
Hallo kakak - kakak apa kabar ?
Semoga sehat selalu dan baik - baik saja yaπ
Aku mau minta dukungan ini dari kakak - kakak buat Me dengan Bantuan Vote dan Like dari kakak - kakakπππππ
Dan buat si Ray minta di bagikan aja kak biar banyak yang agar balik jadi normalππ Jangan sungkan Bagikan novel ini ya kakππππ
Happy Reading
...
Setelah lelap tertidur, ditengah malam aku mendengar suamiku berbicara dengan seseorang. Saat aku membuka mata betapa terkejutnya aku melihat keadaan kamar yang gelap gulita dan hanya ada satu lilin yang menyala di meja sofa samping kasur. Aku melihat disana suamiku sedang duduk sendiri dengan mata yang tertutup dan bau minyak yang menyengat di dalam kamar itu. Aku mendengar samar - samar suara nya yang seperti orang berbicara dengan seseorang.
Ray : Sayang, aku merasa kasihan jika harus menyiksa nya dengan kasar.... Aku tahu dia adalah orang yang sudah membuat kamu sakit hati tapi aku merasa tidak tega jika harus berlaku kasar dengannya... Sayang Maaf.....
Badanku merinding saat mendengar suara seorang wanita, padahal yang aku lihat saat ini suami ku sedang duduk sendiri tetapi kenapa ada suara wanita yang menjawab nya.
" Aku benci dia!!! Siksa dia.... "
Deg... ( badanku terasa kaku dan sungguh saat ini aku merasa nyawaku diujung tanduk)
Ray : ...
Aku tidak mendengarkan pembicaraan mereka lagi, entah bagaimana tiba - tiba lampu kamar menyala kembali dan bau aneh itu hilang seketika. Aku memejamkan mataku sebisa mungkin dan mencoba menghapus ingatanku tadi.
Ray : Aku tahu kamu melihat semuanya ( memegang lenganku dan menarik badanku agar menghadap nya kembali )
Me : Ak... Aku.. ( aku sangat takut melihat suami ku saat ini)
Ray : Jika kamu masih ingin hidup maka jangan pernah bicarakan semua ini dengan siapa pun! Mengerti sayang.... ( mengelus kepala ku )
Aku hanya menganggukan kepala dan tidak berani menatap suami aneh yang sekarang didepanku ini. Bahkan saat dia tiba - tiba memelukku dan menindihku pun, aku hanya diam dan tidak berani menggerakkan badanku, hingga tiba - tiba tanpa aku rasa bagian bawahku sudah basah dengan air ken**** ku yang keluar.
Ray : Bau apa ini ?.. ( menjauhkan badannya dariku )
Me : Hiks... hiks.. kamu menakutkan !!! ( aku berlari kemar mandi dengan celana yang sudah basah kuyup)
Ray : Hahahhaaa...... dasar wanita aneh...
Brak ( kututup pintu kamar mandi dengan keras)
...
"Apakah aku terlalu menakutkan ? Sungguh rasanya aneh saat melihat keluannya yang sangat menggemaskan seperti anak kecil! "
Ray : Bagaimana bisa aku tertawa ( memegang bibirnya)
Karena setelah meninggalnya Tia , dia tidak pernah lagi bisa tertawa lepas seperti ini dan bahkan dia sering menjadi orang dingin yang sangat menyeramkan.
...
Aku langsung membersihkan badan, dan memikirkan apa yang harus aku lakukan saat bertemu dengan manusia aneh itu nanti. Setelah cukup selesai, aku membuka pintu dan sedikit melihat situasi diluar sana. Saat melihat ke arah kasur, aku melihat bik Inah dengan beberapa orang sedang mengganti kasur ku dengan kasur baru.
Me : Bik Inah... sini...
__ADS_1
Bik Inah : Iya non....
Me : Kemana si breng*** itu ?
Bik Inah : Tuan sedang diruang kerja non...
Me : Yaudah, bik bisa buatkan aku teh hangat dan tolong siapkan perlengkapan membuat kue ya .....
Bik Inah : Baik non....
Aku melihat bik Inah yang langsung turun kebawah, saat itulah aku langsung mengambil telepon genggamku yang saat ini di dalam baju tidur suamiku. Aku langsung mengambilnya, dan menyimpannya didalam bajuku.
