Suamiku Mantan Dari Sodaraku

Suamiku Mantan Dari Sodaraku
Eps 81


__ADS_3

Santi terlelap tidur tampa menyadari bahwa dirinya tengah diperhatikan, sendy asik menatap santi dan senyum2 sendiri entah apa yg difikirkan nya


*kamu tetap sama honey makluk indah yg selalu membuatku tenang, aku sangat bersyukur mendapatkan mu disamping ku*Batin sendy


"Sayang knp bibir ithu begitu menggoda ku"gumam sendy melihat bibir mungil santi


"Astaga ni ade gue udah bangun aja baru jgha liat bibir nya gk tau diri banget kmu"ucap sendy sambil mengelus adik nya


Sendy pun menatap santi dgn penuh gairan yg menggebur2


*ya alloh kuatkan hambamu ini menahan ke inginan adik kecil ku"batin sendy


Saat sendy menatap dan gelisah menahan gairahnya tiba2 santi bangun


"Udah puas liatin nya, aku tau klw aku cantik gk usah kaya gitu"ucap santi memergoki sendy tengah menatapnya


"Iya honey kau begitu cantik dan menggairahkan, aku pun terlena saat menatap wajah mu sayang"ucap sendy


"Ohh yah aku turun dulu kamu tidur lah lebih dulu sayang, selamat malam sayang"ucap santi memberikan kecupan dikening sendy. Saat santi akan melangkah dgn cepat sendy menarik dan membuat santi jatuh kepelukan nya


"Jgn jauh2 aku masih merindukan mu sayang"


"Tapi sen aku ada kerjaan sebentar"

__ADS_1


"Aku gk akan melepaskan mu sayang "


Tiba2 sendy membalikan tubuhnya dan segera menguci tangan nya hingga memerika setiap iinci tubuh santi. Sendy terlupa dgn semuanya hanya ada mereka berdua yg dipenuhin rasa gairah dan kerinduan 7 tahun sendy pun melancarkan aksinya sampai mencapai puncak dari kenikmatan ithu mereka pun melepaskan nya bersama2,setelah beberapa ronde mereka lewati santi lebih dulu terlelap ke alam mimpi sendy pun yg merasa telah puas dgn hasratnya pun segera berbaring disamping sang istri yg tengah tertidur pulas.


Waktu menujukan pukul 04:30 pagi biasanya santi sudah terbangun untuk melaksanakan sholat subuh tapi dihari ithu pasutri ithu masih terlelap didalam mimpi karna santi baru bisa tidur pukul 2dini hari disusul sendy 02:30 baru menyelesaikan aksi kerinduan nya, tampa mereka sadari dilantai bawah terjadi keributan yg sangat menggemparkan semua org panik dan gelisah berpencar keseluruh ruangan dan tak menemui org yg mereka cari suasana pun semakin riuh dan memutuskan untuk membangukan pasutri ithu karna tidak mendapatkan solusinya.


Tok tok tok


tidak ada jawaban dari pasutri ithu


Tok tok tok


Masih sama


bruuuk bruuuk bruuuk


*siapa sih gangu ajha*kesal sendy


"Siapa? "Teriak sendy karna santi sibuk mengambil pakaian mereka yg berserakan


"Nyonya nyonya ada masalah"ucap pelayan ithu


"Tunggu 10menit saya kebawah"teriak santi bergegas pergi kekamar mandi

__ADS_1


Deg


Santi merasa firasat kurang enak dihati nya segera memakai pakaian dan tak peduli dgn penuhnya tanda kepemilikan yg sendy buat santi segera berlari keluar tampa memperdulikan sendy yg menatapnya


"Honey kmu mau kmna? Sayang hey"ucap sendy yg tak dipedulikan santi yg tlah pergi meninggalkan kamar


Saat santi menuruni tangga santi melihat roy dan semua penjaga dan pelayan panik


"Ada apa ini?"ucap santi dgn tegas


"Ini nyonya anu emm anu nyonya"ucap salah satu pelayan dgn gugup


"Cepat bicara ada apa? "Ucap santi dgn tajam


Saat suasana riuh mata santi mencari anak2 nya yg tak kunjung ditemukan


"Den fikri dan den arga hilang tampa jejak,dan non sina diberi obat tidur dosis tinggi sampai sekarang ke adaan nya blm sadar"ucap pelayan ithu sambil menunduk


"ApaaA bagai mana bisa kalian lalai menjaga anak2ku siapa yg membantu mereka, siapa dari kalian yg jadi penghianat nya"teriak santi menggema terdengar sendy


"San loe tenang dulu gue jgha udah nyari diki dan silvi mereka pun ikut hilang entah kmana semua pelayan dan penjaga diberi obat tidur dan sebagian diberi racun, gue rasa mereka dalang dari penculikan ini"ucap roy


"Periksa semua cctv yg ada dikota ini dan periksa semua bandara gue gk mau ada yg terlewat cari mereka gerakan semua anak buah kita berpencar cari mereka, pasti mereka belum jauh dari sini"teriak santi dgn aura berbeda membuat semua panik

__ADS_1


,,


Next


__ADS_2