
selesai makan malam zahra mencoba mengajak antonio berbicara. tok tok pintu diketuk tapi tidak ada jawaban. zahra oun mencoba membuka pintu kamar antonio tapi tidak dikunci. zahra menari gagang pintu lalu melihat ke seluruh sisi kamar tapi tidak menemukan antonio.
" hmm ngapain ngintip- ngintip kamar gue" kata antonio dengan mengagetkan zahra. zahra yang kaget pun Tersentak kaget. lalu ia mencari alasan untuk menghindari kecurigaan antonio.
" ini ee apa itu aku... aku mau pinjam buku catatan kamu yang kemarin. aku mau pinjam ke freya dan ria tapi mereka sedang keluar jadi aku mau pinjam ke kamu" kata zahra berbohong
" bukannya kamu juga ikut menulis ya waktu itu " kata Antonio mencoba mengintimidasi nya
" waktu itu aku belum selesai karena aku lagi badmood banget untuk menulis dan sekarang aku butuh itu untuk ulangan besok. pleaseπππ" kata zahra memohon
" oke masuk lah" kata antonio tapi ditolak oleh zahra
" aku tunggu disini saja deh. kita kan belum muhrim jadi gak boleh berduaan kan dikamar. πππ" tolak zahra dengan halus
" aku mau berbicara sesuatu dengan kamu ra, ini masalah nya penting " kata antonio dengan mode serius
" tapi aku mau belajar πβ O, bagaimana kalau ngobrolnya dikamar aku saja ya sambil belajar " kat zahra lagi mencoba untuk menghindari pertanyaan antonio.
" gak lama kok janji" kata anton lagi
zahra oun menelan ludahnya karena antonio berbicara terlalu dekat dengannya.
" jangan takut begitu, aku tidak akan memakan mu. kau seperti berbicara dengan monster aja deh" kata antonio
" siapa yang takut, aku cuma gugup saja memangnya kamu mau berbicara soal apa sih? " tanya zahra tapi langsung ditarik masuk oleh antonio kedalam kamarnya.
" jangan ditarik dong sakit tau" rengek zahra dengan mengusap lengannya
__ADS_1
" aku mau tanya ra kenapa kamu bisa - bisanya jalan berdua dengan leo? jawab aku zahra " tanya anton yang membuat zahra sedikit gugup
" oh soal itu ya, aku mencoba menghubungi kamu lewat ponsel bunda tapi kamu gak mau angkat.ya aku cari teman untuk menemaniku cari buku lah. kebetulan juga leo bisa menemaniku kenapa tidak.dan..... ternyata aku malah melihatmu bersama tasya. pantas saja kamu gak mau angkat telpon aku. kamu gak mau aku mengganggu waktu kamu dengan mantan pacar kamu itu ya. aku saja bisa mengerti kamu O kenapa kamu tidak bisa? " kata zahra dengan judes
" aku hanya menemani tasya karena dia sedang bersedih itu aja kok " jawab antonio yang membuatnya tambah geram
" itu tandanya kamu masih care kan sama dia.? kalau masih gak bisa move on balikan aja sana tasya lagi. aku gak apa - apa kok. celetuk zahra yang membuat antonio marah
" kamu ngomong apa sih, aku hanya menghibur dia aja jangan berfikiran yang berlebihan begitu. aku dan dia tidak lebih dari teman biasa gak lebih " jawab antonio dengan suara sedikit keras membuat ayu dan bambang dapat mendengar suara antonio dengan jelas.
"oh iya aku juga begitu dengan leo. jadi kita impas ya. sudah aku mau balik aja ke kamar ku. aku gak jadi pinjam buku mu " kata zahra ingin pergi tapi ditahan oleh antonio
" tapi aku gak suka lihat kamu sama leo" kata antonio
" kamu itu lucu ya! kamu itu aja gak bisa jaga perasaan aku tapi kamu meminta aku untuk menjaga perasaan mu . ya sudah deh sekarang gini saja kamu bisa menjauhi tasya tidak...? kalau kamu bisa melakukan itu aku akan melakukan itu juga sama leo. dan iya leo jauh lebih baik dalam mengerti perempuan. aku tidak tahu jika aku nanti nya terlalu nyaman sama dia. bisa jadi aku akan meninggalkan kamu O. aku tidak mau menghargai seseorang yang tidak bisa menghargai aku." kata zahra
" yah sepertinya mereka sedang bertengkar deh" kata ayu dengan penasaran
" iya bun biasa namanya juga anak muda .kalau masih belum kelar juga besok.baru kita tengah i mereka " kata bambang
zahra menangis semalaman dikamar. saat bersamaan hujan petir pun riuh terdengar .
