
Sesha dan Arief sibuk mondar mandir membereskan baju dan barang barang nya karena pagi ini mereka akan pulang kerumah
"tante..kita mau pamit dulu yah mau pulang,..Arief juga kan harus kerja nggak bisa lama lama disini" jelas Sesha kepada Tante Sofie
"iya tan,maaf ya kita nggak bisa disini lama." sambung Arief memeluk tantenya yang ia anggap sebagai ibu kandung nya
"tante bahagia banget bisa kumpul sama kamu lagi ada Sesha juga..tapi itu pilihan kamu juga dari dulu" ucap tante dengan nada sedih
"ekhemm...oh ya rief sebagai tanda perpisahan boleh kan kalo gue yang antar istri lo ke bandara?biar lo sama sopir??" ucap gamblang Ferdi kepada Arief
"Ferdiiiii....kamu kok gitu sih nak!" Ujar tante Sofie menegur anak nya yang memang tak bisa dipungkiri hati nya masih sangat mencintai seorang Sesha
"nggak papa kok tante,kamu juga nggak papakan sayang?" ucap Arief lembut kepada istri nya dan dijawab anggukan ragu oleh Sesha
__ADS_1
setelah semua barang telah dimasukan ke bagasi mobil...mereka sekali lagi pamit kepada tante dan Keana,entah mengapa perasaan Sesha sangat tidak enak semoga saja ini hanya perasaan nya yang keliru terlihat mobil yang dibawa oleh sopir dan Arief melaju terlebih dulu
Mobil Ferdi dan Sesha menyusul berada dibelakang
"heh nggak nyangka yah kita bakal semobil lagi kaya dulu tapi bukan sebagai sepasang kekasih melainkan keponakan dan tante nya...." sindir Ferdi namun tanpa dijawab oleh Sesha
Ferdi kesal karena setiap pertanyaan dan perkataan yang keluar dari mulutnya tak direspont oleh Sesha karena kesal ia melajukan mobil dengan cepat sempat kaget dengan ulah Ferdi,sosok yang ia kenal dulu telah tiada...
"lo bisa bawa mobil dengan pelan pelan nggak,kalo nggak bisa biar gue yang bawa!!" dengan sedikit ketakutan Sesha menawarkan diri nya untuk menyetir mobil,tapi sekarang giliran Ferdi yang tak menggubris ucapan Sesha
ketika ia hendak memperlambat laju mobil nya sesuai perintah Arief, rem yang ia injak tak berfungsi
dengan gugup dan takut mereka mencoba tenang
__ADS_1
"pak Arief R-..rem nya blong pak,gimana ini pak?"terlihat sopir sangat ketakutan karena bukan hanya nyawanya yang dipertaruhkan sekarang melainkan ada Arief juga...
" kok bisa pak?"tanya Arief dengan sangat terkejut
"nggak tau pak Arief,sebelum berangkat saya udah cek semua kondisi mobil nya,dan aman pak,tapi nggak tau kenapa sekarang jadi kaya gini.." jelas sopir dengan ketakutan
"satu satu nya cara kita harus lompat dari mobil pak," ucap Arief mencoba tenang
"ya udah kalo begitu pak Arief duluan yah pak biar saya jaga keseimbangan mobil ini dulu" ucap sopir memberi saran
hati Sesha semakin gelisah karena sms yang ia kirim ke suami nya tak ada respont kali ini ia mencoba menelpon ponsel suaminya tapi Arief tak mengangkat nya
"segitu cinta nya lo sama dia?" ucap Ferdi dingin tanpa menatap wanita yang duduk dengan gelisah disamping nya
__ADS_1
Bbbrrruuuaagggghhh