
"Wah wah wah kita kedatangan tamu spesial nih"ucap kepala penjaga
"Dimana dia? "Ucap santi dgn dingin
"Maaf nona tuan kami tidak ingin bertemu dgn wanita rendahan macam anda"
"Wah berani anda bilang saya rendahan, mari kita mulai bresek"teriak santi
Streeet
Bruuuk
Braaaak
Bruuuk
Streeet
"Segini kemampuan loe jaga omongan loe atau gue bklan buat loe gk bisa bicara lagie"ucap santi mencekam rahang kepala pengawal
Streeeeet
Lidah pun terpotong didepan semua bawahan nya dan mereka hanya bisa merinding ngeri liat atasan mereka
"Akhhhhh"pengawal ithu meringis dan mengeluarkan darah segar dari potongan lidah nya
"Ini hadiah buat loe yg usah usik kehidupan gue dan bilang gue rendahan"ucap santi memberikan potongan lidah ke tangan penjaga ithu santi pun masuk dgn menendang pintu nya
Braakkk
"Dimana loe keluar sekarang"teriak santi menggema didlm rumah semua penjaga berlarian menyerang
Dorr dor dor dor
Suara tembakan menggema diruangan ithu semua pengawal tekapar dan tiba2 pengawal yg bersembunyi menembak lengan kanan santi
__ADS_1
Doooor
Satu tembakan mengenai tangan santi tapi entah mengapa disaat perang santi sama sekali tidak merasakan sakit saat tertembak, dia membalikan badan memulai aksinya tembah menembak
"Breesek"teriak santi menembaki para pengawal yg bersembunyi sambil berari dan berlindung dibawah tangga
"Kemana dia? "Ucap salah satu penjaga
"Kita gk melihat nya dia bergerak begitu cepat kami terkecoh tuan"ucap 8penjaga sambil menunduk
"Apa kalian mencari ku? "Tanya santi keluar dari pesembunyian nya
"Kalian sudah siap bertemu dgn teman kalian dineraka, sudahlah berhenti basa basi mari kita liat siapa yg mati terlebih dahulu"ucap santi dgn cepat menembak semua nya dan hasil nya sangat memuskan mereka terkapar tak bernyawa
Santi pun lari menaiki tangan dan mendengar suara desahan2 dari satu kamar yang tidak jauh dari sana
*astaga dasar jal**ng sialan berani mereka bermain disaat gue sibuk dgn senjata, nikmatin dulu pemainan kalian gue akan cari anak gue dulu*batin santi mencari keberadaan anak nya
Bruuuk
"Sayang prince bangun bunda dateng sayang buka mata kamu sayang"ucap santi mengelus pipi lembab fikri
"Bu,,, nda bun,,, da iki minta maaf gk bisa jaga arga, bunda iki takut mereka bukan org tua iki bunda iki takut"tangisan fikri pecah melihat bunda nya datang sambil memeluk santi
"Tenang sayang bunda disini mari kita basmi kedua keparat sialan ithu orang tua kmu ithu bunda dan ayah bukan mereka sayang, sini sayang "ucap santi sambil menggendong anak laki2 nya
*kalian berani nyiksa anak gue mati kalian*batin santi mata yg memerah dgn geretakan gigi dan kepalan tangga yg kuat
Braaaak
"Wah ternyata bunda palsu nya udah dateng aduh duh kasian banget"ucap silvi dgn nada mengejek
"Loe nyerah sekarang atau anak loe gue tembak"ucap diki menodongkan pistol ke arah fikri
"Gue gk tau sama kalian setan kecil, klw kalian gk tau gue adalah Queen dari segala Queen yg ada. Jika kalian setan maka gue iblis yg lebih kejam dari kalian, anak yg loe lukain memang bukan dari rahim gue tapi dia anak yg udah gue besarkan dan gue rawat lebih dari nyawa dan hidup gue dan loe silvi gue akan kasih loe banyak hadiah nanti astaga gue harus ngadain reuni kali yah buat nyambut kalian berdua"ucap santi menembak kaki silvi
__ADS_1
Door
"Ahhhhhh dasar jal**ng"teriak silvi memegang kaki nya
Dor dor dor
Santi berlari dan trus mengelak
"Kayanya kemampuan loe udah melemah masa membidik hal kecil ajha loe gk bisa dasar pencundang"ucap santi
"Klw loe berani keluar wanita iblis"teriak diki
Dor
Satu tembakan mendarat sempurna di perut diki
"Yeyy gue menang jomby nya ketembak, jangan dulu mati dong gk seru gue masih mau main sama kalian kangen gue sama temen lama kaya kalian"ucap santi seperti bocah yg menang hadiah permen
Dor dor
Dua tembakan obat bius mendarat sempurna mereka pun tergeletak pingsan tak berdaya, santi menghubungi anak buah nya
"kak loe bisa masuk sekarang"teriak santi karna tau roy sedang bersembunyi diluar
"Hahahaha gue ketauan"cengengesan roy
"Gk usah ketawa kita blm selesai, bawa mereka berdua ke markas, dan siksa mereka tampa ampun tapi jgn sampai mereka mati"ucap santi
"Baik Queen"ucap anak buah nya
,
,
,
__ADS_1