Me : Aku taruh didalam baju aja ah... kan dia gak mungkin berani buka bajuku....
Aku menuruni tangga dan berjalan kearah dapur untuk membuat kue kesukaanku. Karena kebiasaan ku saat merasa kwatir, was - was, takut atau apapun yang bisa membuat hati tidak tenang, pasti hal yang aku lakukan adalah membuat kue.
Ray : Lagi buat apa ?... ( datang secara tiba - tiba dibelakangku)
Me : Kok gak ada suara kaki ( aku membalikkan badan dan menatap suamiku)
Ray : Kamu kira aku hantu!...
Me : Bu... bukan...
Ray : Buatkan Aku kopi.....
Me : Baik...
Setelah suamiku berlalu meninggalkanku, aku segera menyelesaikan kue dan kopi untuknya. Beberapa menit kemudian, kue dan kopi dia selesai.
Me : Bik Inah tolong bawakan ini ke teras kolam renang ya...
Bik Inah : Baik non...
Me : Ini kopi kamu.. ( aku menaruhnya dimeja)
Ray : Taruh semuanya dimeja bik...
Me : Tunggu, aku mau duduk di ruang tengah!
Ray : Taruh bik!..
Bik Inah langsung menaruh semuanya di meja, dan aku juga duduk dikursi depan kolam dengan sedikit kesal karena ulah suami anehku yang sangat egois ini.
Ray : Kamu jangan marah dong... ( mengelur pipiku dengan lembut)
Me : Jangan sentuh aku! ( ku hempaskan tangannya)
Ray : Aku tidak akan kasar sama kamu kalau kamu bisa diatur! Sayang....
Aku hanya diam saja dan mencoba menikmati kue buatanku, tanpa memperdulikan kelakuan suamiku saat ini.
Perilaku nya sangat aneh, saat tiba - tiba dia memanggil pelayan dan meminta obat lebam.
Ray : Ambilkan Obat lebam dan anti sakit!
__ADS_1
Me : Buat apa ?..
Ray : Buat luka kamu sayang...
Dia menggeser kursinya dan duduk disebelakku dengan bertatapan mata sambil tangannya yang mengoleskan obat dipipiku.
Ray : Maaf ya......
Me : Iya...
" Dia sangat berbeda dengan kemarin, jika saja perilakunya seperti ini terus! mungkin aku bisa jatuh cinta denganmu Ray "
Ray : Jangan ngelawan lagi ya, cukup jadi istri solehah saja dan tetap disampingku.... ( menatapku dengan senyum indah nya)
Cup... ( satu kecupan dikeningku)
Me : Kamu jangan kasar lagi ya... ( aku memberanikan diri memegang wajah suamiku dengan lembut)
Ray : Baik ( memegang tanganku)
Kami berdua menghabiskan waktu bersama dengan melupakan semua masalah diantara kami kemarin. Terkadang bunyi telepon suamiku mengganggu keromantisan kami, tapi tidak satupun yang dihiraukan suamiku.
Ray : Aku akan mencoba yang terbaik...
Me : Aku juga...
Setelah cukup lama bermesraan, kami harus menghentikan ini karena pekerjaan suamiku yang secara mendadak.
" Pak rombongan paris sudah datang"
Ray : Aku pergi dulu ya, nanti malam kita makan malam bersama....
Me : Iya....
Setelah kepergian Ray, aku menghubungi Nadia didalam kamar dan meminta solusinya.
Me : Hallo...
Nadia : Hallo... Ada apa ?
Me: Aku dikurung gak boleh keluar ini!
Nadia : Yaudah sekarang kamu mulai aja permainan kita...
Me : Mulai dari mana ?...
Nadia :Kamu nanti harus merayu ray dengan kecantikan kamu sekarang...
Me : Iya nanti aku tampil cantik di depannya.
Nadia : Kalau nanti ada orang dateng antar paket kamu terima ya dan jangan banyak membantah...
Me : Baiklah...
Setelah mematikan telepon dari nadia, aku langsung merebakan badan dan tidur siang sambil menunggu suamiku pulang.
__ADS_1
Setelah beberapa jam aku tertidur, aku segera membersih kan diri dan setelah berdandan secantik mungkin
# Terima Kasih Banyakπ