjadi Penghalang Adi Karena Nanti akan Ada Kecemburuan dari para Istrinya…)


Disisi Adi Dia sekarang Sedang Bermain Main Dengan Naga yang dia temukan Di Hutan Kematian…


"Oi Hitam…apakah kau mempunyai Istri?…" Tanya Adi


"Aku tidak Mempunyai istri…tetapi Aku Tetap Senang Meskipun Melajang sampai Kapanpun…" Ucap Naga itu yang di panggil Hitam oleh Adi


"Hahh…Aku Dulu pernah Melajang Selama Ribuan Atau ratusan Abad aku lupa…tetapi yang aku rasakan saat Melajang Adalah Kesepian Tiada Tara meskipun Sudah banyak Orang yang menemaniku…" Ucap Adi mengingat Masa lalunya…


"Ya kau memang benar…aku pernah merasa seperti itu tetapi aku berpikir kalau aku mempunyai Istri aku pasti akan mempunyai banyak masalah dan aku takut dia akan kenapa kenapa jadi aku memutuskan untuk melajang dan mengasingkan diri…" Ucap Hitam…


"Hah kau benar tetapi untungnya aku kuat dan bisa menjaga istriku…dan apakah kau ingin istri maka aku bisa mengabulkannya…tetapi dengan 1 syarat kau harus membuat para Manusia Mempercayai Naga itu baik dan juga harus menjalin hubungan dengan para Phoenix dll…Mau?" Tanya Adi


"hah…Aku akan menolak…" Ucap Hitam


"3 Istri…" Ucap Adi Yang bernegosiasi…


"Umm…tidak" Ucap Hitam


"Baiklah tidak jadi karena Istri tidak bisa di anggap sebagai barang…jadi aku akan memberimu saja…" Ucap Adi lalu Membuat Naga Berwarna putih berkelamin perempuan…


"Silahkan kalian kenalan…oh iya Nama Dia Sili Silahkan kenalan…dan juga aku hanya membuat nya jatuh cinta kepadamu saja dan akan setia…" Ucap Adi lalu pergi…


Setelah Adi pergi Hitam Langsung mendekati Sili dan berkata


"Ha-halo…" Ucap Hitam


"Halo Suamiku!" Ucap Sili dengan bahagia dan memeluk Hitam yang sudah berubah menjadi Bentuk manusia…


"Umm…Apakah kau ingin menjadi istriku?" Tanya Hitam


"Tentu saja!" Ucap Sili dan Hitam tersenyum lalu bergumam


"Aku akan melakukan Apa yang kau katakan Tuan!" Ucap Hitam Dan langsung mengajak Sili mengobrol


Disisi Adi dia tersenyum menyeringai karena dia Tidak mau lagi untuk mendamaikan dunia apalagi dunia Kultivator yang notabenenya Dunia yang mengandung Hukum liar…


"Akhirnya aku bisa Fokus untuk mencari istri…" Ucap Adi lalu Pergi kekaisaran Ma untuk bertemu Ah Wei…


Sesampainya disana Adi langsung pergi ke ruang kerja Ah Wei dan dia melihat Ah Wei sedang Di marahi Para Permaisurinya kecuali Permaisuri pertamanya…


Adi yang melihat itu aneh lalu menarik Ah Wei menggunakan kekuatannya dan pergi ke halaman Belakang…


"Ah Wei…kenapa Istri pertamamu seperti itu?" Tanya Adi


"Oh itu karena karena pernikahan Secara sepihak karena kaisar terdahulu Yaitu Ma Hei dia tidak mempunyai Cucu Atau Anak Laki laki…dan para menantunya menolak menjadi kaisar karena ingin terus bersama keluarga…dan akhirnya dia memilih Ma Fei menikah Dengan Ku…Dari keluarga pertama Yaitu keluarga Ah…" Ucap Ah Wei dan Adi mengangguk dan langsung menteleport Ma Fei dan bertanya


