
Sasha:"dihh kok gue...kan emng yang nikah lo lagian sebenernya mamah yang pngin arief sama lo tuh nikah bukan gue...."jelas sasha dengan santainya dia melangkahkan kaki pergi dari ruang keluarga...
Sesha:"mah?"panggilku meminta penjelasan atas apa yang dikatakan sasha padaku
Mamah:"iya yang sasha bilang itu benar sebenernya emang kamu kok yang nikah sama arief kamu bukan penggantinya,disurat nikah juga nama kamu sayang bukan nama kakakmu"terang mama membuatku membuka mulut ini tak percaya dengan yang mereka ucap
Sesha:"arief juga tahu??apa cuma gue yang gak tau disini??kenapa??"
Arief:"kalo nggak gini lo nggak bakal mau kan nikah sama gue ?"
Sesha:"apaan sih"aku pergi meninggalkan mereka yang masih duduk dan memanggilku untuk kembali mendengarkan penjelasan dari mereka...aku tak mendengarkan mereka aku terus melangkahkan kakiku menuju mobilku entah aku akan pergi kemana...
>>>>>
aku berhenti ditepi danau yang selalu menjadi temanku ketika aku bersedih aku duduk melihat indahnya danau ini airnya yang tenang tapi terus mengalir perlahan...
Reyhan:"udah berapa lama nggak kesini?"suara seseorang membuyarkan lamunanku aku sangat mengenal suara itu,lelaki yang selalu ada saat aku senang atau pun sedih dia sahabatku reyhan
Sesha:"hmm iya,ngapain lo kesini?"
__ADS_1
Reyhan:"firasat ajah kalo lo ada disini,ternyata firasat gue bener"(hampir tiap hari gue dateng kesini berharap lo juga dateng,,akhirnya lo dateng juga)batin reyhan
Sesha:"haha bisa ajah lo,nggak kerja?"
Reyhan:"nggak,gue mau disini mau nemenin lo..ada sesuatu yang mau gue omongin sa"
Sesha:"mmh kenapa?"
Reyhan:"nikah yuk!!"jantungku terasa hampir copot mendengar pernyataannya,apa dia bercanda dengan ajakannya aku memang dari duku sedikit ada rasa sama sahabatku ini,tapi semuanya...
Reyhan:"hei...jawab gue serius gue mau lo jadi istri gue,emang sih konyol tiba tiba gue dateng minta lo jadi istri gue,tapi gue gak boong gue serius sa,aku sayang sama kamu,"ucapnya memegang tanganku dengan erat...
areyhab:"lagi akting yah?yang nikah kan sodara kembar lo bukan lo sa..."bisiknya
Sesha:"gue rey itu gue bukan dia...kenapa lo nggak bawa gue pas arief mau nikahin gue,kenapa lo nggak ngenalin gue..semuanya sengaja jadiin gue sebagai pengganti sasha tapi sebenernya gue itu bukan pengganti gue emanh dinikahin sama arief dengan sengaja gue juga baru tahu hari ini."tangisku pecah tak tertahankan menjelaskan yang terjadi pada diriku kepada reyhan
reyhan diam tak bersuara entah apa yang difikirkan oleh dia..
lama kita larut dalam keheningan
__ADS_1
Reyhan:"cerai..."ungkap reyhan singkat namun membuatku terkejut dengan idenya...
Sesha:"percuma,,dia udah nyentuh gue rey gue udah nggak pantes buat lo.."
Reyhan"aku terima apapun itu,,asal kamu pisah sama dia kita nikah kita pergi dari sini,kita jalin keluarga yang bahagia,ok??"pintanya memohon kepadaku
Sesha:"lo telat rey"
aku beranjak pergi meninggalkan reyhan sendiri yang terlihat sangat terpukul juga dengan kenyataan ini
hari telah berganti menjadi gelap tapi aku masih sangat menyukai hujan rintik yang turun perlahan aku duduk diteras rumah tanpa ada keinginan masuk kerumah aku menikmati hujan ini
Arief
kamu kemana sih sa nggak pulang2 aku udah cari kamu kemana mana,hujan lagi akhhh...
gue nggak bakal nyerah gue nggak mau kehilangan lo
ketika aku keluar rumah aku melihat sesha ada diteras dengan wajah menghadap ke atas menikmati hujan rintik aku menghampirinya mencium bibirnya dari atas dan membuat dia sangat terkejut langsung berdiri untuk melihat siapa yang telah menciumnya..
__ADS_1