STORY LOVE SMART GIRL

STORY LOVE SMART GIRL
42


__ADS_3

Aiko yang tadinya berada di luar sekarang ia ingin berada di dalam kelas, agar ia bisa memikirkan gimana caranya Yuta bisa balik lagi ke sekolah seperti kemarin marin.


Dan ia berjalan lalu berbalik badan agar jalannya enak kalau balik kedalam ke kelasnya.


Saat berada di depan pintu, Aiko melihat ada Dave, Jeno, dan Sohyun duduk rapi disitu seperti menunggu gurunya datang dan masuk kedalam kelasnya.


Aiko berjalan hingga menuju ke bangkunya untuk duduk.


Setelah duduk Aiko langsung membuka tasnya, dan mengambil salah satu buku favoritnya ialah BIOLOGI. Lalu ia baca tuh materinya dari bab awal hinggal bab 2 agar tidak terlalu capek saat bacanya nanti.


Jeno melihat Aiko belajar BIOLOGI kayak sedih ada yang ia pikirkan dari tadi.


Jeno gak banyak diam ia langsung menghampiri Aiko biar ia bisa belajar bareng dengan crush.


"Hai Aiko" sapa Jeno


Lalu Aiko menengok ke wajah seorang yang memanggil namanya.


"Iya" balas Aiko


"Boleh nggak aku duduk dekat kamu?" Jeno bertanya bolehkah ia duduk deket Aiko.


"Boleh kok Jeno" ucap Aiko sambil memegang buku yang berada di hadapannya.


Jeno merasa aneh kok di sebelah Aiko tidak ada Yuta yang berada di sampingnya.


Akhirnya Jeno memberanikan diri buat bertanya dimanakah Yuta berada sekarang?


"Aiko aku mau tanya boleh nggak?" tanya Jeno


"Boleh kok Jen" balas Aiko


"Sekarang kok kamu tidak bareng dengan Yuta, kalau boleh tau Yuta sekarang dimana ya?" tanya kembali Jeno


"Jadi Yuta tadi bareng sama aku, cuman ia sekarang berada di UKS gara gara nolongin aku." beritahu Aiko


"Oo tadi dia bareng sama kamu, tapi kok bisa Yuta berada di UKS ya. Gimana kejadiannya dia sekarang berada du UKS?" Jeno sekarang tau dari Aiko lalu bertanya kok bisa Yuta berada di UKS.

__ADS_1


"Jadi saat Yuta sebelum ke UKS, ia tadi berada di Parkiran nolongin anak yang kelahi,setelah keluar dari parkiran lalu menghampiriku tak berselang lama ia mendengar jejak kaki berada di belakang lalu mendorong aku dan dirinya yang kena tongkat base ball mengenai kepalanya dan leher jadi ia pingsan di tempat kejadian itu." Aiko menceritakan kejadian itu langsung mengeluarkan air mata saat melihat kejadian itu di ulang dari otaknya.


Jeno mendengar cerita dari Aiko, lalu ia melihat Aiko selesai menceritakan dan mengeluarkan air mata yang membuat nya ingin memeluknya sekarang.


"Eh Aiko kamu kenapa? Jangan sedih dong sini peluk aku biar gak nangis lagi, kita doain aja semoga Yuta tidak kenapa napa, dan semoga aja Yuta balik lagi sekolah seperti dulu." Jeno menyenangkan Aiko agar tidak nangis lagi.


Aiko mendengar ucapan Jeno lantas ia langsung memeluk Jeno agar tangisannya reda saat menceritakan kejadian itu terjadi lagi.


"Makasih Jeno" ucap Aiko berterimakasih kepada Jeno sambil meluk Jeno.


Jeno terkejut saat melihat Aiko langsung meluk dirinya yang sedang duduk di bangkunya Yuta sambil membawa buku yang berada di dadanya.


Lantas Jeno menaruhnya di meja agar ia bisa peluk balik si Aiko


"Sama sama cantik" Jeno memeluk Aiko dan menyebut Aiko dengan sebutan kata cantik di akhiran ucapannya.


Aiko yang mendengar itu pun biasa aja karena ia gak mau marahin Jeno langsung karena keadaannya sekarang lagi sedang berduka atas Yuta kritis.


Lalu Sohyun yang tadinya di kelas cuman melihat layar HP, dan mendengar Aiko nangis sesenggukan. Langsung aja Sohyun ingin melihat kenapa Aiko menangis sesenggukan lalu saat ia melihat, terkejut lah si Sohyun karena ia melihat Aiko menangis di pelukan Jeno dan pelukan Aiko sungguhlah erat.


Sohyun itu menghampiri dengan mengepalkan tangannya seperti batu besar yang mau dihantamkan ke seseorang.


"HEYY JENOOOO!!!" Teriak Sohyun di dekat Jeno.


Jeno yang sedang asik asiknya ia memeluk Aiko erat langsung kaget mendengar Sohyun teriak kenceng pas di kupingnya.


Lantas Jeno memutar balikan badannya dan melihat Sohyun lagi marah seperti orang kesetanan.