" mama papa aku ingin bersama dengan kalian.ππ kenapa kalian tega ninggalin aku sendirian disini. aku kesepian tampa kalian" kata zahra sambil menangis.
Tiba-tiba zahra teringat sesuatu. seketika zahra membuka buku catatan yang diberikan indra kepada nya waktu itu. saat dibuka terdapat beberapa nomer telpon beserta alamat yang tercantum disitu . termasuk amar. amar adik dari mendiang papanya zahra . seketika zahra mengumpulkan tekad untuk pergi ke rumah aman.
" maafkan zahra bunda ayah, sepertinya aku tidak seharusnya berada disini. aku akan pergi meninggalkan rumah ini " kata zahra dalam tekadnya.
__ADS_1
zahra pun segera mengemasi baju yang dia perlukan lalu . membawa beberapa dokumen penting yang diperlukan zahra.selesai berkemas zahra pun segera menulis sepucuk surat untuk ayu dan juga bambang lalu segera pergi.
keesokan paginya semua beraktifitas seperti biasanya. bik atun yang tak melihat kemunculan zahra pun. berniat ingin membangunkannya. tapi berpapasan dengan antonio.
" bik atun mau kemana? " tanya Antonio
" anu den mau bangunin non zahra dari tadi belum kelihatan. takutnya nanti non zahra kesiangan " kata bik atun kepada antonio
" ya sudah aku kebawa dulu bik" kata antonio dengan acuh
bik atun pun mengetuk pintu kamar zahra tapi tidak ada jawaban. bik atun pun memberanikan diri untuk membuka pintu kamar zahra tapi tidak menemukan siapa pun disana. bik atun pun masuk kedalam dan melihat pintu lemari yang terbuka....bik atun pun melihat lemari tersebut baju zahra sudah acak- acakan dan beberapa bajunya sudah tidak ada. bik atun pun berniat ingin melaporkan ini kepada majikannya tapi malah menemukan surat yang ditinggalkan zahra didepan meja belajarnya. bik atun pun segera memberikan surat itu kepada ayu dan bambang.
dari : zahra
untuk : ayah dan juga bunda
maafin zahra ya bunda ayah. zahra pergi tampa berpamitan dengan kalian. aku sangat berterima kasih terhadap kasih sayang kalian kepadaku. aku tidak akan pernah melupakan ayah dan juga bunda karena kalian sudah seperti orang tua kandung ku sendiri . tolong bilang ke antonio aku sudah mengikuti kemauan nya . aku pergi dan tak akan pernah kembali lagi. bilang ke dia ya bun suruh dia jaga kesehatan nya. aku tidak mau kalau antonio sampai sakit. soga antonio bisa menemukan seseorang yang jauh lebih baik dari aku. bunda dan ayah juga harus jaga kesehatan nya ya jangan sampai sakit. salam sayang yang terdalam dari zahra.
" yah zahra kita yah, bagai ini π₯Ίπ₯Ί" kata ayu panik
" kita lapor polisi dan mencari dia bun" kata bambang dan bergegas kebawa memberitahu kan hal ini kepada antonio.
" anton apa yang terjadi semalam antara kamu dan juga Zahra? " tanya bambang dengan tegas
" gak ada apa - apa kok pa hanya salah faham aja. lagian nanti juga kalau dia bosan dengan marahnya zahra akan luluh sendiri " jawab anton dengan entengnya . bambang pun melempar surat tersebut dihadapan antonio. pelan& pelan antonio pun membaca surat tersebut. wajah antonio pun menjadi berubah panik. antonio pun segera keluar tampa mendengarkan ayah dan juga bundanya . antonio pun mencari keberadaan zahra dirumah sahabatnya yaitu freya dan juga ria.
" oh iya be**k aku kan gak tahu rumah freya dan ria dimana πβ apa aku kesilah bertanya mereka saja ya " kata antonio dirundung dilema. dengan cepat antonio pun menginjak gas mobilnya menuju sekolah.
__ADS_1