
Sasha memutuskan untuk pindah dari rumah Sesha kerumah nya dahulu,
walaupun berat hati nya harus berpisah kembali dengan adik nya, tapi ini demi kebaikan semua nya
Sasha tengah memasukkan baju baju nya ke dalam koper yang telah disediakan
dengan langkah perlahan Reyhan menghampiri istri nya yang tengah sibuk dengan baju baju nya tanpa memperdulikan diri nya
Rey duduk di tepi ranjang menatap istri nya penuh cinta, Sasha yang merasa diri nya sedang diperhatikan menoleh kearah Rey dengan senyuman yang menghiasi wajah cantik nya
"apa aku secantik itu? " ucap Sasha dengan percaya diri dan memangku telapak tangan nya di dagu milik nya dan hanya di balas dengan anggukan senyuman tampan Reyhan
Rey mengulurkan tangan nya mengusap perlahan kepala istri nya, mencium kening nya lembut penuh perasaan
Sasha menikmati momen tersebut dengan memejamkan mata nya
mendapati bibir nya bersentuhan dengan bibir Rey Sasha sempat terkejut, karena memang ini ciuman untuk pertama kali nya selama dia menjadi istri Reyhan
__ADS_1
Rey merasa kesal karena tak ada respon dari Sasha
ia menghentikan aktifitas nya dan pergi meninggalkan Sasha yang bingung dengan tingkah suami nya itu
saat hendak membuka pintu ia mendengar seseorang berteriak memanggil manggil nama Sasha
tak salah lagi itu suara Sasha berteriak
Sasha dan Rey segera menghampiri arah suara Sasha berada dengan panik ia membuka pintu kamar Sasha tapi tak mendapati Sesha didalam nya ia mencari lagi ke kamar mandi Sasha dan Reyhan syok dan panik melihat Sesha penuh darah tak sadarkan diri
"SESHA!!! " Teriak Sasha penuh kekhawatiran melihat adik nya berlumuran darah membasahi celana berwarna biru yang ia kenakan
Arief yang mendengar kabar istri nya pun sangat syok dan panik, ia segera bergegas menuju ke rumah sakit
setelah sampai di rumah sakit Sasha berteriak memanggil dokter dan suster untuk segera menangani adik nya... ia semakin panik karena selama perjalanan pun Sesha tak kunjung sadar
Rey mencoba menenangkan istri nya, walaupun diri nya juga penuh dengan ke khawatiran...
__ADS_1
Arief terlihat berlari menghampiri ruangan dimana Sesha di tangani...
dokter pun keluar dengan wajah tak puas
mereka bertiga langsung menghampiri dokter itu dan bertanya keadaan Sesha
"keadaan pasien sudah stabil tapi karena benturan yang keras menyebabkan janin nya tak dapat diselamatkan. " jelas dokter dengan berat hati
Arief jatuh terduduk mendengar kabar istri nya keguguran, anak yang diidamkan idamkan bersama Sesha telah tiada hati nya hancur air mata nya tak mampu ia tahan kembali...
setelah diizinkan oleh dokter untuk menemui Sesha yang telah sadar
Arief Sasha dan Reyhan memasuki ruangan dimana Sesha dirawat, melihat air mata Sesha mengalir membasahi pipi nya membuat mereka sedih dan ikut hancur dengan kejadian yang menimpa Sesha sekarang, Arief yang menatap istri nya penuh iba, ia tahu kesedihan yang tengah istri nya rasakan... rasa sedih nya pasti lah melebihi rasa sedih diri nya sendiri
"sayang... " panggil Arief lirih membelai wajah istri nya dan mengusap perlahan air mata Sesha
"rief..... anak kita... anakku.... aku mau dia" seru Sesha disela tangis nya
__ADS_1
Sasha tak kuasa menahan tangis nya melihat adik nya terpuruk dengan kejadian yang dialami nya... ia memeluk erat adiknya memberi kekuatan kepada Sesha untuk tetap kuat dan bertahan menghadapi semua ini....
😢😥😢