"Kenapa Kau tidak menolaknya?" Tanya Adi kepada Ma Fei


Ma Fei yang kaget dia Berkata dengan gugup


"Cobalah untuk mencintai Ah Wei…" Ucap Adi tetapi Ah Wei berkata


"Yang Mulia Tenang saja Istri ke dua Saya Juga Keluarga Ma Dan Saya Bisa Menceraikan Ma Fei untuk mencari kebahagiaannya sendiri…" Ucap Ah Wei


"Hah…aku setuju saja…tetapi kau tahu kan betapa cintanya Ah Yin kepada Ma Fei?" Tanya Adi


"Hah…kau benar dia telah menganggap Ma Fei sebagai Ibu keduanya padahal Seharusnya Ma Fei adalah Bibinya Sendiri…" Ucap Ah Wei


"Ah Wei kemana Ah Yin?" Tanya Ma Fei


"Dia Telah menjadi Istri Yang Mulia dan Sedang bersama Saudarinya di Dunia Jiwa milik Yang mulia…" ucap Ah Wei


"Ba-bagaimana mungkin!…kembalikan Keponakanku yang Polos itu!…meskipun kau adalah dewa aku tidak takut!" Ucap Ma Fei yang membuat Ah We takut dan berkata


"Mohon maaf atas perkataan Ma Fei yang mulia…" ucap Ah Wei lalu menatap Tajam Ma Fei


Ma Fei yang melihat itu langsung Mengembangkan Pipinya seperti Bocah…


Adi yang melihat itu langsung mencubitnya dan Ma Fei yang melihat kesempatan ini langsung membuka topeng Adi dan berkata


"hahaha Aku memperlihatkan wajah jelek mu itu!" Tawa Ma Fei tetapi Ah Fei yang melihat itu terdiam dan sedikit mengeluarkan Darah Dari hidungnya…


Ma Fei yang melihat itu langsung melirik Adi dan langsung pingsan seketika yang membuat Adi geleng geleng kepala dan mengambil kembali topengnya lalu memakainya kembali…


"Ha…bawa dia ke tempat tidurnya aku ingin berjalan jalan kekaisaran tengah…" Ucap Adi lalu menghilang…


Ah Wei yang melihat itu hanya menghela nafas dan berkata


"Sungguh bahkan Wajahnya sangatlah tidak masuk akal pantas saja Yang mulia Sering memakai topeng…" Ucap Ah Wei lalu memanggil Pelayan perempuan untuk mengangkat Ma Fei ke Kamarnya…


Disisi Adi dia sekarang sedang Berjalan jalan di kekaisaran dan sedang memakan Cemilan berupa Daging Beruang…


Saat dia sedang berjalan jalan dia melihat seseorang berkumpul dan Adapun langsung pergi Melihatnya…


Saat Dia di sana Dia melihat Orang yang dia kenal yaitu Lan Qing dengan Seorang Lelaki yang kelihatannya Sangatlah Sombong dan sedang berjalan bersama…


Adi yang melihat itu tahu bahwa Lan Qing terpaksa Jadi dia memikirkan Caranya yaitu dengan Mengajak Lelaki itu Berduel…


Disisi Lan Qing Dia sedang mengobrol dengan Lelaki itu seperti akrab dan biasa biasa saja tetapi di dalam hatinya dia sangat jijik kepada lelaki ini karena Yang di hatinya cuman Adi seorang…dan saat mereka sedang mengobrol tiba tiba Asa yang menantang Lelaki itu…


"Oi Kau ayo berduel…" Ucap seseorang dengan Topeng Rubah…yaitu Adi


"Aku?" Tanya Lelaki itu dengan sombong…


"Iya kau aku dari tadi merasa muak dengan mu…" Ucap Adi Dan Lelaki itu akhirnya menerima ajakan Duel Adi


"Bersiap…mulai!" Ucap Lan Qing


Adi yang mendengar itu hanya diam dan Lelaki itu maju dan menghajar Adi tetapi dengan 1 Jarinya Adi dapat mematahkan Serangan Orang itu meskipun seharusnya diam juga tidak apa apa…


