
Didepan IGD semua org sedang memunggu kabar dari dokter, sudah hampir 3 jam dokter tidak kunjung keluar sampai waktu sudah terlewat hampir 3 jam lebih seorang perawat keluar dan menghampiri keluarga santi
"Permisi apa kalian keluarga nona santi henryawan? "Tanya perawat ithu
"Iya saya suami nya"ucap reflek alwi, fras, dan sendy
"Iya kami keluarganya gimana keadaan anak saya? "Ucap mama dina
"Begini kata dokter nona santi kehilangan banyak darah dan membutuhkan banyak donor darah dan seperti nya nona santi sangat kelelahan kurang istirahat, keadaan nya saat ini masih kritis kebetulan sekali dirumah sakit ini kehabisan stok darah golongan AB + dan darah ini sangat langka kami pihak rumah sakit tidak punya stok nya"ucap perawat ithu
"Golongan darah santi sama dgn ayah nya hanya dia yg bisa membantu anak ku"lirih mama dina
"Sus saya dan kembaran saya memiliki golongan darah yg sama dgn bunda biar kami yg mendonorkan nya"ucap arga mendorong kursi roda sina mengngaguk
"Maaf dek tapi tidak bisa ade dlm keadaan kurang sehat, dan adik ade pun masih dlm keadaan pemulihan"ucap suster ithu
"Biar saya yg mendonorkan darah"ucap sinta tiba2 berdiri
"Gk usah gue gk mau darah kotor loe ngalir didlm tubuh istri gue"bentak sendy
"Tapi,,, "ucap santi
__ADS_1
Plaaak
Satu tamparan mendarat dipipi mulus sinta yg diberikan mama dina
"Ini semua gara2 kmu apa kmu gk mikir atau memang kamu gk punya otak, liat adek kmu dia selalu mengalah dan memberikan segala nya untukmu, dari kecil dia selalu mengalah dan menyayangi mu tampa rasa iri, bahkan ketika kalian beranjak dewasa dan dia melakukan segalanya untuk mencukupi kebutuhan mu ketika kmu berpacaran kalian selalu bersama menjalani nya mama sangka rasa iri mu sudah berubah menjadi kasih sayang tapi ternyata mama salah kamu tetap sama kasihan adik kmu yg memyayangi tampa mendapatkan buah dari kasih sayang nya, rumah, mobil, perusahaan dan segala yg membuat kalian dihormati semua org dia berikan tampa meminta balasan nya"ucap mama dina membuat semua org diam dan teringat setiap pemberian santi
Semua org tengah merenung tentang ke adaan santi tapi tiba2 seorang laki2 tampan datang memghampiri mereka
"Saya yg akan mendonor kan darah buat dia"ucap laki2 ithu menghampiri suster dan ikut masuk keruangan ithu
Semua orang kaget dgn kedatangan pria tampan ithu, dan bertanya2 siapa dia tapi tidak dgn fikri, arga dan sina mereka sudah mengenal siapa malaikat yg datang ithu sampai semua mata tertuju pada anak2 santi yg terlihat tenang setelah kedatangan pria ithu mereka memutuskan menanyakan siapa pria ithu
"Price boleh kamu jelaskan pada daddy"ucap alwi berjongkok didepan fikri
"Kalian yakin ingin mengenal dia? "Ucap arga datar
Semua orang memgangukan kepalanya tanda mereka sangat penasaran dgn pria ithu
"Dia malaikat maut untuk siapa pun yg menyakiti bunda"ucap arga dingin dgn tatapan tajam kearah sinta
"Dia pembunuh berdarah dingin"ucap fikri menambah hawa dingin disekitar mereka
__ADS_1
"Dia segalanya, dia terbaik, dia yg paling terdepan disaat bunda membutuhkan nya. Dia bisa jadi malaikat yg menolong tapi jgha bisa menjadi iblis yg menyeramkan dia selalu tau kpn dia harus datang kami bertiga sangat bahagia bisa mempunyai nya"ucap sina dgn nada datar
"Revan"ucap alwi dgn nada kesal
"Revan siapa revan? "Tanya sendy
"Iya daddy benar dia revan dirga pengusaha yg terkenal dingin dan sangat sukses dibidangnya bahan dia bisa menaiki peringkat pertama dalam dunia bisnis dan pariwisata. Dia adalah cinta pertama bunda dan dia prisai bunda"ucap fikri sambil tersenyum
"Apa cinta pertama? "Tanya sendy karna yg sendy tau fras anggara adalah cinta pertama santi
"Akhh knp dia kembali dari dulu dia selalu mengalahkan ku untuk segala hal apa dia hantu yg selulu datang tampa di undang"gerutu fras sambil menarik rambut nya
"Angga loe knp bete gitu? "Tanya feby
"Dia kesel karna sejak kami kecil angga selalu kalah saing dgn revan"ucap sinta sambil memunduk
Perdebatan diluar semakin panas dgn semua penasaran siapa revan ithu dan seperti apa dia hanya santi yg tau dan setelah 1 jam revan pun keluar dari ruang oprasi santi dgn wajah tampanya dan lengkap dgn sifat dingin dan datar nya, membuat yg melihatnya mengeridik ngeri dgn tatapa tajam bagai mata elang yg mencari mangsa
,
,
__ADS_1
, next