
Hallo kakak😇
Jadi gini aku cuma mau minta bantuannya buat kritik dan saran dalam penulisan ku jika ada yang salah atau ejaan yang kurang tepat🙏
Jangan lupa juga kak tinggalkan Vote dan Like nya💕
Jangan sungkan untuk membagikan nya💞
Terima Kasih Banyak😇
...
Setelah diruangan tersebut hanya tersisa aku dan Tania, entah mengapa rasanya saat bertatapan dengan Tania dia seperti tidak suka denganku. Bahkan sering kali menatap ku dengan sinis.
Tania : Jadi apa yang mau ibu tanyakan ?
Me : Aku cuma mau tanya keberadaan suami ku sekarang....
Tania : Bapak sedang diluar kota buk... ( dengan sinis nya)
Me : Oh yaudah kalau gitu kamu bisa antar saya ke ruangan suami saya?..
Tania : Baik saya antar bu....
Memang tidak jauh letak ruangan suami ku dengan tania , Tetapi seperti ada yang dilakukan tania pada ruangan ini, yang seperti agak berbeda dengan dulu.
Tania : Ini ruangan pak ray bu....
Me : Baik kamu boleh keluar tapi mana telepon kamu! ( dengan senyum ramah ku)
Tania : Buat apa bu ?...
Me : saya lupa gak ngabarin mertua saya, dan kebetulan telepon saya habis batre!...
( ini adalah cara untuk mengetahui keberadaan suamiku)
Tania : Baik ini bu... ( menyerahkan telepon gengam nya tanpa merasa curiga dengan ku )
Me : Saya haus bisa tolong ambilkan minum...
Tania : Baiklah saya ambilkan bu....
Setelah Tania keluar, aku langsung membuka teleponnya dan mencari nama suami ku disana. Karena Tania yang dari tadi tidak mau memberitahu keberadaan Ray jadi aku putuskan untuk mencarinya sendiri dengan caraku.
"Pastinya ada chat'an terakhir mereka! Tidak mungkin Ray pergi tanpa memberitahu seketarinya"
Saat aku membuka pesan terakhir ray, disana sungguh aneh karena nomor Ray ditelepon Tania dengan nomor Ray diteleponku beda bahkan foto profil nya saja beda jauh dimana foto Ray ditelepon Tania adalah seorang wanita cantik yang sedang duduk ditepi pantai dengan senyum bahagia nya .
"Kenapa nomornya beda dan siapa wanita ini ? Apa dia adalah Tia mantannya ? Sungguh benar kamu bahkan masih menyimpannya !"
Disana aku membaca bahwa suami ku berada disebuah desa dikota **** yang tidak jauh dari sini.
Setelah membaca itu, aku langsung menutup kembali telepon Tania dan mencoba mencari informasi lain di dalam ruangan tersebut.
Tania : Permisi buk. Ini minuman yang ibu minta! ( dengan menyodorkan minuman kepadaku )
Me : Taruh dimeja saja dan kamu boleh keluar sekarang....
Tania : Baik...
__ADS_1
Setelah Tania keluar, aku memulai pencarian ku pada ruangan suami ku tersebut.
...
Tania
Setelah keluar dari ruang CEO , dilangsung memasuki ruangnya dan menguncinya. Setelah itu, dia menghubungi seseorang dalam telepon.
Tania : Halo pak....
Ray : Ya... Ada apa ?
Tania : Istri bapak barusan datang kesini mencari bapak...
Ray : Sekarang dimana dia ?
Tania : Beliau ada diruangan bapak sekarang...
Ray : Baik biarkan saja....
Tania : Baik pak
Ray : Tapi kamu tidak memberitahu keberadaan saya kan ?...
Tania : Tidak pak....
Titt... ( suara telepon yang langsung diputuskan )
...
Didalam ruangan suami ku, Aku melihat ada sebuah foto terpajang disana, sungguh bahagia nya aku saat melihat foto pernikahan kami yang di pajang olehnya.
Setelah itu aku heran kenapa disana tidak ada foto lain lagi selain foto keluarga, tetapi entah perasaan dari mana aku bisa membuka laci meja tersebut.
