
Saat sesampainya dikota, hari sudah memasuki jam sore. Dan saat aku melihat pemandangan dari kaca, aku melihat bahwa mobil kami memasuki kompleks perumahan elit yang berada dikota. Pandanganku tertuju pada satu rumah yang sangat indah, tanpa diduga mobil kami berhenti tepat digarasi rumah itu. Saat mobil kita berhenti, Aku masih termenung dengan betapa kayanya suamiku ini.
Ray : Ayok turun.... ( ajanya sembari membukakan pintu mobil untukku)
Me : Ini rumah siapa ? ( masih belum tau waktu itu dan pandanganku masih melihat kemana - mana)
Ray : Ini rumah kita, tapi tepatnya rumah kamu !
Me : Beneran ini rumah aku ? ( dengan senyum indah untuk mendapat jawaban yang indah)
Ray : Iya ini rumah buat kamu, hadiah akting kamu kemaren karena udah mau menikah dengan ku...
Me : Em... Bentar mana surat rumahnya ? Tahunya nanti kamu bohong lagi ! ( sambil menyodorkan tangan)
Ray : Ada didalam... Udah ayo masuk dulu ( dengan menggegam tanganku yang tadi ku sodorkan)
Me : tu..tunggu kopernya belum dibawa masuk ( ucapku sambil manahan dia )
Ray : Nanti dibawa masuk mang Diman! Udah ayo masuk....
( demi apapun saat dia menggenggam tanganku dan kami berjalan bersama, hatiku tersentuh bagaikan terkena sengatan listrik, bahkan jantung berdetak cepat)
Ray : Ini ruang tamunya... Disini ada 3 kamar yang mana kamar utama untuk kita tidur dan 2 nya kamar tamu... ( saat kami sudah memasuki rumah)
Me : Kita tidur satu kamar lagi ?
Ray : Iya... Karena aku gak mau orang tua kita curiga dengan pernikahan ini.... Dan kita akan terus melanjutkan drama ini entah sampai kapan...
Me : Tapi....
Ray : Kamu gak usah takut... Aku gak bakal meminta hakku ..
Me : Ok kalau gitu.. Aku harap kamu bisa peggang omongan kamu itu....
Ray : Iya aku bisa pegang omonganku karena aku juga gak ada nafsu sama kamu hahhaha... ( dia ketawa mengejekku)
Me : Haisss awas aja kalau kamu nafsu, aku juga gak bakal, aku kasih.... ( entahlah kata itu keluar begitu saja dari mulutku).
Kami berdua mengelilingi rumah ini dan melihat semua bagian yang ada di rumah itu, bahkan bisa dibilang ruang tengah rumah itu seperti satu luas rumahku dikampung. Dan saat pandangan ku tertuju pada kolam renang yang dihiasi bunga - bunga indah, ternyata Suamiku juga melihat itu.
Ray : kamu bisa renang ? ( pertanyaan dia untuk memecahkan keheningan diantara kami)
Me : Nggak, kalau kamu....
Ray : Tentu bisa dong. Kamu tahu suami mu ini orang yang serba bisa...
__ADS_1
Me : Oh...
Ray : Aku sebenar nya juga mau kasih tahu kamu tentang....
Saat dia akan mengatakan sesuatu. Tiba - tiba telepon miliknya berbunyi... Dan terlihat wajah nya yang langsung senang dan seperti dapat kupon hadiah saja.
Ray : Bentar yah aku angkat dulu ...
( tanpa menunggu jawabanku dia langsung pergi menjauh )
Me : Apa itu telepon dari selingkuhannya ?..
( masih penuh pertanyaan dibenakku tapi jujur waktu itu aku belum bisa bertanya dengan dia )
...
Karena merasa tidak dihargai dan bahkan tidak dianggap, hatiku serasa ditusuk pedang. Ingin rasanya aku bisa memutar waktu, ingin sebisa mungkin tidak mengenal dia ... Dan tidak bahkan tidak ingin terikat dengan dia. Tapi aku tidak bisa meluapkan isi hatiku ini ,...
