
Story 13. No.urut 28
_
_
ttk...ttk
aku mengetik cepat di atas keyboardku.
"hey"
"hmm?"
aku menoleh kearah belakang, ke arah ranjang tempat tidurku.
"Ceritakan kisah horor, ayolah. Kau kan sering menulis kisah kisah horor disosmed mu"
ini Angelina, teman kampusku. kami se-angkatan tapi tidak begitu dekat.
aku kenal dia saat mengerjakan tugas kelompok dari dosen seminggu yg lalu. Dia baik dan juga lucu, banyak orang yg cepat akrab dengannya termaksud aku, aku senang berteman dengan dia.
Malam ini, kami sedang mengerjakan tugas riset dirumahku, hari sudah gelap dan diluar juga hujan. jika hujan tidak berhenti, angelina mungkin akan menginap.
"Ok ok akan kuceritakan" aku duduk di kursi belajar sedangkan angelina rebahan di ranjangku.
well, Dia tau aku mempunyai hobi kecil menulis cerita horor. beberapa teman kampuski memang tau bahwa aku sering menulis cerita cerits dengan tema horor.
__ADS_1
"Cerita ini kisah nyata, tentang kisah pembunuhan berantai yang mengincar para korban"
Angelina memberbaiki postur tidurnya agak menyamping, untuk lebih mudah melihatku. aku kemudian melanjutkan ceritaku.
"Pembunuhan ini tidak dilakukan oleh manusia, tapi sebuah cerita"
"Cerita? Maksudmu?" Angelina mengerutkan keningnya tanda tidak paham.
"Sebuah cerita yang jika kau dengar konon katanya dalam jangka waktu 24 jam setelah seseorang mendengar cerita itu, dia akan meninggal"
Kami terdiam lama, sangat sunyi. sampai angelina tertawa, dia tertawa sambil memegangi perutnya dia tertawa.
"Astaga ini lucu sekali, cerita yg bisa membunuhmu? Hahaha sungguh Alia, aku kan minta diceritakan kisah horror, bukan kisah lucu. Mana ada manusia yg bisa mati cuman karna dia mendengar cerita horor? Ngaco banget kamu"
Aku hanya menatap ke arah angel kemudian berbalik kemeja belajarku untuk melanjutkan tugas riset kami.
"Kamu beneran pengen tau ceritanya?gak takut?"
"Takut apaan? Takut mati karna denger cerita itu? alia, ya ampun emangnya kamu fikir aku anak SD yg percahaya hal-hal konyol begitu? Ya enggak lah. Udah ceritain aja kisahnya"
"Ok kamu yg minta"
"Ceritanya dimulai tahun 90an, ada seorang anak kecil yg tinggal disebuah desa bawah kaki gunung-"
_
_
__ADS_1
_
_
"Jadi kalau mau terbebas dari kutukan cerita itu, kita harus menceritakan kisahnya sebanyak 99 kali ke orang yg berbeda? Gitu?"
Aku mengangguk membenarkan perkataan angelina.
"Kamu ini berbakat banget sih buat cerita horror, gila sih kalau ada produser yg tau kamu se-berbakat ini mereka pasti bakalan ngejar kamu" angelina kembali tertawa sambil memegangi perutnya.
"Serius alia, kamu berbakat banget. kalau dijadiin film mereka pasti bakalan ngira kalau ini di angkat dari kisah nyata. Uhm-udah jam berapa sekarang? Aku balik aja deh, hujan udah reda. Aku mau mampir ke kost johan juga"
Angelina membereskan barang bawaannya, dia mungkin akan bermalam di kost johan. Pacarnya.
"Kamu hati-hati, angel"
_
_
_
"Halo? Alia? Kamu masih tidur yah? Ini aku linda. Kuliah gak jadi masuk hari ini, angkatan mau ke rumah angelina, dia kecelakaan semalam, katanya sih pas mau kekost johan. Kamu gausah ke kampus, langsung ke sini aja yah. Biip-"
Kupandangi layar handphoneku lama, bibirku melengkung ke atas. aku tersenyum bahagia.
"Ke-28"
__ADS_1