" Foto siapa ini? Apakah ini Tia ? Oh ternyata aku tidak salah kamu memang masih mencintainya dan bahkan menyimpan foto ini"
Aku langsung memfoto foto Tia tersebut dan menyimpannya, Setelah selesai aku kembali mencari Nadia dan akan memintanya membantuku mencari keberadaan laki- laki yang saat ini menjadi suamiku.
Me : Nad apakah kamu sudah selesai ?
Nadia : Sebentar lagi me, memang ada apa ?
Me : Aku ingin meminta bantuan kamu? Kalau kamu bisa bantu aku kali ini , aku janji akan membuat kamu dan Arya jadian atau bahkan menikah.....
Nadia : Benarkah ........ ( wajah nadia yang berubah berbinar - binar dan bahagia)
Me : Ok. Kalau gitu aku tunggu kamu selesai dulu. Setelah itu kita cari informasi tentang orang ini.
Nadia : Siap buk bos....
Aku menunggu nadia selesai mengerjakan pekerjaannya di kursi lobi dengan terus memandangi foto laki - laki yang sekarang menjadi suamiku itu. Dan tanpa melupakan foto wanita yang bernama Tia itu juga.
Nadia : Aku udah selesai me, ayo kita cari orang yang kamu maksud....
Me : baiklah ayo....
Kami keluar dari kantor tersebut dan pergi mencari sebuah cafe untuk memikirkan rencana selanjutnya . Sesaat kami sudah sampai aku langsung memperlihatkan foto Suami dan Tia tersebut pada nadia.
Me : Nad aku tadi ngambil foto seseorang diruangan suamiku.....
__ADS_1
Nadia : mana biar aku lihat...
Me : ini nad... ( aku memberikan foto tersebut pada nadia)
Saat melihat foto tersebut nadia hanya diam dan melamun tanpa memperdulikan aku disana.
Me : kamu kenal dia ?
Nad : Ti... Tidak me. Aku tidak kenal...(terlihat dia yang sedang menyembunyikan sesuatu)
Me : bohong, kamu tidak bisa berbohong padaku nad...
Nadia : Baiklah aku ingin melanjutkan omonganku saat itu..
Me : Omongan apa?
Nadia : rumor tentang suami mu ....
Me : Apa ?
Nadia : Dulu suami kamu dirumorkan punya wanita gelap yang sedang mengandung anaknya, tetapi suami kamu tidak menikahinya secara resmi. Dan seingat aku Tia ini adalah wanita yang pernah kerja dikantor .
Me : Terus apa lagi yang kamu ketahui?...
Nadia : Yang aku tahu setelah berita itu beredar, pak Ray langsung dikirim ke luar Negeri sama mertua kamu....
Me : Apakah kamu pernah ketemu sama Tia?
Nadia : Tidak, karena rumor ini sudah lebih tiga tahun lalu dikantor dan aku kan karyawan baru jadi aku tidak tahu jelas....
Me : Kalau gitu kamu bisa tidak ikut aku keluar kota besok ? Plissss.....
Nadia : Kan kamu tahu aku karyawan baru! masa udah mau minta libur, gimana kalau aku dipecat ?...
Me : Tenang gak akan! kamu lupa aku ini Suami bos kamu.... ( sedikit menyombongkan suami ku )
Nadia : Baik. Tapi emang kita mau ngapain keluar kota ?
Me : Mau jemput suami tercintaku.....
Nadia : Boleh ajak Arya ?... ( dengan wajah super melasnya )
Me : Boleh dong.....
Nadia : Tapi aku belum gajian... ( dengan mengkode mata kepadaku)
Me : Semua akan dibayari sama Nyonya Ray Pratama ini!....
Nadia : Asiap buk bos....
Setelah berbicara dengan Nadia selesai, aku mengantar Nadia pulang, dan kemudian aku sendiri pulang kerumah mertua ku lagi.
Aku tidak akan memberitahu mertua ku kali ini tentang keberangkatan ku besok keluar kota, karena aku takut jika nati Suami ku tahu maka aku tidak bisa mendapat informasi tentang Tia.
# Jangan Lupa Vote dan Like nya kak💕
Jangan Sungkan membagikannya💞
Terima Kasih Banyak😇
__ADS_1