Suami Anehku

Suami Anehku
Eps 7


__ADS_3

Saat sedang menata makanan dimeja aku mendengar suamiku memanggilku tapi entah mengapa rasanya engan untuk menjawab ataupun menghampirinya , Aku masih sadar diri, waktu itu aku cuma nikah paksa sama dia jadi gak boleh sampai aku menaruh hati kepadanya dan menumbuhkan rasa cemburu di hati .


Bunda : Nak apa kamu gak dengar, suami kamu dari tadi manggil kamu loh...


Me : Iya bunda mei dengar, biarin ajalah bunda, mei lagi males sama dia....


Bunda : Nak gak boleh kayak gitu, dia itu sekarang suami kamu udah jadi kewajiban kamu melayani nak ray.... Apa kamu lupa ucapan bunda tadi malam?


Me : Iya bunda mei masih ingat kok, yaudah sekarang mei kesana ( maksudku kekamar)


Bunda : Yaudah sana jangan buat suami kamu marah, nanti kamu dapat dosa kalau gak mau melayani suami dengan baik. INGAT ITU.....


Me : Iya bunda mei ngerti.... makasih yah bunda udah mengingatkan mei....


Aku pun masuk kamar, aku sangat malas untuk melihat suami tukang selingkuhku itu.


Me : Ada apa lagi semua keperluan kamu udah aku siap kan dan jangan panggil aku lagi...


Ray : Tunggu... (menarik tanganku dan kembali menutup pintu kamar )


Me : Kenapa lagi ? (aku bertanya tapi pandanganku tertuju kebawah)


Ray : Apa maksud kamu ini! dari tadi dipanggil gak jawab, terus sekarang ngomong tanpa mau menatap aku..


Me : Kamu instrospeksi diri kamu dulu aja sebelum mencari kesalahan orang! ( entalah tapi saat berbicara dengan dia aku merasa ingin marah saja sama dia)


Ray : Emang apa salah aku sampai harus ngaca! (dengan muka tanpa dosa)


Aku tidak menjawab omongan dia lagi karna rasa kecewa ku yang sangat besar. Siapa coba yang gak kecewa diselingkuhin suami walaupun nikah paksa tetap saja sama statusnya.


Ray : Kalau di tanya suami itu jawab bukan malah diam dan gak ngehargai gini, Apa kamu lupa status kamu sekarang ini! (mulai marah tukang selungkuhnya)


Me : Yang seharusnya di ingetin itu kamu bukan aku...


Ray : Aku masih ingat semuanya jadi gak perlu diIngatkan lagi! ...Yaudahlah aku lagi malas berantem sama istri kayak kamu! Sekarang kamu beresin baju kamu, kita kembali kekota setelah makan nanti ...


Me : Aku juga malas debat sama suami kayak kamu ray..


Ray : Maksud kamu....


Aku tidak menjawab dia lagi karena omongan dia tadi membuat hati aku makin sakit, lebih baik aku cepat keluar dari kamar ini. Bisanya dia langsung ajak aku pulang kekota, padahal kita baru nikah kemaren. Pasti ini karena pesan dari selingkuhan dia itu.

__ADS_1


Bunda : Lo suami kamu mana nak kok gak diajak makan....


Me : Bentar lagi kesini kok bun..


(Walaupun aku masih dalam suasana hati marah tapi aku tidak bisa memperlihatkan itu kepada orang tua ku.)


Ray : Pagi Ayah bunda ( sapa nya dengan penuh drama)


Ayahanda : Pagi juga nak, ayo duduk ( sambil menyuruhnya duduk disamping ku)


Ray : Terimakasih ayah..... ( penuh senyum muslihat)


Ayahanda : Nak ambilkan suami kamu makanan, layani dia ( ucap ayah menyuruh ku)


Me : Iya yah... ( akupun langsung mengambilkan suami selingkuhku itu makanan )


Ray : Terimakasih istri cantikku..... ( dengan senyum nya)


Tanpa memjawab dia, aku langsung makan makanan ku saat itu. Setelah kami selesai sarapan, suamiku langsung meminta ijin ke ayah untuk membawaku pulang kekota.


