
Aiko sedih banget sekarang, sahabatnya yang sekarang gak datang untuk dirinya gara gara sahabatnya mau dekat ama Jeno.
"Sora kenapa ya sekarang kok agak beda dari sekarang? Apa sekarang dia udah suka ama cowok lain makanya sekarang berubah karena cowok doang." Aiko masih bingung dengan apa yang dipikirkan tentang Sora.
Yuta yang melihat Aiko sedang mikirin sesuatu dan pastinya itu lagi memikirkan Sora yang berubah gara gara dia lagi deket ama Jeno.
"Ish Sora sekarang gini ya? Apa gara gara Jeno dia bisa berubah 180° ini kepada Aiko. Padahal Aiko itu gak punya sahabat selain dia, apa ia gak kasihan kah ama sahabatnya sendiri." Batin Yuta
Yuta pun ingin menghampiri Aiko yang sedang di dalam kamar untuk membaringkan diri agar tidak sakit semua badannya gara gara kecebur di kolam kemarin.
Tok Tok
"Boleh nggak aku masuk ke dalam mau aku omongin sesuatu tentang Sora, karena aku tau Sora suka ama siapa. Jadi sekarang boleh ya aku masuk ke kamar mau ngomongin yang tadi." Yuta menjelaskan perlahan tentang Sora agar di bukakan pintu buat dirinya.
"Bentar Yuta aku bakal bukain pintu, tapi kamu kenapa kok tau kalau Sora suka ama yang lain. Apa kamu dah ngawasin dari dulu?" Aiko keluar dengan kaki sakit gara gara kemarin dan bukain nya bakalan lama.
Yuta pun menjawab dengan deheman khasnya yang bersuara deep voice layaknya suara orang yang lagi diajak tidur barengan.
Ceklek
"Emm Aiko kamu masih sakit kah kakinya atau lagi kram makanya jalan pun susah." Yuta khawatir dengan Aiko yang jalannya susah.
"Iya cuman dikit kok Yuta jadi kamu gak usah khawatir terus tadi kamu mau ngomongin apa tentang Sora." Aiko mempersilakan Yuta masuk kedalam kamarnya karena kayaknya penting.
__ADS_1
Yuta yang melihat Aiko kesusahan lantas dia membopoh Aiko kedalam kamar agar tidak terlalu sakit saat jalan. Karena bahaya kalau dia jatuh ke lantai gara gara dia tercebur di kolam.
"Aiko kamu duduk dulu ya di kasur aku nanti obatin kaki kamu yang bengkak, biar gak makin parah tuh memarnya gara gara Dave yang ceburin kamu ke kolam." Yuta masih khawatir ama Aiko gara gara kelakuan Dave kayak dakjal.
Yuta sebetulnya geram dengan kelakuan Dave, tapi mau gimana lagi di depan dia ada Aiko yang sedang berbaik hati gak mau berantem, makanya ia mau menjaga Aiko agar tidak digituin oleh Dave lagi.
Aiko merasa gak enak sama Yuta karena telah merepotkan banyak banget kepada Yuta dan yang lainnya, dan sekarang dia merepotkan Yuta gara gara kaki nya yang sekarang sakit dan ngilu apabila di gerakin dikit.
"Aiko aku mau tanya kain yang buat basuh kaki ada nggak? Sekalian aku bawain baskom buat kamu terus jangan lupa makan ama minum ya biar ada energi buat besok sekolah." Yuta tanya kepada Aiko dimana letak kain serta mengingatkan buat makan dan minum agar cepat sembuh.
"Itu di sebelah lemari ada kain bersih terus baskom nya ada di lemari, terus jangan lupa matikan ya airnya kalau ambil air buat baskom nanti." Dijawab oleh Aiko lalu memberitahukan bahwa nanti setelah ambil air matikan airnya terlebih dahulu sebelum ngobatin lukanya Aiko.
Yuta pun menjawab dengan kata singkat "Ok" lalu ia mencari kain bersih serta baskom yang udah diberitahu oleh Aiko. Tetapi ia bakalan bawa makanan dan minuman dari bawah menuju kamarnya agar setelah di obatin langsung makan makanan yang dibawanya dari bawah, agar cepat pulih buat kedepannya.
Aiko yang daritadi menunggu Yuta balik dari belakang kamar gak kunjung balik, akhirnya dia mau main Hp serta scroll IG agar gak boring buat nungguin Yuta doang.
Aiko masih mikir apakah ini yang namanya bully gara gara percintaan, emang ada yang suka ama aku? Tapi siapa juga yang suka aku? Gak tau dan gak mau tau siapa yang suka aku.