"Hah…Ternyata Kau lemah…jadi musnahlah…" Ucap adi dan tiba tiba Awan berubah menjadi hitam dan petir menggelegar…


"Huh?!…" Kaget semua orang kecuali Lan Qing yang melihat Kemampuan itu dia langsung berlari ke arah Adi lalu memeluknya…

__ADS_1


"Suami!" Ucap Lan Qing


"Hehe…Rupanya Qing'er sudah Mengetahuinya ya…Baiklah Aku akan pergi lagi jadilah kuat agar bisa selalu di sisiku…" Ucap Adi membuka sedikit topengnya lalu mencium Lan Qing di bibirnya…


Lan Qing Yang merasakan itu seketika memerah dan malu…


'Suami Bodoh!…dan aku harus menjadi kuat agar selalu di sampingnya dan tidak menghalanginya…' Batin Lan Qing dan Melihat lelaki Tadi mati tersambar petir…


'Hah…Untung keluarganya di bawah ku kalau dia anak kaisar mungkin Aku harus melakukan beberapa Tindakan…' Batin Lan Qing lalu Pulang dengan Perasaan Sedang karena bertemu Adi kembali…


Disisi Adi dia sekarang Sedang Diam di atas Dan sedang melihat Lan Qing berlatih dengan keras…


"Tak kusangka Dia telah berubah…" Ucap Adi Lalu melihat Ayah Lan Qing Sedang memperhatikan Anaknya yang Setiap Hari berlatih keras…


"Ayahnya pun kaget tapi biarlah itu agar dia cepat dewasa…" Ucap Adi lalu pergi tidak lupa Dia meninggalkan surat Di Samping Makanan Lan Qing…


disaat Lan Qing telah Berlatih dia ingin beristirahat dan makan…saat dia ingin makan dia melihat q kertas yang bertuliskan


"Sampai jumpa Di turnamen sayang…oh iya aku Mewakili Benua Barat jadi hati hati…dan sampai jumpa!"


Lan Qing yang melihat Surat itu hanya tersenyum senang Dan Saat dia tahu Ada ayahnya yang melihat dirinya dia langsung menjadi dingin kembali…


Ayah Lan Qing yang melihat Anaknya bertingkat Aneh dia Heran Dan berpikir…setelah beberapa menit berpikir akhirnya dia tahu bahwa anaknya sedang jatuh cinta kepada seseorang…


"Tak kusangka Anakku sudah dewasa…" Ucap Ayah Lan Qing lalu pergi ke tempat kerjanya…


Disisi Adi dia Sekarang berada di Dalam tempat kerja Milik Ayahnya Lan Qing…dan saat ayah Lan Qing Sampai dia kaget dan langsung bersiap dalam mode bertarung


"Siapakau!?" Tanya Ayah Lan Qing…


"Hoo…tenang saja kau duduklah pak tua…" Ucap Adi lalu Ayah Lan hanya menurut karena dia takut Seluruh Clan nya kenapa napa…


"Baiklah kenapa kau kemari?" tanya Ayah Lan Qing


"Aku hanya ingin kau melatih Lan Qing Sampai Kuat…dan juga Aku suaminya…hehe…" Ucap Adi dan Seketika Ayah Lan Qing kaget lalu berkata


"Tidak mungkin!…jika Qing'er ku menikah pasti aku sudah tahu!" Ucap Ayah Lan Qing


"Ha…Ayo keluar dan temui Anakmu…" Ucap Adi lalu dia keluar dan Ayah Lan Qing mengikutinya


Sesampainya di tempat latihan Lan Qing Adi langsung berkata


"Sayang…" Ucap Adi dan Lan Qing yang mendengar suara ini dia berbalik dan saat dia melihat seorang pemuda memakai topeng dan auranya sang hangat itu dia berlari dan berkata


"Suami!" Ucap Lan Qing yang mengagetkan Ayahnya…


Saat sudah Dekat Lan Qing langsung melompat ke pelukan Adi dan memeluknya dengan Erat…


