STORY LOVE SMART GIRL

STORY LOVE SMART GIRL
35


__ADS_3

Aiko dan Sora sudah meminta maaf secara bersamaan, karena Aiko dan Sora mengakui perbuatan salahnya satu sama lain.


"Aiko, mumpung kamu belum dijemput mending kita ke kafe dulu biar sekalian refreshing untuk menyegarkan otak." Sora mengajak Aiko untuk pergi ke kafe.


"Tapi Sora, itu tempat kafenya jauh gak dari sekolahan soalnya nanti aku mau suruh Pak supir untuk jemput aku disana agak dekat gitu dari sekolahan." Tanya Aiko tempat kafenya itu dekat sekolah.


"Emm dekat kok dari sini, itu di depan seberang sekolah kita tuh ada kafe. Yuk buruan kesana." Sora menunjuk salah satu kafe di dekat sekolah.


Aiko masih mikir ikut apa tidak ke kafe bareng dengan Sora soalnya takutnya nanti kesorean pulangnya.


"Yaudah deh Sora aku ikut, tapi nanti aku pulang ya takutnya makin kesorean ke rumah." Aiko pun ikut dengan Sora ke kafe dekat sekolah.


Dave dan gengnya itu berjalan menuju kafe dan melihat sosok yang bernama Aiko. Ia ingin memberikan pelajaran buat Aiko yang udah nginjak harga dirinya.


"Hey guys itu ada Aiko yuk kita kerjain balik dengan cara culik dia dan ikat tangannya lalu bawa dia ke rumahku sekarang, gak usah lama lama." suruh Dave ketemannya.


"Siap Dave nanti rencananya kayak gimana biar gak ketahuan." Ucap temannya.


"Nanti aja kita atur strategi dulu supaya si Aiko nih bisa keluar dari kafe tanpa temannya itu." Dave mengatur strategi untuk menculik Aiko tanpa diketahui oleh temannya.


"Okay" serempak temannya menjawab.


"Awas aja kau Aiko aku akan bikin perhitungan ke loh! Lihat aja nanti permainannya." Dave senyum smirk terhias di wajahnya.


Sora dan Aiko memasuki kafe yang ia kunjungi di depan seberang sekolahannya tersebut.


Aiko berjalan menyusuri dalam kafe untuk mencari tempat bangku yang kosong.


"Sora bentar ya aku mau cari tempat kosong disini." Aiko menepuk pundak Sora


"Oo iya kalau gitu aku pesankan makanan dan minuman ya" Sora langsung melihat kebelakang yang ternyata adalah Aiko.


"Ok" ucap singkatnya


Aiko melanjutkan melihat tempat kafe tersebut makin lama makin rame, membuatnya semakin sulit untuk mencarinya.


"Emm gimana ya! Aku terobos aja kali ya supaya dapat tempat lebih cepat." Aiko mempunyai akal supaya lebih cepat dapat tempat yang kosong.


Tetapi Aiko terus menerobos pelanggan kafe tersebut.

__ADS_1


"Gimana nih aku makin terobos lebih jauh makin lama aku jadi sesak disini karena badan orang disini lebih gede daripada aku" Aiko ingin memutuskan untuk tidak terobos lebih dalam.


Dave dan Geng melihat Aiko kesusahan di tempat yang sempit saatnya ia melakukan rencananya.


"Guys lihat tuh Aiko lagi sendirian sekarang, gimana kalau kita culik sekarang!" Dave memerintahkan Gengnya untuk menculiknya sekarang.


"Okey dave, tapi aku mau kasih sapu tangan dengan alkohol." salah satu temennya udah menyiapkan semua untuk penculikan.


Dave dan gengnya gak sabar untuk menculiknya sekarang juga.


Temannya Dave berjalan lebih sedikit agar tidak diketahui oleh Aiko.


"Saatnya sekarang" Teman Dave pun mengeluarkan sapu tangan dan ingin membekap mulut Aiko.


"Emm emm" Suara jeritan Aiko


Tetapi tidak berapa lama Aiko pun gak sadarkan diri ia pingsan sekarang di pelukan temannya Dave.


"Akhirnya berhasil juga untuk kasih obat bius ke Aiko, ternyata gampang juga ya." Teman Dave dengan bangganya ia merangkul si Aiko dihadapan Dave.