Yuta yang dari tadi melihat dan mendengar Aiko ngomong sendiri ama yang di HP tentang bully di IG.
"Kasihan ya Aiko takut ama yang namanya bully gara gara percintaan di IG, kayaknya Aiko bakalan jaga jaga kalau deket ama namanya cowok, apalagi sekarang dia gak mau dibully dan sama kejadiannya di IG." yuta padahal pingin dekat ama Aiko, tapi dia takut ama cowok dan hindarin dia selamanya.
Yuta juga kepikiran karena dia udah lama suka ama Aiko sejak ketemu pertama kali di kelas, dan itupun Aiko baik,polos,lugu serta cuek dan dingin kepada anak cowok.
__ADS_1
Itu yang ditakutkan akan terjadi pada dirinya maupun anak cowok lainnya yang deket, takutnya Aiko akan dibully kalau dia gak nerima cinta dari anak cowok yang lain.
"Yuta" Panggilan dari Aiko yang ditunggu daritadi kok gak nongol, karena lama amat ambil kain ama baskom.
"Iya bentar Aiko aku lagi bikin air anget buat minuman kamu biar kamunya rileks." Yuta berbohong kepada Aiko agar tidak dicurigai kalau dia daritadi nguping omongannya Aiko.
Tak berselang lama Yuta datang membawa kain, baskom serta air anget buat minuman Aiko.
"OO iya aku mau kompres kamu sambil bicarain Sora ya Aiko." Yuta pun mengambil kain serta kompres menggunakan air yang ada di baskom tersebut.
Yuta pun memulai pembahasannya mengenai Sora yang mulai suka ama seseorang cowok di sekolahnya.
"Jadi gini Aiko, Sora itu mulai aneh pas kamu itu menang olimpiade atau apa gitu, lalu si Sora itu dapat buket bunga dari cowok yang namanya Jeno. Apa cewek gak salting kalau dikasih ama cowok yang ganteng, pinter, serta cool kalau di sekolah? Tapi ya gitu buket bunga itu kan aslinya mau dikasih ke kamu cuman kamu dikasih duluan ama Dave, langsung potek tuh hatinya Jeno gara gara kamu nerima bunganya dari Dave."
"Nah disitu Sora mulai suka ama Jeno, karena dia lembut ama cewek dan apalagi yang satu ini yang bikin kamu lihat aneh lagi pada sifat Sora yang sekarang, yaitu Sora ditolongin pas kecebur di kolam renang aslinya dia mau nolongin kamu cuman kamunya aku yang nyelamatin jadi dia agak kecewa sih, terus kayak dia itu terpaksa nolongin Sora gara gara gak bisa nyelamatin kamu Aiko, tapi Sora kayak cemburu gitu kalau kamu deket ama Jeno karena dia mulai suka ama Jeno. Jadi gitulah ceritanya Sora suka ama Jeno." Yuta bercerita panjang lebar dan pastinya Aiko paham apa yang dimaksud itu.
"Okey aku paham Yuta, makasih ya" Aiko dah paham dan berterimakasih pada Yuta karena dah diberitahu kalau Jeno suka ama Aiko itu tulus ketimbang ama Sora.
"Kalau gitu aku keluar ya mau ambil makan ama minum kubawa kekamar ya terus aku taruh di sebelah kasur, habis gitu aku mau pulang dan pamit kepada ayahmu ya? Nanti kita ketemu lagi di sekolah." Yuta pun mengambil makan dan minum lalu pulang ke rumah biar gak terlalu sore nyampe ke rumah.
"Makasih banget ya Yuta kalau dah rawat aku selama seharian, besok aku mau bawa bekal biar gak beli di kantin. Agar kaki ku cepet sembuh dan biar enak buat jalan." Aiko juga gak mau repotin Yuta terus terusan gara gara kaki sakit Yuta jadi ikut bingung.
"Pinter jangan terlalu dipaksain ya kalau gak kuat" sambil ngelus rambut Aiko yang lembut itu dan wangi rambut itu bikin nyaman si Yuta buat gak bisa lupain Aiko yang ia sampai sekarang masih mencintai.
__ADS_1
"Kalau gitu aku pamit ya, jangan lupa dimakan makanannya sama minuman." Yuta pun pamit dari kamar Aiko lalu pergi buat berpamitan ama ayahnya.
Jangan lupa Vote dan komen dibawah tungguin Part selanjutnya ya makasih😍😘