Ray : Ayah bunda ada yang mau ray omongkan... Ray sama mei udah sepakat setelah sarapan pagi ini, kita mau langsung pulang kekota. Boleh tidak yah....


Ray : Iya.. yah tapi ray mau ajak mei ketemu kakek nenek ray dikota, karena mereka kemarin tidak bisa datang jadi sekarang ray mau ajak mei bertemu mereka....


Ayahanda : Yaudah kalau gitu kalian boleh pulang kekota sekarang....


Ray : Makasih ayah.....


Me: Nanti mei bakal sering main kesini kok yah, jadi ayah sama bunda gak perlu risau lagi.... (ucapku sembari memeluk ayah dan bunda)


Setelah berpamitan kamipun langsung pulang kekota, Sepanjang perjalanan aku menatap kearah luar cendela dengan melihat pemandangan sekitar. Jujur saat itu juga aku merasa curiga bahwa suamiku ini pasti mengajakku kekota karena ingin bertemu selingkuannya itu.


Ray : Kamu kenapa sih dari tadi marah mulu ..( ucapnya sembari menyetir mobil kami)


Me : gak papa ( dalam hatiku menjawab kamu pikir aja sendiri)


Ray : Yaudah deh. ...


kalau aku ada salah aku minta maaf ya....


Me : hemmm....

__ADS_1


Ray : udahan dong marahnya aku gak bisa kalau nyetir dengan suasana dingin gini...


Me : Terus kamu pikir aku bisa ngangetin kamu.... ( entah kalimat dari mana itu)


Ray : Kamu bisanya ngangetin suasana kalau ngangetin aku kamu masih belum handal.. hhahaaa ( ucapnya yang ketawa )


Me : Gak usah ketawa gak ada yang lucu...


Ray : iyayaya yaudah jangan marah lagi ya... ajak aku ngobrol terus biar gak ngantuk ya.. kalau aku ngantuk kita bisa kecelakaan....


Me : iyah...


Ray : Ngomong - ngomong kamu bagaimana bisa membuat mama papa ingin jadiin kamu menantunya....


Me : Mana aku tahu...


Ray : Setahu ku mama itu sangat susah buat dekat sama orang lain tapi saat bersama kamu dia bisa dekat dalam waktu singkat bahkan dia langsung mencari informasi tentang kamu ?


Me : Jadi mama yang mencari informasi aku ?


Ray : Iya.. Bahkan kalau kamu tahu mama juga yang sudah membuat kita menikah begini dengan menyuruh aku meyakinkan ayah kamu untuk menikahi kamu, Kamu tahu awalnya ayah kamu itu nolak aku dan akhirnya karena kegigihan aku ayah mau menerima lamaranku..


Me : Kenapa kamu tidak menolak pernikahan ini...


Ray : Karena aku tidak mau membuat mama sedih karena ulah ku dan saat aku melihat mama bahagia maka hal apapun itu akan aku lakukan untuknya...


Me : Oh jadi kalau mama kamu minta kita cerai sekarang maka kamu akan ceraikan aku...


Ray : Itu tidak mungkin karena segala hal yang sudah aku miliki akan tetap jadi milikku sebelum aku merasa muak dan membuangnya....


Me : Sungguh hebat ya suamiku ini.. ( dengan senyum kecut yang aku keluar kan )


Ray : Kamu tenang aja kamu gak akan aku ceraikan selamanya karena kamu hal yang akan membuat mama bahagia selama nya ...


Me : Tapi jika kamu membuat aku kecewa maka jangan salahkan aku kalau suatu hari akan pergi dari hidup mu...


Ray :... ( dia hanya menganggukan kepala dan tersenyum padaku)


kami terus mulai berbicara dan mengobrol tanpa mengingat masalah kami masing - masih itu. Hanya ada obrolan tentang hal - hal yang kami sukai dan tidak kami sukai.


# Ayok kakak beri aku semangat dengan vote yang kalian kasih dan jangan lupa banyakin votenya yah biar upnya juga dibanyakin๐Ÿ’•๐Ÿ’•๐Ÿ’•

__ADS_1


__ADS_2