Starlight System

Starlight System
ch.12 berpisah


__ADS_3

“Maaf aku tidak bisa….”


“ke-kenapa…kak Yan San tidak bisa ikut?” tanya Xu Yu dengan mata berkaca-kaca, dia sudah senang bertemu dengan laki-laki yang dia inginkan, dia juga senang Yan San akan mengikuti kompetisi untuk memperebutkanya, tetapi dia sedih sekarng Yan San menolak tawaran yang dia berikan.


“karena…” Yan San berdiri dan melanjutkan kata-katanya “Aku ingin berpetualang! Berpetualang ke berbagai tempat untuk memperluas wawasanku! Dan juga agar aku bisa bertambah kuat!” ucap Yan San dengan percaya diri.


Semua orang terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh anak laki-laki yang baru berumur 10 tahu itu, walau sudah banyak anak seumuranya mengatakan nya tersebut tetap saja mereka terkurung oleh keluarga dan sekte mereka.


Tapi kasusnya berbeda dengan Yan San bila anak berusia 10 tahun ini memiliki pencapaian yang luar biasa tapi masih belum di ketahui banyak orang berarti dia adalah seorang petualang dari aliran bebas.


Sangat jarang bertemu cultivator aliran bebas, hanya pendekar yang ada di aliran bebas hanya saja jumlah mereka juga tidaklah banyak, karena jarang sekali petualang aliran aliran bebas memiliki teknik itupun mereka dapat dari hasil temuan mereka, entah itu dari mayat, di reruntuhan, dan menemukannya di sembarang tempat.


“kalau begitu kak san harus membawaku!” teriak Xu Yu, dirinya juga ingin berpetualang tetapi pelatihanya masihlah rendah, ayahnya juga melarang dia berpetualang sendiri.


Jadi Yan San adalah harapan terakhirnya untuk bisa pergi berpetualang.


Semua orang ingin mengingatkan Xu Yu, tetapi Yan San lebih dulu mengatakannya dengan tegas.

__ADS_1


“Tidak! Aku saja yang sudah berpetualang selama 1 tahun terakhir hampir mati menghadapi siluman yang berada di ranah master*9!, apa kau tahu! jika aku tidak memakai teknik warisan keluargaku mungkin aku sudah mati sejak dulu!” teriak Yan San dengan air mata yang merembes keluar


“jika dulu aku memiliki kekuatan sebesar ini keluarga Yan-ku dan desa bintang biduk tidak akan musnah! kau tahu! jadi jangan egois!” tegas Yan San meninggalkan semua orang dengan perasaan terkejut, memang semua yang tadi Yan San katakana adalah kebohongan tapi kebohongan itu di kuatkan dengan acting Yan San sehingga semua orang mengira itu adalh sungguhan, Xu Yu berada di kondisi paling buruk, wajahnya basah akan air mata yang mengucur deras.


“Hiks…hiks…kak Yan San…hiks…” tangis Xu Yu pergi meninggalkan semua orang yang sedang duduk, dia berlari kea rah penginapan yang ternyata sama dengan miliki Yan San bahkan tanpa Xu Yu sadari tetangga kamarnya yang dia anggap misterius adalah Yan San sendiri.


Yan San mencari tempat di mana semua orang akan menerbangkan Lentera mereka tak lupa mereka menuliskan permohonan mereka di Lenteranya.


Tidak mempedulikan semua itu Yan San menuliskan kata ‘kuat’ di Lenteranya.


“Lihat! Lentera pertama sudah terbang!”


tidak mau ambil pusing Yan San melakukan hal sama dengan mereka, Lentera milik Yan San menjadi perhatian banyak orang bukan hanya miliknya, dua Lentera lainya menjadi pehatian banyak orang yang satu memiliki wajah yang mirip deng Yan San, dan yang satu lagi dengan gambar pedang yang mengeluarkan energy, lebih mirip bintang jatuh jika dilihat dari jauh seperti sekarang.


Di dalam kamar penginapan Xu Yu yang melihat Lentera berterbangan di langit mengambil lenteranya,Xu Yu yang masih menangis menuliskan harapanya agar bisa berpetualang bersama Yan San dan menjadi kuat bersama, dia terbangkan lentera itu dari jendela kamarnya tidak terpikirkan olehnya walau Xu Yu di anggap jenius oleh semua orang tetapi di mata Yan San Xu Yu adalah wanita lemah yang akan menjadi beban.


Sementara seorang perempuan dengan Lentera pedang energy yang lebih mirip bintang jatuh itu, menuliskan permohonan agar dirinya bisa mendapat teman berpetualang yang kuat untuk menutupi Kelemahannya.

__ADS_1


Lentera mereka bertiga saling mengait tanpa di sadari oleh mereka, Yan San kemabali ke kamarnya untuk mengambil barang-barang yang telah dia persiapkan siang tadi.


Saat keluar dari kamarnya dirinya tidak sengaja berpapasan dengan kepala keluarga Xu yang sedang membujuk seseorang di dalam kamar.


            “Jangan bilang kalau kamar sebelah adalah kamar Xu Yu…” ucap Yan San.


“Ehm… Memang benar ini adalah kamar putri ku, dulunya kamar yang kau tempati adalah kamar putriku” ucap Xu Ru wang menjelaskan.


Tidak habis pikir,Yan San menghembuskan nafasnya, dia tidak pernah meninggalkan kamar lewat pintu depan dia lebih suka meninggalkan kamar melalui jendela dengan memakai jubah yang sering di gunakanya untuk menyamar.


“Paman Xu tolong katakana pada Yu’er bahwa aku Yan San dengan khusus meminta maaf padanya karena berkata kasar” ucap yan san berpesan pada kepala keluarga Xu.


Xu Ru wang menggelengkan kepalanya, “Tidak seharusnya aku yang berterima kasih padamu, memang benar Yu’er perlu di tegaskan hanya saja aku tidak tega melakukanya, kau tahu sendiri…” ucap Xu Ru wang sedih mengatakan pendapatnya.


Yan San menepuk pudak Xu Ru wang “Bukan kamu yang salah dan juga bukan Yu’er yang salah, salahkanlah sifat asli manusia yang serakah dan ingin menguasai segalanya yang masih melekat di tubuh Yu’er” ucap Yan San, setelah berucap demikian dia meninggalkan keluarga Xu di lorong kamar.


ketika Yan San mendekat di meja yang biasa di gunakan Yin Wei kosong dia meletakan secarik kertas yang di tumpuk kunci kantong berisikan koin emas.

__ADS_1


Setelah meletakanya Yan San berjalan keluar dirinya berpapasan dengan anak perempuan yang cantik, berambut hitam panjang, dengan mata hijau zamrud di usianya yang muda membuktikan bahwa dia akan menjadi wanita yang begitu cantik.


__ADS_2