Dave melihat Temannya membawa Aiko dihadapannya.


"Sekarang kamu berhasil kasih biusnya, sekarang bawa ia ke mobil sekarang juga cepat." Perintah Dave.


"Emm luh kagak usah tanya langsung aja bawa ke mobil sekarang buruan nanti Aiko keburu bangun." Dave menyuruhnya lebih cepat dibawa ke mobilnya.


"Iya iya Dave sekarang luh sensian amat! Lagi PMS luh" kata temannya.


"Luh ngatain gue PMS, luh gak sadar kalau gue ini cowok bodoh. Cepat bawa sekarang malah bacot mulu dari tadi." Dave mendorong temannya.


Teman Dave langsung bawa Aiko ke mobil Dave untuk dibawa ke rumah Dave.


"Emm akhirnya gue dapetin luh Aiko nanti luh bakal nyesel karena nolak cinta gue. Habis luh di genggaman gue." Gumam Dave ingin menjatuhkan sikap Aiko untuk tunduk kepadanya.


Dave sambil gumam ia berjalan menuju ke mobilnya untuk menyetir kearah rumahnya.


Dave masuk kedalam mobil dan menstater mobilnya untuk pergi dari kafe sekarang juga.


"Udah semua gak ada yang ketinggalan kita berangkat sekarang juga" Dave menanyai sekali lagi ke Temannya.

__ADS_1


"Udah Dave sekarang luh boleh berangkat sekarang juga." suruh temannya untuk berangkat lebih awal.


"Okay aku mau berangkat nih, udah siap semua belum." Dave menyuruh temannya untuk pakai seatbelt.


Dave pun berangkat menggunakan kecepatan 80 km/jam untuk sampai ke rumanhnya.


Dave yang mengendarai mobil dengan kecepatan sedang akhirnya sampai juga di rumah.


"bawa sekarang di kamar yang kosong ya di sebelah kamar gue cepetan." Dave menyuruh temannya bawa si Aiko kedalam kamar kosong.


"Okay Dave" Kata temannya.


Temannya pun membawa ke kamar kosong dekat dengan kamarnya Dave lalu membaringkannya di kasur supaya nanti Aiko bisa bangun dengan nyenyak.


Disisi lain


Sora yang masih memesankan makanan dan minuman itu sangatlah lama, karena antri nya yang sangat panjang membuat Sora bosan menunggu lama.


"Aku mau cari Aiko ah siapa tau ada disini, masih cari tempat yang kosong buat kita makan bareng." Sora hendak mencari Aiko untuk menyapanya karena ia udah pesan makanan.


Hendak melangkahkan kakinya ke tempat Aiko berada tadi. Ia lihat tidak ada Aiko di tempat tersebut.


"Aiko kemana ya kok gak ada apa ia udah pulang karena aku tadi lama nunggu pesenannya." Sora berpikir kalau Aiko pulang karena menunggu lama.


Sora pun tidak memikirkan lebih jauh dari ia bayangkan nanti.


"Yasudahlah mau gimana lagi kan Aiko udah gak ada mending aku chat temenku ah kesini untuk makan bareng. Mumpung aku baik nih traktir teman teman." Sora menchat temannya untuk datang kemari.


End Disisi lain


Teman Dave pun turun tangga untuk menemui Dave yang sedang masak didapur karena ia belum makan siang tadi di sekolah.


"Hey Dave tumben luh masak! Biasanya bibi luh yang masakin kita. Apa ada Aiko ya mau kasih makan yang enak." Goda Teman Dave.


"Mata luh buta kali, orang jelas jelas gue masak ini ada tujuannya kali. Yang pertama karena gue laper, yang kedua gue mau kasih sesuatu yang spesial buat Aiko suapaya ia mampus makan makanan yang gue bikin, yang ketiga luh mending pergi dari sini gue gak bisa masak karena ada luh disini." Dave berbicara panjang lebar kayak kereta api lagi jalan.


"Okay Dave tapi kalau masak yang enak ya." Ucap teman sebelah Dave.


"Iya iya sana dulu aku gak konsen kalau ada kalian." usir Dave

__ADS_1


"Okay" serentak teman temannya.


Jangan lupa vote dan komen sebanyak banyaknya ya terimakasih.


__ADS_2