Ray : Mei aku pergi dulu ya.. Kamu kalau lapar bisa panggil bik inah ya.. (dengan mengelus kepalaku)
Me : Tunggu...( sebelum dia keluar rumah aku menggegam tangannya dan mencium telapak tangan nya)
Ray : Jadi istri yang baik ya...
Dia tersenyum padaku dan aku pun membalas senyuman dia dengan anggukan. Saat dia masuk mobil akupun masuk rumah dan mencari bik inah...
Me : Bik Inah... (panggilku sambil berjalan arah dapur)
Bik Inah : Iya nyonya...
Me : Jangan panggil saya nyonya bik. Panggil mei aja ya bik...
Bik Inah : Baik Non...
Me : Mei bik bukan non....
Bik Inah: Bibik gak bisa non ... Maaf .....( menganggukkan kepalanya tanpa menatapku )
Me : Baiklah... Bik tolong siapkan makan malam ya bik, tapi maaf mei gak bisa bantu soalnya mei capek...
Bik Inah : Baik non.... Lebih baik non istirahat sebentar....
Me : Iya nanti bik, emm saya boleh tanya bik?
Bik Inah : Tanya apa non...
__ADS_1
Me : Apakah suami saya sudah memiliki pacar bik?...
Bik Inah : Setahu bibik tuan mudah tidak pernah pacaran non.
Me : Oh kalau gitu mei bisa lega bi...
Bik Inah : Non gak usah khawatir karena tuan sudah menikahi non berarti kan di hati tuan hanya ada non...
Me : Iya bik.... Yaudah bisa antar mei kekamar utama.. ( karena waktu itu aku belum menjelajahi seluruh isi rumah ini)
Bik Inah : Baik non... Silakan ( seraya mempersilakan ku untuk jalan didepannya)
Me : Tunggu dulu bik, tolong masakin masakan kesukaan suami saya ya bik...
Bik Inah : Baik non, Tapi kalau boleh tahu makanan kesukaan non itu apa ya non ?
Me : Saya suka makanan yang dibuat dengan suka hati bik...
Bik Inah : Baik non bibik buatkan sesuka hati bibik ... hehhee non ini...
Me : Hahaha.... Bibik masakin makanan kesukaan suami saya aja nanti pasti saya juga suka bik....
Bik Inah : Ok siap non.....
Bik Inah mengantarkanku kesebuah kamar dilantai 2 yang sangat besar. Saat memasuki kamar, pandanganku tertuju pada sebuah foto besar yang menggambarkan foto ijab kabul kami kemaren....
Me : Sangat indah difoto ini tapi kenapa sangat berbeda dengan kenyataannya tuhan (air mataku menetes saat menyentuh foto itu)
"Apa yang harus aku lakukan jika suatu hari aku bertemu dengan pacarnya? Apa pantas jika aku memaki pacarnya itu....
Jelas - jelas aku yang menjadi orang ketiga dihubungan mereka tuhan!...
Tapi bagaimana pun aku juga istri sahnya...."
( tangisku pecah saat mengingat kembali obrolan suamiku tadi malam). Bahkan dia langsung mengajakku pulang hanya karena satu pesan dari pacarnya.... (mengingat pesan ancaman putus tadi pagi)...
Apa aku masih bisa mengambil hati suamiku?... TUHAN.....
Jika tidak? tolong buat kami berpisah tuhan..... Sebelum aku menaruh hati kepadanya...
Setelah mengeluarkan semua isi hatiku, aku pergi untuk membersihkan diri dan tidak lupa aku melakukan kewajiban ku sebagai istri menyiapkan keperluan mandi suami ku nanti. Saat sudah menyelesaikan semua itu barulah aku membaring kan diri di ranjang yang sangat besar itu.
# Ayok kakak beri aku semangat dengan vote yang kalian kasih dan jangan lupa banyakin votenya yah biar upnya juga dibanyakin๐๐๐ Karena aku butuh dukungan kalian kakak buat membuat novel ini jadi yang terbaik dan tidak jadi jelek . Terima kasih banyak kakak ku๐
ย
__ADS_1