SUAMIKU ADALAH MUSUHKU

SUAMIKU ADALAH MUSUHKU
AMPLOP COKLAT


__ADS_3

semakin hari kondisi tulis semakin baik, amar membawa tulis ke kediamannya. tulis bertugas menjaga niken. selama dia di rumah amar peraturan nya masih sama seperti dulu.


amar memutuskan untuk merawat niken di rumah saja. karena itu jauh lebih aman untuk niken agar tidak terjadi kecolongan seperti kemarin.


" lala ajari tulis bagaimana cara merawat niken, apa yang tidak boleh dan apa yang boleh dilakukan niken. tulis kau bisa melakukan apa pun disini tapi jangan pernah lewati batasan mu apa kau mengerti? " kata amar dengan tegas dan disetujui oleh tulis.


" aaaa " teriak niken mengejutkan amar dan juga yang lain. amar segera berlari ke kamar niken.


" ada apa sayang? " tanya amar kepada niken


" itu itu " kata niken dengan menunju ke salah satu pohon. amar pun menyuruh han untuk me becek ke pohon yang yang berada di samping kediamannya.


" tenang ya ada aku di sini , kamu jangan takut lagi " kata amar menenangkan niken.tulis berinisiatif memberikan air untuk niken tapi ditolak oleh niken.


" tidak terimakasih, aku tidak haus. paman jangan biarkan orang-orang itu menculik ku lagi. aku sangat takut sekali dengan mereka " kata niken dengan gemetar.tak lama dari itu han masuk dengan membawa sebuah petunjuk .


" tuan aku menemukan ini di sana tadi, aku rasa nona tidak berimajinasi tadi.aku merasa nona tidak aman karena mereka tahu bahwa nona berada disini" kata han dengan menunjukan bukti adanya seseorang tadi di sana.


ting ponsel tulis berdering


" tidak perlu kita akan memperkuat pengamanan disini juga. jangan biarkan orang asing keluar masuk ke dalam rumah ini. termasuk antonio atau pun keluarganya, faham" kata amar dengan emosi.


KEDIAMAN AYU DAN JUGA Bambang


ayu yang bingung pun mulai dengan sang putra. ayu yang penasaran dengan apa yang dibilang tulis pun mencoba mencari tahu. Diam-diam diam ayu masuk kedalam kamar Antonio lalu mencari barang bukti yang dimaksud tulis kemarin.


" ya Allah semoga apa yang di bilang tulis itu tidak benar. anak ku adalah orang baik dia tidak mungkin begitu " kata ayu terhenti saat iya menemukan sebuah amplop coklat yang tak seperti biasanya. ayu pun segera membuka nya. mata ayu terbuka lebar taj percaya dengan apa yang dilihatnya.apa yang diucapkan tulus ternyata adalah benar.


" ya ampun anton, astaga apa dosaku dimasa lalu ya Tuhan. 😭😭😭 tidak ini tidak mungkin. putraku bukan pembunuh, ini tidak mungkin " kata ayu terduduk dengan tidak berdaya.


ayu pun segera berlari keluar menyembunyikan amplop itu lalu berlari kedalam kamar nya. ayu menangis sekencang - kencangnya di kamar. sedangkan sang suami masih sibuk di meja kerja nya dengan tumpukan dokumen. bambang tidak tahu apa uang sudah diketahui ayu.


tok tok


" nyonya ayu" panggil atun sambil mengeruk pintu kamar ayu tapi tidak ada jawabannya. atun pun memilih pergi dan mengerjakan tugas yang lain. tak mala dari itu anton pun pulang dari kantor dan berpapasan dengan bik atun.


" eh den anton sudah pulang ya? " tanya bik atun dengan sopan


" sudah bik, rumah kok sepi bik bunda dan ayah kemana bik? " tanya Antonio kepasa bik atun


"tuan di ruang kerja kalau nyonya tidak tahu den. karena saya keruk pintu kamar nya nyonya gak ada jawabannya. mungkin tidur nden " kata buk atun dengan melihat kearah kamar ayu. Atun pun pergi ke dapur sedangkan Antonio yang merasakan ada yang aneh dengan bundanya pun langsung menyelidikinya. antonio pun pergi ke kamarnya dulu untuk membersihkan badan nya . tapi pada saat antonio ingin mengambil baju ganti, Tiba-tiba mata Antonio tertuju pada tumpukan bajunya yang tidak rapi terkesan seperti habis diacak-acak. anton pun memeriksa dokumen nya takut jika ada yang hilang.Benar saja ada dokumen nya dia yang hilang. antonio pun menjadi kesal mukanya menjadi merah padam. dan mengacak-acak lemari baju untuk mencari dokumen perjanjian antara dirinya dan geng kapak hitam.


" gawat dimana dokumen itu di mana. bahaya jika ada yang tahu soal itu. nyawa keluarga ku yang akan menjadi taruhannya. dimana dokumen itu berada sekarang. bunda...??? apa mungkin bunda yang mengambil dokumen itu? tidak mungkin bunda tidak tahu soal itu. atun? tapi atun tidak pernah berbuat begitu selama bekerja disini. lalu siapa? " kata antonio dengan bingung diliputi rasa cemas.


pikiran antonio belum tenang sebelum menemukan kontrak itu. Tiba-tiba suara ayu mengagetkan antonio.


