
"Syaratnya apaan? Buruan aku lagi gak mau ada kerusuhan di rumahmu." Aiko suruh Dave untuk lebih cepat apa syarat yang ia kasih.
"Ok, ini dia syaratnya: kamu harus jadi pacarku lalu kamu gak boleh ada penolakan, serta kamu gak boleh dekat sama cowok lain selain aku. Udah itu syaratnya gampang kan." Dave sudah membuka persyaratan buat Aiko.
"Apa? Kok gitu syaratnya gak fear dong, kok bisa syarat yang kamu pakai itu adalah pemaksaan dan itu bikin orang ilfeel sama loh." Aiko kaget dengar perkataan Dave tadi.
"Itu adalah syarat yang gampang, kamu bisa kok nolaknya tapi kamu akan menyesal." Dave memberikan ancaman.
"Aku gak akan mau tinggal sama kamu, ingatt itu!" Aiko memperingatkan balik kepada Dave.
Aiko langsung berlari dan menuju ke kolam renang dan ia ingin masuk kedalam pintu tersebut untuk keluar dari sini.
Dave yang melihat Aiko berlari menuju kolam renang untuk keluar dari rumahnya.
Tetapi ia gagal karena Aiko udah sampai di kolam renang.
Dave pun gak putus asa agar dapat Aiko untuk jadi miliknya.
Aiko pun ngeri melihat wajah Dave yang jahat makin serem dengan senyum pshyconya.
Dave pun berhasil dapatin Aiko yang sedang kesusahan untuk naik di pintu tersebut.
"Mau kemana kamu, mau kabur! Oh tentu aja gak bisa Aiko." Dave melihat wajah Aiko yang ketakutan.
"hahahaa" senyumannya yang menggelegar dan seisi kolam bergetar.
Aiko yang ketakutan itu, langsung melihat belakang Dave ada Yuta dan Jeno datang untuk menyelamatkan Aiko dari serangan Dave.
"Aiko diam ya!" dengan suara kecil Yuta dan Jeno.
Aiko cuman mengangguk karena perintah Yuta dan Jeno.
Aiko itu makin takut karena Dave makin lama makin maju terus.
Dan Aiko udah sampai di ujung kolam lantas langsung kecebur.
Byurr
"Aikoo" teriak Yuta dari belakang Dave.
Dave yang mendengar teriakan Yuta dari belakang, sontak langsung kaget.
Yuta merasa kalau Dave itu tau keberadaannya sekarang. Tetapi ya Yuta hiraukan aja, karena keselamatan Aiko lebih penting daripada ia di ajak tawuran sama Dave.
"Eh ternyata ada Yuta disini! Ah saya mau main sama kamu Yut sekarang juga." wajah yang di keluarkan ialah wajah amarah yang memuncak di dalam diri Dave.
"Nanti aja soalnya gak ada waktu untuk main dengan mu Dave!" Yuta agak mengundur waktu untuk menyelamatkan Aiko segera.
Dave pun cuman mengangguk kepala tandanya ia setuju.
Yuta yang berdebat tentang soal permainan yang diajukan dengan Dave tadi, membuatnya agak lama membantu Aiko yang di dalam kolam renang.
Yuta langsung menyebur ke dasar kolam untuk menyelamatkan Aiko dari dalam kolam tersebut.
__ADS_1
Aiko yang berada di dalam kolam tersebut, rasanya sesak nafas karena ia tidak bisa berenang sama sekali.
Aiko disitu meminta tolong terus supaya ia bisa keluar dari kolam.
Yuta tersebut masih berenang mencari Aiko di dalam kolam yang segede itu, kolam yang di miliki oleh Dave.
"Tolongin aku! Aku gak bisa renang" suara Aiko semakin lama semakin melemah suaranya.
Yuta mendengar suara Aiko dari ujung sana membuat ia semakin panik.
"Bentar Aiko aku mau bantuin kamu, tapi aku mau kasih kamu sesuatu biar kamu bisa bertahan." Yuta mencari pertolongan buat Aiko supaya bisa bertahan.
Aiko cuman denger dari suara yang tak jauh dari sana.
Yuta yang berenang di dalam kolam renang tersebut.
Yuta berjalan di tepi kolam renang untuk mencari alat bantu renang buat Aiko bertahan di dalam kolam renang.
Dan akhirnya ketemu di dalam tasnya lalu mencebur di dalam kolam, dan memberikannya kepada Aiko yang masih di dalam kolam sambil meminta tolong dengan suara yang rintih.
"Yuta! Tolongin aku gak bisa bertahan di dalam kolam renang terlalu lama karena aku udah kehabisan tenaga untuk teriak teriak." Aiko bersuara dengan sangat pelan.
Yuta mendengar Aiko bersuara tetapi di dalam hati Yuta berkata.
