
"kata nya udah nikah, istri lo nggak dibawa kesini ka? " tanya heran Ferdi kepada Arief yang sedari tadi makan dengan tak berselera
Arief bingung harus menjawab pertanyaan Ferdi sekarang ia harus mencari alasan apa
"gue pergi dulu! " ucap Arief meninggalkan semua nya
Ferdi bingung dengan sikap Arief apa dia salah berkata mempertanyakan istri nya
"apa aku salah bicara? " tanya Ferdi menatap satu persatu orang orang yang ada di depan nya
"lebih baik kita selesaikan makan malam kita yah" ucap tante mengalihkan pembicaraan
suara mobil melesat dengan kecepatan tinggi membuat semua orang yang berada dalam rumah khawatir dengan kondisi Arief terlebih tante sofie ia baru pernah melihat Arief bertingkah seperti itu
tapi ia memahami keadaan seperti ini hati nya pasti sangat sakit melihat sesha bermesraan dengan sepupu nya sendiri
"oh ya aku ada janji sama temen, semua nya aku permisi yah... " pamit Keana mencium pipi mommy nya kilas
"hati hati ya sayang.. " ucap tante
"habis makan aku mau ajak kamu ke taman biasa kita kencan... ok" ajak Ferdi mengusap kepala sesha
tante sofie yang melihat pemandangan ini antara bahagia dan sedih
__ADS_1
andai saja sesha bukan istri Arief putra nya akan menjadi lelaki yang paling bahagia didunia
tapi takdir tak mempersatukan mereka
tante mengundurkan diri dari ruang makan ia memasuki kamar nya
lagi lagi sesha harus berhadapan dengan Ferdi sendiri
sesha memikirkan kemana pergi nya Arief
saat ini dia sangat ingin memeluk lelakinya
cup
"ka-kamu.. ke-kenapa? "ucap sesha terkejut menjauh dari Ferdi
" aku, kenapa?? kamu yang kenapa? kenapa kamu sampai segitu nya mendapat ciuman kebiasaan kita dulu? "tanya Ferdi kesal dengan tingkah dan sikap sesha yang telah berubah, ia merasa sesha menjaga jarak dengan nya
***
Keana mengemudikan mobil nya entah mencari Arief kemana lagi,sudah satu jam ia mengelilingi jalan mencari Arief,sampai ia merasa lelah dan hampir menyerah mencari nya
" tunggu kenapa gue begitu bodoh dan nggak ingat
__ADS_1
ka Arief kalo lagi kek gini pasti kerumah sahabat nya yang rese itu,harus yah gue kesana?"ucap keana bingung haruskah ia menemukan arief dirumah sahabat nya itu
***
"aku mau kamu jujur,ayo katakan semua nya
apa yang terjadi selama kita nggak bersama, kenapa kamu berubah begini? " tanya Ferdi serius menatap kedua mata Sesha yang sedari tadi hanya menundukkan kepala nya Sesha bingung harus menjawab pertanyaan Ferdi
"sayang..ayo bicara... " desak Ferdi memegang erat kedua bahu wanita yang sangat ia cintai
"aku... Mmm aku" Sesha bingung harus berbicara apa, apa dia harus memberitahukan kepada Ferdi bahwa dia telah menikah dengan Arief, atau harus melanjutkan sandiwara ini yang begitu menyakitkan
"maaf Fer maaf... " sambung Sesha menitikkan air mata
Ferdi bingung melihat Sesha menangis apa yang ia tangisi kesalahan apa yang Sesha perbuat sampai harus meminta maaf kepada diri nya
Ferdi tak tega melihat Sesha menangis seperti itu ia langsung memeluk erat Sesha menenangkan kembali gadis itu..
"kalo kamu belum siap, jangan dipaksakan aku bakal nunggu sampai kamu siap buat jelasin semua yang telah terjadi, walaupun itu hal yang sangat menyakitkan kan aku akan Terima asal itu adalah pilihan kamu bukan karena paksaan, aku sayang kamu Sha, sayang banget kamu tahu itukan aku nggak mau lihat kamu sedih, jangan nangis, Ok? " ujar Ferdi membelai pelan rambut panjang Sesha
"kalo kamu udah tenang kamu istirahat dulu yah... " sambung Ferdi melepaskan pelukan nya meraih tangan Sesha untuk berjalan masuk kerumah bersama nya.
***
__ADS_1