STORY : Something Creepy.

STORY : Something Creepy.
chapter 1


__ADS_3

Story 1. I LOVE YOU


'ini gila!'


Aku berlari menaiki tangga, menuju kamar kost pacarku. aku tidak tau salahku dimana, pacarku selingkuh. dia selingkuh!


Aku mendatangi mereka, aku marah, Lalu kami bertengkar dan semuanya terjadi begitu cepat.


Pacarku memukul kepala gadis itu, darah berhamburan dan aku berteriak kencang. Ini kacau! Sangat kacau hingga aku pusing. Aku pingsan.


-


Samar-samar aku merasa kami bertiga sedang dalam mobil, entahlah menuju kemana kami pergi. Aku melihat pacarku gemetaran, wajahnya pucat. Akupun sama pucatnya, aku tidak ingin semuanya berakhir seperti ini.


apa yang akan terjadi pada kami selanjutnya?


-


Kami berhenti di tengah hutan, lalu pacarku mulai menggali tanah dengan tangan gemetaran. Itu pilihan yg baik, jika tidak. dia akan ditangkap polisi.


"Bruk"


Pacarku melemparkan tubuh gadis itu kedalam tanah galiannya. Matanya memerah, dia menangis.


"Maafkan aku hiks, sungguh maafkan aku sayang"


Itu kalimat terakhir yg aku dengar darinya, sebelum tanah menutupiku.


story 2. Gemini


Diana dan aku sudah berteman sejak SMA, kami juga berencana mengambil jurusan yg sama saat kuliah. Aku sangat senang berteman dengan diana, dia baik, lucu, dan sangat ceria.


Kami bertemu edo, dia sejurusan dgn kami. Edo cowok yg humoris, orang-orang pasti akan cepat akrab dengannya.


Aku menyukainya.

__ADS_1


Tapi diana menyukai edo.


Dan sepertinya edo juga menyukai diana.


Ini pertama kalinya aku merasa sangat cemburu, benci, dan marah. Dalam satu waktu. Aku selalu bisa menahan sisi amarahku dan hanya menampilkan sisi baikku. Tapi kali ini, kurasa tidak.


-


"Kau membunUhnya." Aku melihat pada orang yg berdiri didepanku, dia tertawa dengan wajah ceria.


"Itu kau"


"Apa?" Aku menatapnya dengan kening berkerut, apasih maksudnya.


"Kau tau maksudku, itu kau."


"Aku bukan! Kau! Itu kau!!" Aku berteriak keras kearahnya, kesabaranku menipis.


"Well, itu aku. Jadi apa? Ingin melaporkannya? Orang-orang tetap akan mengira kau yg membunuh. Kau memang membunuhnya hahaha"


Prang!


Cermin itu retak, retak sangat banyak. aku melihat wajahnya di cermin retak itu, orang itu masih tertawa riang.


-


Aku keluar dari toilet, kemudian kembali kedalam ruangan tempat orang-orang berkumpul. Mereka menangis, Diana menangis sangat keras sekali. Aku memeluknya, sangat erat.


"Diana, berhenti menangis."


Milikku.


Selamanya milikku.


Benarkan, helen? Dia milik kita.

__ADS_1


Story 3. Beef


Aku mempunyai teman dekat di perguruan tinggi. Kami tidak bisa disebut sebagai sahabat juga (aku tidak sedekat itu dengannya) dalam kawasan kampus aku bergaul dengannya, diluar dari kampus aku tidak tau apapun tentangnya.


Seminggu yang lalu dia sudah selesai melaksanakan ujian akhir, aku tidak hadir waktu itu. Jadi aku menawarkan diri untuk memasak makan malam untuknya, di rumahku tentunya.


_


_


_


"Harus ku akui mel, kau chef yang baik. Masakanmu enak sekali"


Aku tertawa mendengar perkataannya, yah aku memang pintar memasak.


"daging apa ini mel? Rasanya berbeda, apa cara memasakmu yg membuat rasanya beda?"


Aku yg sedang mencuci piring di wastafel dapur berbalik ke arah dirinya, aku berniat menggodanya sedikit.


"Ouh.. itu daging manusia jeff!"


Wkwkw aku tau dia orang yg paranoid, sekalian aku kerjaiin saja. Kulihat jefri terdiam lama di meja makan, tuh kan! Ck dasar penakut anak itu. Aku berbalik hendak melanjutkan cucian piringku, kemudian aku mendengar jefri berbicara pelan.


"Seingatku rasanya tidak seperti ini"


Astaga dia masih memikirkan candaanku tadi, jefri oh jefri~~


_


_


Eh?tapi tunggu!


Ku balikan badanku ke arahnya sekali lagi, hah? Maksudmu?

__ADS_1


__ADS_2