"Aiko tungguin aku ya!" Batin Yuta.
Jeno dan Sohyun udah berkelahi dengan Dave, tetapi ia gak bisa nyelamatin duluan karena Yuta udah menyelamatkan duluan.
"Aiko aku gak bisa nyelamatin kamu!" Batin Jeno yang kecewa.
"Aku bego gak bisa nyelamatin kamu Aiko" Jeno sampai memukul kepalanya sendiri.
Sora yang melihat Jeno itu memukul kepala membuatnya ingin menghentikan.
"Jeno udah stop gak usah kamu memukul diri sendiri." Sora menghentikan semua kelakuan yang dilakukan pada Jeno tersebut.
"Luh ngapain ikutin gue! Sana gak usah deketin gue." Jeno mendorong Sora sampai terjatuh di dalam kolam.
Byurr
Sora yang kehilangan keseimbangan sehingga ia tercebur di dalam kolam tersebut.
"Jeno tolongin aku! Aku gak bisa berenang, Jeno." Sora memanggil Jeno terus terusan.
Tetapi Jeno tidak merespon sama sekali sehingga ia dikatakan bodoamat.
Sohyun melihat Sora terjatuh di dalam kolam, membuatnya ingin menolong agar ia bisa jadi pahlawan buat Sora, meskipun ia bukan pahlawan buat Aiko.
"Bentar ya Sora aku akan nolongin kamu sekarang." Sohyun memerintahkan Sora agar tidak banyak gerak di dalam kolam.
"Iya Sohyun." Sora menurut dengan perkataan yang dikatakan Sohyun.
Sohyun yang melihat kejadian yang dilakukan Jeno saat mendorong Sora kedalam kolam.
__ADS_1
"Jeno, awas aja nanti aku mau ngomongin sesuatu. Awas aja luh gak ikutan! Lihat nanti." Sohyun membuat perintah khusus agar jeno mengikutinya.
"Ok kita sepakat" Jeno setuju dengan perintah Sohyun katakan tersebut.
Sohyun mendengar kata setuju dari Jeno, lalu ia mencebur kedalam kolam untuk menyelamatkan Sora di dalam kolam.
Byurr
Sohyun mencari dimana Sora tenggelam di dalam kolam yang tingginya 3 Meter.
"dimana kamu Sora?" batin Sohyun.
Sehingga ia khawatir membuatnya ia tahu bahwa Sora ada di sana.
Sohyun melihat Sora sudah pingsan di dalam air karena terlalu lama.
Lalu Sohyun membawanya diatas kolam biar bisa di sadarkan dari pingsannya.
"Sora Sora bangun jangan gitu dong pingsan." Sohyun makin panik karena Sora gak kunjung bangun.
Sohyun melihat Jeno itu tidak ada kasihannya sama sekali dengan Sora.
"Lihat aja Jeno kalau di sekolah besok! Gue gak akan segan segan untuk ngehabisi luh." Sohyun sangat kesel dengan Jeno.
Sohyun itu gak suka sama cowok main kasar dengan cewek.
Contohnya Jeno ia di nasehatin oleh Sora untuk tidak menyakiti diri sendiri malah ia sendiri marah sampai dorong Sora di dalam kolam.
Tetapi Sohyun tau kalau Jeno itu lagi kesel karena Aiko ditolongin sama Yuta. Makanya ia melampiaskan kemarahannya pada Sora.
Sohyun tau kalau Jeno tidak begitu sama cewek, tetapi ia harus kasih pelajaran biar tau kalau ia ingin kasih tau sahabatnya agar jangan gitu lagi sama cewek.
Sohyun yang melihat Sora tak kunjung sadar, dan jalan satu satunya adalah kasih nafas buatan agar ia sadar dari pingsannya.
"Maaf ya Sora kalau aku lancang kasih kamu nafas buatan." Sohyun udah ngomong dengan Sora, keadaannya masih pingsan.
Sohyun langsung kasih nafas buatan ke Sora agar ia cepat bangun dan sadar dari pingsannya.
Setelah dikasih nafas buatan berberapa kali dan hasilnya sama aja gak sadar.
Dan akhirnya ia punya cara lain selain nafas buatan.
Yaitu menekan dadanya secara perlahan agar ia bisa sadar secara perlahan.
123
Akhirnya Sora yang tadi nya pingsan sadar dari pingsannya.
Sora masih bingung sekarang ia berada dimana.
"Aduh aku sekarang dimana, terus kepalaku kok pusing. Tetapi kok masih ada Sohyun dan Jeno." Heran Sora masih bertanya tanya tadi.
Jeno yang tadinya diam akhirnya berkata juga.
__ADS_1
"Luh tadi kecebur di dalam kolam renang, terus luh gak sadar yasudah Sohyun tadi yang nolongin luh." Jeno menceritakan kejadian tadi hingga akhir.