"Kenapa Sohyun kok teriak teriak segala? terus pakai mengepalkan tangan mu segala!" Jeno tanya sambil mengepalkan tangan balik buat ancang ancang mau pukul balik Sohyun.


Sohyun melihat Jeno juga sedikit keras kalau ngomong kepada dirinya, lantas ia juga ingin berdebat dengan Jeno lebih banyak tentang Sora yang kemarin berada di rumah Dave.


"Lo kalau ngomong jangan ngegas ya! Orang lihat dulu dan sadar diri kalau lo itu kemarin gak ikhlas saat nolongin Sora saat kecebur ke kolam renang." Sohyun langsung to the point dengan kejadian kemarin lalu ia ngomongnya sambil ngegass.


Jeno mendengar omongan Sohyun tentang kejadian Sora tenggelam di kolam renang di rumahnya Dave.


"Gua kan kemarin nolongin nya kepaksa jadi gak salah dong terus lo ngapain masih ungkit masalah yang kemarin lo umbar di sini sadar dong lo jadi orang" bela diri si Jeno

__ADS_1


"Kalau lo kemarin nolongnya kepaksa kenapa masih lo lanjutin hah! mending gua aja yang nolongin si Sora. Sadar diri Jen kalau lo itu dah besar, sekarang lo meluk meluk si Aiko terus disaat Yuta gak ada disini jadi lo ada kesempatan buat meluk meluk si Aiko. Sadar diri Jen lo itu gak disukai oleh Aiko terus yang disukai oleh Aiko itu Yuta bukan elo ngerti!!!" Sohyun makin panas dengan ucapan Jeno.


Jeno mendengar Sohyun mengatakan bahwa Aiko menyukai Yuta bukan dirinya, lantas ia langsung kaget dan buku yang ia pegang itu jatuh ke lantai dan tidak sengaja mengenai kakinya.


Aiko mendengar percakapan antara Jeno dan Sohyun langsung ia ingin memisahkan agar tidak terjadi pertengkaran yang hebat.


"STOPP!!! JANGAN BERTENGKAR" Bentak Aiko kepada Jeno dan Sohyun


Jeno yang kaget itu langsung menghadap kearah muka Aiko lalu dibarengin oleh Sohyun yang semula menghadap ke Jeno beralih ke Aiko semua tatapannya.


"Kenapa sih kalian bertengkar? Gak lucu tau gak kalian tuh udah gede semua, sekarang dah SMA saatnya kalian tuh menata diri kalian dan jati diri kalian bisa dirubah dimulai sekarang." Aiko marah marah kepada Sohyun dan Jeno


"Oo iya yang dikata oleh Sohyun itu memang benar kalau aku tuh udah mulai suka dengan Yuta, jadi kamu jangan berharap buat deketin aku lagi karena aku udah gak mau sama yang lain. Karena hati aku cukup buat Yuta seorang." Kata Aiko padahal ia itu belum ada rasa sama sekali dengan Yuta.


Jeno mendengar langsung perkataan itu keluar dari mulut Aiko.


"Tuhkan denger sendiri tuh perkataan dari Aiko bahwa lo itu udah gak disukai oleh Aiko, aku aja sadar diri yang sekarang suka dengan Aiko tetapi perasaan ku ini mau ku ilangin dari sekarang karena gak mau terlalu dalam mencintai Aiko lebih dalam. Sekarang mode untuk move on." Sohyun menunjuk ke Jeno dan mengatakan kalau dirinya juga menyukai Aiko sejak pertama masuk sekolah.


Jeno kaget bertubi tubi mendengar Sohyun menyukai Aiko dari awal masuk sekolah.


"Sekarang dah paham kan jadi jangan ganggu aku lagi ya Jeno, kita temanan aja okay." ucap Aiko mengajak Jeno berteman.


"Makasih ya Aiko kalau kamu gak mau jadi pacarku, kalau kamu maunya jadj teman aku mau aja kok asalkan jangan benci aku lagi ya Aiko." Jeno berterimakasih kepada Aiko karena tidak membencinya dan ia mau berteman meskipun tidak menjadi pacarnya.


Aiko merasa bersalah mendengar ucapannya karena ia mulai menyukai Yuta padahal ia cuman bohongan doang di depan Jeno.


"Nah gitu dong kan enak dengernya." Sohyun mulai senang mendengar ucapan terimakasih dari Jeno.


Sohyun yang tadinya marah marah mulai senang lagi mendengar Jeno tidak memaksa Aiko untuk menerima cintanya itu kepadanya.


"Oo iya maafin aku ya Sohyun, mulai sekarang kita balikan lagi seperti dulu." Jeno mulai minta maaf kepada Sohyun.


"Iya sama aku juga mau minta maaf, tapi kita tetap jadi bestfriend kan." ucap Sohyun balik minta maaf kepada Jeno.


Aiko, Jeno dan Sohyun langsung duduk di tempat masing masing karena kedatangan gurunya.


Jangan lupa vote dan komen di bawah, jangan lupa stay di novel atau di novelku yang lain. Terimakasih/Arigatou/Gomawo/Xiexie☺☺☺🤗🤗🤗👍

__ADS_1


__ADS_2