
"Tunggu gue angkat telpon dlu"ucap santi menghentikan obrolan shela
"Hallo ga"
"Sial sial san loe tau yg terakhir masuk kerumah ithu bi ita, penghianat yg dicari org dalam bodo banget gila gue muak banget"ucap fras
"Aphaa loe bilang gue mau kirim cctv yg gue mau, dan sekarang loe lacak dimana perempuan ular ithu"ucap santi dgn nada tinggi
"Oke san"ucap fras yg mematikan ponsel nya dan mengirim beberapa cctv ke ponsel santi
"Siaal knp gue biarin dia dirumah reni"ucap santi sambil emosi
"Loe bener shell, bi ita dan dini penghianat nya dan mereka yg ngancem reni hingga histeris tapi sayang gue gk bisa denger dia bicara apha diponsel nya dan dgn siapa dia bicara"ucap emosi santi
"San kita harus gmna ini udah diluar batas, gue gk sabar ngebales cewe ular ithu"ucap shella
"Shell loe gk bisa gitu bi ita bagian gue dan gue akan bales kematian nona reni sama persis dgn yg dia lakuin didepan gue"ucap sarah dgn emosi membuat santi dan sheella melotot
"Oke oke kalian boleh bagi ajha bi ita dan dini buat kalian tapi kita belum tau dalang nya siapa? "
"Iya jgha aduh knp sih jadie mumet gini gue"ucap shella
Tiba2 ponsel santi berdering
"Hallo, siapa ini? "
"Loe keluar ikut gue atau gue hancurin rumah loe"ancaman
"Siapa loe berani memerintah gue? "
"Cepet keluar atau gue hancurin rumah ibu loe"
"Oke oke gue keluar sekarang"
__ADS_1
Rencana santi
"Ada apha san? Loe mau kmana? "Ucap shella
"Ada yg mau main2 sama kita, kita ikutin ajha permainan dia"
"Loe tlpn fras dan alwi bilang sesuai dgn yg gue bilang kalian tetap disini sampai fras dan alwi dateng ikutin kmna pun mobil ithu bawa gue, kita mulai permainan nya"sambung santi
"Tapi gue takut loe knp2,loe yakin"
"Kalian harus percaya sama gue oke"
"Gue pergi dlu bye, sampai ketemu diperang nanti"ucap santi
"Siap bos"mereka menunduk"
Santi pun keluar dan terlihat satu mobil menunggu nya santi pun tersenyum dan menghampiri seseorang disana
"Masuk"bentak org yang ada didlm mobil
Tampa berbincang santi dibawa kesebuah rumah tua dipinggir kota dgn tangan di ikat, santi hanya tenang dan tersenyum
*kalian bodoh mau ngasih mangsa ke gue, gue dgn suka rela mau memangsa kalian*batin santi
"Masuk "santi diseret
"Akhhh hati2 kalian bisa melukai kulit lembut gue"ucap santi dgn tatapan pembunuh
"Hallo sayang apha kamu udah dapat kejutan nya"ucap seseorang yg ada membelakangi santi
" udah kejutan nya menarik banget bi ita"
"Knp loe tau nama gue dasar wanita ja**ng"bi ita
__ADS_1
Plaak, plaak, plaak
Tamparan trus mendarat dipipi kiri dan kanan nya santi
"Cuman itu kah yg bos kalian ajarkan untuk menghabisi ku"ucap santi
"Pukul dia dan cambuk dia sampai dia berhenti dan lupa cara tersenyum dini"
"Hahhhaha bibi apha kmu lupa aku ini siapa sungguh lucu lulucon mu bibi"
"Iya saya ingat kmu ini iblis berwujud bibidadari"
"Trima kasih bibi atas pujian mu, apha bibi tau jika gue iblis maka bibi harus tau iblis gk bisa mati dan kekejaman iblis gk bisa diduga dan dibayangkan, sekangkan wujud bidadariku ithu hanya bisa diliat sma orang yg punya cinta dan kasih sama org lain"ucap santi
"dan sekarang aku mau kasih bibi pilihan mau iblis atau bidadari? "Sambung santi dgn senyum manis nya
"Sayang saya tidak memilih kedua nya, cepat siksa dia"
"Baik bos"
Plak,, plak,, bruk bruk bruk
Santi trus dipukuli dan datang seseorang pria
"Lepaskan ikatan wanita ithu"ucap pria ithu yg tak lain adalah brayen
"Baik bos"semua anak buah brayen membuka ikatan santi
"Maaf nona saya telat"
"Gpp makasih udah datang"ucap santi sambil pergi
,
__ADS_1
,
,