" sayang kamu kenapa? Kok seperti bingung begitu" tanya ayu dengan pura-pura tidak tahu. antonio pun dengan cepat merubah ekspresi nya .


" tidak bun aku sedang mencari pakaian kesayangan ku di lemari tapi tidak juga aku menemukannya. kira - kira bunda tahu tidak? yang baju warnanya coklat di kamar antonio bun" kata antonio dengan canggung.


" bunda tidak melihatnya sayang coba aku tanya bik atun ya? siapa tahu lihat " kata ayu ingin pergi dari depan antonio sambil menahan air mata yang ingin jatuh.


" tidak perlu bun nanti biar aku cari sendiri saja. mungkin terselip jadi aku akan mencarinya nanti " kata antonio dengan berbohong. ayu pun tidak berkata apa - apa hanya sian lalu pergi.


( bunda tidak pernah begitu sebelum nya? apa bunda yang mengambil amplop itu ya. kalau itu benar gawat. bisa- bisa rahasia ku akan terbongkar. sebelum semua terjadi aku harus menemukan amplop itu dengan segera) batin antonio mulai tak terkontrol lagi.


Kamar niken


dengan memainkan piano niken menyanyi dengan penuh emosi yang berada di dalam hatinya.


Oh, hush, my dear, it’s been a difficult year And terrors don’t prey on innocent victims


Oh, hush, my dear, ini tahun yang sulit Dan teror tidak memangsa korban yang tidak bersalah


Trust me, darlin’, trust me, darlin’


 Percayalah padaku, sayang, percayalah, sayang ‘


 


It’s been a loveless year, I’m a man of three fears


 Sudah setahun tanpa cinta, aku pria dengan tiga ketakutan


Integrity, faith and crocodile tears


 Integritas, iman, dan air mata buaya


Trust me, darlin’, trust me, darlin’


 Percayalah padaku, sayang, percayalah, sayang ‘

__ADS_1


 


So look me in the eyes, tell me what you see


 Jadi lihat mataku, katakan padaku apa yang kamu lihat


Perfect paradise tearing at the seams


 Surga yang sempurna merobek jahitannya


I wish I could escape, I don’t wanna fake


 Saya berharap saya bisa melarikan diri, saya tidak ingin berpura-pura


I wish I could erase it, make your heart believe


 Saya berharap saya bisa menghapusnya, membuat hati Anda percaya


 


But I’m a bad liar, bad liar


 Tapi aku pembohong yang buruk, pembohong yang buruk


Now you know, now you know


 Sekarang Anda tahu, sekarang Anda tahu


I’m a bad liar, bad liar


 Saya pembohong yang buruk, pembohong yang buruk


Now you know, you’re free to go


 Sekarang Anda tahu, Anda bebas untuk pergi


 


All my dreams never mean one thing


 Semua mimpiku tidak pernah berarti satu hal


 Apakah kebahagiaan ada dalam cincin berlian?


Oh, I’ve been askin’ for


 Oh, aku sudah minta


Oh, I’ve been askin’ for problems


 Oh, saya sudah meminta masalah


Problems, problems


 Masalah, masalah


 


I wage my war on the world inside


 Saya mengobarkan perang saya pada dunia di dalam


I take my gun to the enemy’s side


 Saya mengambil pistol saya ke sisi musuh


Oh, I’ve been askin’ for (trust me, darlin’)


 Oh, aku sudah meminta (percayalah, sayang ‘)


Oh, I’ve been askin’ for (trust me, darlin’) problems


 Oh, saya sudah meminta (percayalah, sayang ‘) masalah


Problems, problems


 Masalah, masalah


 


So look me in the eyes, tell me what you see

__ADS_1


 Jadi lihat mataku, katakan padaku apa yang kamu lihat


Perfect paradise tearing at the seams


 Surga yang sempurna merobek jahitannya


I wish I could escape, I don’t wanna fake


 Saya berharap saya bisa melarikan diri, saya tidak ingin berpura-pura


I wish I could erase it, make your heart believe


 Saya berharap saya bisa menghapusnya, membuat hati Anda percaya


 


But I’m a bad liar, bad liar


 Tapi aku pembohong yang buruk, pembohong yang buruk


Now you know, now you know


 Sekarang Anda tahu, sekarang Anda tahu


I’m a bad liar, bad liar


 Saya pembohong yang buruk, pembohong yang buruk


Now you know, you’re free to go


 Sekarang Anda tahu, Anda bebas untuk pergi


 


I can’t breathe, I can’t be


 Saya tidak bisa bernafas, saya tidak bisa


I can’t be what you want me to be


 Aku tidak bisa menjadi apa yang kamu inginkan


Believe me this one time


 Percayalah padaku kali ini


Believe me


 Percayalah padaku


 


I’m a bad liar, bad liar


 Saya pembohong yang buruk, pembohong yang buruk


Now you know, now you know


 Sekarang Anda tahu, sekarang Anda tahu


I’m a bad liar, bad liar


 Saya pembohong yang buruk, pembohong yang buruk


Now you know, you’re free to go


 Sekarang Anda tahu, Anda bebas untuk pergi


 


Oh-oh-oh


 Oh-oh-oh


Please believe me


 Tolong percaya saya


Please believe me


 Tolong percaya saya

__ADS_1


__ADS_2