"Hehe…Apakah suami akan tinggal disini?" tanya Lan Qing


"Tidak Sayang…Suami mu ini banyak masalah dan harus menyelesaikan semuanya…" Ucap Adi dan mengelus kepala Lan Qing


Lan Qing yang mendengar itu sedikit kecewa tetapi dia tahu bahwa adi ingin melindunginya dari bahaya apapun…


"Oh iya suami kenapa kemari?" tanya Lan Qing Yang masih memeluk Adi


"Oh itu karena Aku ingin bertemu Ayahmu dan juga Menyuruhnya untuk melatih mu…soalnya Anak Dari kekaisaran Barat Sangat kuat dan berada di tingkat Saint atau mungkin sekarang sudah melebihi itu…" Ucap Adi dan Seketika Ayah Lan Qing kaget kecuali Lan Qing yang heran karena tidak tahu tingkatan itu…


"Umm…Tingkatan apa Itu suami?" Tanya Lan Qing


"Itu tingkatan Di Atas Nirwana…" Ucap Adi dan Lan Qing terdiam…


"Kau juga tahu bukan Wahai Ayah mertua…" Ucap Adi lalu Ayah Lan Qing menatap tajam Adi dan bertanya


"Dari Alam mana kau?!" Tanya Ayah Lan Qing


"Aku Dari alam Dewa…" Yang membuat Dia terdiam lalu berkata


"Kau pak tua!" Ucap Ayah Lan Qing dan membuka Topeng Adi seketika Dia langsung Mimisan dan Lan Qing yang melihat Ayahnya mimisan dia kaget dan melihat muka Adi…dan Seketika Pingsan…


"Meskipun aku dari alam Dewa aku adalah anak muda dasar pak tua!" Ucap Adi lalu membawa Lan Qing ke kamarnya dan Adi sudah tahu tempatnya…


Saat Sampai di kamar Adi langsung menurunkan Lan Qing dan ingin pergi tetapi Lan Qing bangun dan menarik Adi…


"Kenapa kau cuman pingsan sebentar?" tanya Adi


"Hehe…aku bisa cepat bangun karena mempunyai firasat bahwa kamu akan pergi dan meninggalkan ku…" Ucap Lan Qing sambil memegang erat tangan Adi


Adi yang mendengar itu langsung membuka topengnya dan duduk di sebelah Lan Qing


"Qing'er istriku…aku tidak akan meninggalkan mu jika kamu tidak mengusir ku dan menyuruhku untuk tidak bertemu kembali…" Ucap Adi dan mengusap kepala Lan Qing yang memerah…


"Su-suami…ayo lakukan itu…" Ucap Lan Qing malu malu…


"Memangnya kamu siap?" tanya Adi


"A-Aku siap!" Ucap Lan Qing


"Hah…kamu belum siap Sayang…jadi nanti saja saat sudah Turnamen Antar Kekaisaran di mulai…" Ucap Adi…


Lan Qing yang mendengar itu kecewa dan Mengeluarkan Air matanya…


Adi yang melihat itu langsung menghapus Air mata Lan Qing dan berkata


"Kamu tenang saja Sayang aku akan datang kesini kok…" Ucap Adi tetapi Lan Qing langsung mencium bibir Adi…


Adi yang merasakan ini hanya Diam Dan bermain mengikuti Lan Qing…


Setelah Berciuman Adi berkata


"Kau yakin Qing'er?" Tanya Adi


"Un…Aku Ingin melakukannya agar aku sudah menjadi istri sah nya suami!" Ucap Qing'er dan langsung membuka Bajunya dan Adi pun melakukannya dan akhirnya Terjadilah Peperangan Selama 1 Malam yang membuat Keluarga Lan Terdiam karena Adi Lupa Memasang Peredam Suara…


………


Segini aja soalnya malah mau 3000 kata :v


Sampai jumpa Chapter besok mungkin klo saya ada ide:)

__ADS_1


__ADS_2