Story' With Tuan Muda Al

Story' With Tuan Muda Al
Episode 2


__ADS_3

🌼✨HAPPY READING🌼✨


Amora menyenderkan kepalanya ke jendela. Hari ini kelas XII IPA 4 sangatlah ricuh, ada saja kejadian yang dilakukan para murid di kelasnya. Kelas XII IPA 4 terkenal dengan murid-muridnya yang sangat nakal, sering masuk BK karena hal-hal yang sudah jelas dilarang oleh sekolah. Amora hanya bisa mengusap dadanya pelan, ia sangat ingin cepat lulus saja daripada harus berada dengan orang-orang biang masalah.


"Ra, udah dapat pekerjaan?" Tanya Melia teman sebangkunya yang cukup beres


"Udah kok, Mel"


"Kerja apa?"


"Jadi asisten"


"APA? Kenapa harus asisten sih, Ra?"


"Nggak papa kok, Mel. Mora udah bersyukur banget bisa dapat kerja dalam waktu singkat"


Melia menghela nafas berat. "Yaudah deh, Lo semangat ya kerjanya kalo ada masalah cerita sama gue"


"Iya, Melia" ucap Amora sembari mengulum senyumnya


"Kantin yuk laper gue"


"Yasudah ayok"


KANTIN


Amora dan Melia duduk di kursi kosong yang tidak jauh dari kursi khusus untuk para pacar Alfa. Calysta si ratu prestasi terlihat jelas sedang berbincang dengan pacar Alfa yang lainnya, ya mereka sedang berkumpul sekarang.


"Ohiya, Mel, aku mau tanya"


"Tanya apa, Ra?"


"Tadi aku lihat ada dua cewek yang Deket banget sama, Alfa, mereka siapa?"

__ADS_1


"Pacarnya, Alfa, lah pasti"


"Dua cewek gitu?" Tanya Amora sambil mengernyitkan keningnya


"Lo ngga tau ya julukan dia di sekolah apa?"


Amora menggelengkan kepalanya


"Ya ampun, Mora, Lo selama ini kemana aja?


"Ya aku memang nggak tahu kok"


"Playboy kaki Lima, Alfa Arthaya Pramana, cowok arogan dan tampan yang terkenal playboy, jadi ya, Ra, setiap 1 bulan sekali dia udah pasti ganti pacar dan pacarnya itu selalu berjumlah 5 orang setiap bulannya dan itu dua cewek yang duduk bersebelahan menghadap ke timur namanya, Calysta, pacar tetap, Alfa, selama 2 bulan, yang sebelahnya itu namanya, Prilly, pacar tetap, Alfa, juga selama 2 bulan ini, yang lain gue ngga tau new mem soalnya"


Amora menggelengkan kepalanya heran ternyata cowok yang tidak banyak bicara seperti Alfa justru mempunyai banyak pacar. Hahaha playboy kaki lima, Amora tertawa geli dalam hati begitu tahu julukan tuan muda nya.


Tidak lama kemudian datanglah dua insan lelaki yang tengah berjalan menuju meja para gadis yang sedang asik berbincang, Alfa dan Fathan. Amora membulatkan kedua matanya begitu manik-manik matanya melihat sosok yang sangat ia kagumi selama ini, Fathan Hasibuan. Si cowok mulut cabe yang mengetuai geng basket selama 2 tahun.


Melia mengayunkan tangannya di depan wajah Amora. "Kenapa, Lo?"


"Aish, gue kira Lo lagi lihatin, Alfa"


"Ya nggak lah, enakan juga lihatin, Fathan, Mel"


Alfa melihat sekeliling dan tanpa sengaja kedua mata mereka bertemu tanpa aba-aba, membuat Amora terkejut dan sedikit ketakutan dengan tatapan tajam yang Alfa lemparkan padanya. Amora mengedarkan pandangannya dan memilih fokus pada es jeruk di tangannya.


 


\*


 


Amora berjalan keluar gerbang bersama Melia. Dia tidak berniat sama sekali untuk pulang bersama dengan Alfa. Terlebih lagi dia tidak mau jika seisi sekolah tahu kalau dirinya sekarang bekerja sebagai asisten tuan muda Al. Bukan karena malu tapi karena ia malas jika harus menghadapi semua pacar Alfa belum lagi fans Alfa yang lainnya.

__ADS_1


"Lo pulang naik apa, Ra?"


"Naik angkot aja deh"


"Yaudah yuk bareng, kayaknya supir gue nggak bisa jemput juga"


Amora mengangguk pelan dan melanjutkan langkahnya yang diiringi Melia.


Titttttttt


Suara klakson mobil yang sangat nyaring di telinganya membuat ia dan Melia terkejut, spontan ia dan Melia menoleh kearah mobil tersebut. Mobil sport Lamborghini berwarna merah yang ia ketahui dengan jelas siapa pemiliknya.


Alfa membuka sedikit jendela mobilnya. "Masuk" titah Alfa dengan wajah datar


"E-eh, nggak usah, Mora naik angkot aja sama, Melia"


" cepat masuk"


"Ra, kok, Alfa, ngajak Lo pulang bareng?"


"Emh i-itu, Mel...."


Belum selesai bicara Alfa sudah lebih dulu turun dan menarik tangannya untuk masuk kedalam mobil. Melia mengendikkan bahunya acuh. Baginya itu tidaklah penting jika temannya diajak pulang oleh playboy kaki lima yang sangat populer itu.


Amora terdiam sepanjang perjalanan ditambah lagi ia sedang berada dalam satu mobil dengan ice boy. Rasanya seperti hanya ada dirinya didalam mobil itu.


Amora menghela nafas panjang dan mengumpulkan kekuatan nya untuk bicara pada Alfa. "Ttt-tuan"


Alfa yang mendengar ada suara kecil hanya meliriknya sekilas tanpa berniat menjawab panggilan gadis tersebut. "Tuan, besok lagi biar saya naik angkot aja ya" ucap Amora sambil menunduk karena sejujurnya dirinya sangatlah takut dengan Alfa. Alfa menghentikan mobilnya di tepi jalan, mengamati dengan jeli gadis di sampingnya yang sedang gemetar. Alfa mendekatkan wajahnya ke wajah Amora, mengangkat tengkuk leher gadis itu dengan kasar. "kalo bukan disuruh, kak Alden, gue nggak bakalan nyuruh Lo naik ke dalam mobil mewah gue" ucapnya dengan suara berat khas miliknya


Amora tak berani menjawab sepatah katapun ia hanya mampu memejamkan matanya dan meremas kuat rok sekolahnya.


Alfa kembali menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi tanpa perduli gadis itu akan takut atau tidak.

__ADS_1


dan Amora yang ketakutan memilih menggenggam seat back nya kuat tanpa membuka kedua matanya.


follow sebelum membaca dan like sesudah membaca😉


__ADS_2