Suamiku Mantan Dari Sodaraku

Suamiku Mantan Dari Sodaraku
Eps 74


__ADS_3

Flas on


Santi yg mengendari mobil dgn kecepatan tinggi hampir sampai tujuan saga yg terbiasa dgn bunda nya tertidur lelap sesampai nya dirumah santi. Semua pelayan menunduk memberikan hormat


"Assalamualaikum kak brayen"teriak santi di ikuti saga yg tlah bangun


"Kumsalam dek udah sampe kaka kira besok loe pulang nya"ucap brayen melihat wajah santi


"Dimana mereka? Dan siapa mereka sebenarnya"ucap santi dgn tidak sabar menemui anak nya yg sudah hilang selama 3 bln terakhir


"Mereka sedang ditaman, dan mereka kenal loe kata mereka loe org berjasa dihidup mereka"ucap brayen


"Ohh iya dimana iki apha dia sudah tau tentang kedatangan adik nya? "Ucap santi berdampingan dgn brayen


"Saya sudah menghubungi nya dia akan segera sampai bersama roy"


Santi, saga, dan brayen pun sampai ditaman rumah santi terlihat sepasang suami istri sedang duduk ditaman melihat anak perempuan yg sedang duduk dgn kucing nya siapa lagie klw bukan sina, santi melihat pasangan ithu


"SINA"teriak saga berlari menghampiri adik kembarnya


"Kakak, sina kangen sama kakak maafin sina gk dengerin kakak"ucap sina sambil memeluk saga dan pasangan suami ithu membalikan badan melihat asal suara


*apha ithu anak ku yg dulu santi asuh, begitu tampan dan mengemaskan maafkan mamah sayang*batin wanita ithu

__ADS_1


*ya tuhan ithu kan anak ku begitu tampan dan dingin tapi dia begitu menyayangi adik nya, aku merasa tepat menitipkan nya pada nona muda*batin pria ithu


"Anak bunda knp kamu baru pulang emm apa kamu tega ninggalin bunda mu ini, sayang jgn pernah pergi atau bunda bisa mati kalian berdua nafas dan kehidupan bunda, bunda sayang banget sama kalian berdua baby"ucap santi memeluk kedua anak nya dan kini santi menoleh untuk bertrima kasih dgn org yg menyelamatkan anak nya


Santi yg melihat wajah pasutri ithu langsung scok dan merasa tidak percaya dgn yg dilihat nya


"Diki silvi kalian"teriak santi mengema


"Iya san ini gue"ucap silvi tersenyum dan menghampiri saga dan langsung memeluk nya tampa bertanya


"Anak mamah sudah besar maafin mamah dulu meninggalkan mu tapi mamah senang karna kamu diurus oleh wanita hebat seperti ibumu ithu"ucap silvi memeluk saga


"Maaf tante siapa yah? "Tanya saga yg kaget


"Ini mamah sayang maafin mamah dan papah nya sayang"ucap diki dan kini silvi dan diki memeluk saga


"Hay prince"ucap sambil menyambut anak nya


"Kak iki sina minta ma,,,, "ucap sina terpotong


"Udah udah sayang maafin kaka yg teledor sampai kmu diculik, kaka sangat2 rindu dgn kamu baby"ucap fikri memeluk sina


"Bunda siapa mereka? Knp mereka memeluk arga? "Ucap fikri yg melihat bunda nya dgn wajah binggung

__ADS_1


*aduh gimana gue jelasin nya anak gue yg mereka akui sedangkan anak mereka dianggurin, Knp gue takut iki pergi bersama mereka gue udah terbisa dgn mereka bertiga ya alloh apa gue terlalu egois menginginkan mereka bertiga*batin santi sambil melamun Yg disadarkan fikri


"Apha price kamu bertanya apha maaf bunda kurang mendengar"ucap santi sambil menghapus air mata


"Mereka siapa bunda knp mereka memeluk arga? "Ucap fikri


"Bunda sebenarnya mereka siapa arga gk suka disentuh org asing"ucap saga melepaskan pelukan ithu dan duduk diayuna


"Iya baby maafin bunda akan jelasin semua nya, udah jgn cemberut gitu"ucap santi melihat arga cemberut duduk di ayunan


"Price bunda ingin mengatakan sesuatu yg penting"ucap santi


"Ada apa bunda, apa iki melakukan kesalahan? "Ucap fikri Arga dan sina menyimak


"Tidak tidak sayang price bunda sangat sangat sayang dgn mu"ucap santi menghampiri ketiga anak nya


"Tunggu knp bunda menangis? Jgn pernah bunda meneskan air mata ithu gk iki sukai bunda ithu segalanya buat iki, saga dan sina tolong jgn menangis iki mohon"ucap fikri silvi dan diki hanya terharu melihat kasih sayang anak kepada bunda nya


"Trima kasih sudah menjadi anak kebanggaan bunda, trima kasih sudah membuat bunda bahagia dan kuat, trima kasih sudah menjadi pangeran dan putri dalam kehidupan bunda, bunda bunda bunda gk mau kehilangan kalian bunda rela menganti nya dgn nyawa tapi bunda gk bisa melepas kalian "ucap santi sambil menangis anak2 nya pun ikut menangis meski mereka binggung dgn sikap bunda. Mereka pun berpelukan menguatkan bunda tercinta nya


,


,

__ADS_1


,


, next


__ADS_2