
amar membiarkan niken berada di kediaman lupi untuk sementara waktu. saat kejadian itu juga perlahan hati niken menjadi dingin dan sedikit senyum.
" nona apa anda ingin makan sesuatu? " tanya lupi dengan sopan
" Terima kasih nanti aku akan membuat nya sendiri bik, bibi jangan repot - repot begitu. bibi lebih baik istirahat saja " kata niken dengan datar.
"aku tahu perasaan mu saat ini sedang tidak baik nona tapi jangan biarkan dendam dan rasa sakit hatimu menjadi bu merang untuk mu sendiri nona. itu lebih sakit dari pada nona melihat pasangan nona selingkuh " kata lupi dengan lembut. Tapi niken hanya diam tampa suara. Lupi memilih untuk keluar supaya niken bisa berfikir jernih.
( jiwa, cinta dan hidupku sudah hancur apa lagi yang bisa dibangun dari sebuah kegagalan dan kehancuran. aku harus apa lagi. papa mana ku sudah meninggalkan aku. tidak alasan ku untuk tetap hidup dengan nya. aku dulu bersamanya juga dikarenakan perjodohan konyol itu. kalau tidak hidupku pasti akan baik - baik saja bukan) batin niken sambil melihat keluar jendela .
" nyonya dimana non niken kok tidak kelihatan dari pagi" tanya ruri kepada lupi
" dia sedang beristirahat ruri, tolong belikan ikan hias satu pasang. dan juga jangan lupa beli dengan tempatnya" kata lupi kepada ruri
" baik nyonya" jawab ruri dengan patuh.
niken:
paman bisakah aku fokus dalam latihan dan model ku saja. aku ingin segera bisa menguasai silat dan juga cara menggunakan senjata yang benar dengan sungguh-sungguh.
" nona sudah bangun ya, jangan buat banyak bergerak dulu. nona butuh banyak istirahat.apa nona ingin sesuatu biar saya siap kan sebelum saya pergi ke luar " kata lupi dengan baik
__ADS_1
" tolong ajari saya bela diri yang kuat bik, aku ingin menjaga diriku sendiri. aku ingin tidak ada satu orang pun yang menindas ku. aku juga tidak mah menggantungkan hidupku dengan terus bersembunyi dibalik paman amar " kata Niken dengan tegas.
" tapi nona belum puluh betul, bukannya menambah ilmu nanti nona malah sakit semua badannya. tolong jangan siksa diri anda begini nona. yang merasakan sakitnya bukan anda tapi kami. kami merasa gagal menjaga dan melindungi penerus ke tua jami dengan sangat buruk" kata lupi dengan memohon kepada niken
niken yang tidak bisa mengendalikan meminta lupi untuk keluar, lupi pun mengiyakan nya. setelah lupi keluar niken menghancurkan semua benda yang berada diruang tersebut untuk melampiaskan emosi nya.lupi pun yang merasa khawatir mencoba mendobrak pintu kamar niken tapi tidak berhasil jua. lupi pun menghubungi amar
lupi: hello tuan, tolong Ke marilah, nona nguk lagi, dia mengunci diri di kamar . saya takut dia akan menyakiti dirinya sendiri.
amar:baik lah aku akan segera ke sana
lupi:baik tuan saya tunggu
lupi: baik
amar :hm
tut telepon pun terputus , amar segera memanggil han u tuk mengatasi segalanya. sementara amar segera pergi ke tempat niken dengan khawatir.
tulis:
bang katanya mau kesini ? jam berapa? aku ingin abang disini menemaniku. Apa abang tengah sibuk dengan pekerjaan abang kah.
__ADS_1
tulis terus menunggu balasan dari amar tapi tak kunjung jua mendapatkan nya. tulis pun memilih untuk keluar dari ruangannya ia mencari udara segar di taman rumah sakit. tak lama ayu yang kebetulan sedang cek kesehatan pun melihat tulis yang sedang duduk sendiri di taman.
" apa aku gak salah lihat ya, itu kan tulis, yang dulu jadi ajudannya anita kan. kok dia ada disini ya. bukannya dia dikabarkan mengulang dari kota ini. apa aku coba ke sana saja ya " kata ayu dengan penasaran.
" tulis" panggil ayu yang membuat tulis terkejut setengah mati melihat keberadaan ayu yang muncul secara tiba-tiba.
" nyonya ayu, ee anda berada disini. dengan siapa anda berada disini nyonya? " tanya tulis dengan cemas.takut jika ada banyak orang yang tahu tentang keberadaan nya di rumah sakit ini.
" aku sendirian lah , kebetulan aku sedang periksa kesehatannya disini. apa kamu sedang sakit tulis. muka kamu kok pucat " kata ayu dengan cemas
" iya nyonya data sedang kurang sehat , nyonya duduklah. saya minta tolong sangat kepada nyonya . jangan beti tahu kepada siapa pun tentang keberadaan saya di rumah sakit ini . saya mohon sekali nyonya "kata tulis memohon kepada ayu. sedangkan ayu yang masih tidak mengerti pun bingung dengan sikap tulis yang menurutnya aneh.
" apa maksudnya tulis? kamu seperti orang yang sedang ketakutan " tanya ayu kepada tulis.
" sebenarnya orang yang dulu memusuhi keluarga pak indra dulu masih mengincar saya nyonya. saya beberapa tahun menghilang disekap oleh mereka rapi saya masih beruntung diselamatkan oleh tuan amar" kata tulis dengan jujur.
" amar, apa maksudmu tuan amar seorang pengusaha yang terkenal ini ( sambil menunjukan foto tuan amar yang ia kenal) " kata ayu dengan tambah penasaran.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf ya author sering terlambat untuk up dikarenakan pekerjaan author yang padat menyebabkan waktu up dan revisi sangatlah kurang. tapi syukur alhamdulillah kalian selalu setia menunggu cerita ku. aku sangat menghargai itu. untuk yang sudah bantu like, komen, vote, dan share nya terimakasih banyak semoga dibalas berlipat- lipat oleh Allah SWT amin. semoga kita semua selalu berada dalam lindungannya, doa ku selalu terbaik untuk kalian. semoga dilancarkan segala urusannya, dilancarkan rezekinya dan dilancarkan segala aktifitas nya amin...
__ADS_1