Suamiku Ternyata Idol K-pop

Suamiku Ternyata Idol K-pop
PINDAH RUMAH


__ADS_3

Acara berlangsung dengan aman tiba-tiba Jungkook mendekati Aurel dan berkata


"kamu akan pindah ke rumahku" ucap Jungkook


"Baiklah Tuan tapi aku harus pulang ke rumah untuk mengambil pakaian ku"ucap Aurel kikuk


"aku sudah menyuruh asisten ku untuk mengambil pakaian mu''ucap jungkook


"Baiklah aku akan mengikuti tuan" ucap Aurel


setelah mengatakan ke Aurel,Jungkook pun berjalan mendekati Kakanya untuk menanyakan tentang pertunangannya dengan Vera


"kakak benaran tadi melamar Vera" ucap Jungkook dengan berbisik


"kami hanya berpura-pura saja tadi,jangan berpikir yang aneh-aneh...apakah aktingku bagu" ucap Vera dengan tegas dan mengisyaratkan bahwa dia sama sekali tidak merasakan apa-apa tapi jauh di dalam lubuk hati begitu pedih mengatakan hal itu


''Apakah benar kak?" tanya Jungkook


"Ya dikatakan Vera memang benar" ucap Namjoon


"terus bagaimana dengan mama nantinya kalau tau jika kalian cuma berpura-pura tunangan" ucap Jungkook frustasi


"percayalah bahwa nanti akan baik-baik saja jika kakakmu telah bertemu dengan pacar sesungguhnya" ucap Vera


Setelah mengatakan itu Vera pun pamit untuk bertemu Aurel dan setelah tiba di hadapan Aurel,Vera pun langsung memeluk dan menangis sesenggukan di pelukan sahabatnya itu....


"hiks...hiks...aku harus bagaimana Aurel...aku rapuh menjadi perempuan aku tidak menguasai hati ini terlalu perih yang aku rasakan apakah aku harus pergi meninggalkan kan kota ini" ucap Vera


"hei..ada apa denganmu? coba kamu ceritakan kepadaku dengan detail jangan menangis dulu yuk kita keluar dari sini dulu aku takut nanti dilihat orang" ucap Aurel


Aurel pun menarik tangan vera keluar dari acara tersebut dan berhenti di bangku depan gedung tersebut


''coba kamu ceritakan apa masalahmu itu" ucap Aurel dengan lembut seraya memeluk Vera


"Vera pun mulai menceritakan kejadian tersebut


flashback on


Vera dan Namjoon mulai bergegas menuju ke lokasi pernikahan Jungkook tetapi tiba di tengah jalan ada seseorang yang menelpon Namjoon

__ADS_1


"Hallo,maaf ini sama siapa?" ucap Namjoon kepada penelpon tersebut


"hai sayang apa kamu sudah tidak mengenali suaraku...aku sangat merindukanmu" ucap sang penelpon tersebut


"Difa,kamu kah itu?" ucap Namjoon dengan tersenyum tipis


mendengar nama Difa,Vera pun terdiam dan merasa begitu sakit karena setelah sekian lama Difa kembali lagi kepada sang bossnya dan berkata dalam hati


"huh begitu sakit hati ini setelah melihat kamu tersenyum di saat kamu menelpon orang lain aku tau aku begitu egois untuk menginginkanmu tapi jika kamu akan bahagia dengan dia aku rela walaupun hati ini sunggu terluka"


"yah akhirnya kamu bisa mengenali suaraku juga...aku sungguh merindukanmu sayang bagaimana keadaanmu?"ucap Difa


"aku juga merindukanmu...aku baik-baik saja sekarang,,,terus bagaimana keadaanmu disitu? kapan kamu balik kesini?"ucap Namjoon


"Aduh sayang tidak bisakah kamu menanyakan satu-satu aku bingung mau menjawabnya''ucap Difa


" iya- iya sayang aku minta maaf aku begini karena merindukanmu" ucap Namjoon


"keadaanku baik-baik saja,,mungkin tahun depan aku akan pulang"ucap Difa


"syukurlah kalau begitu oh sayang nanti baru ku telpon lagi yah...ak aku ada acara pernikahan Kungkook"ucap Namjoon


"umaach aku juga mencintaimu"ucap namjoon dengan tertawa kecil


setelah selesai menelpon Namjoon kembali menatap Vera dan berkata


"tetap lanjut perjanjian kita...nanti aku pura-pura melamar mu dan beraktinglah bahwa itu adalah nyata"


''baiklah tuan...aku akan melakukan dengan baik nanti" ucap Vera


''aku percaya padamu" ucap Namjoon sambil tersenyum menatap Vera


tidak usah memberikan senyummu hatiku perih melihat mu akan kembali ke pacarmu yang sebenarnya... terimakasih telah memberi warna dalam hidupku kata vera dalan hati


Flashback Off


mendengar cerita dari sahabatnya itu tentu Aurel sangat tahu perasaan vera saat ini


"Udahlah Vey kamu harus kuat kamu bisa kok laluin ini semua...kamu harus janji bahwa kamu tidak akan mengeluarkan air mata mu ini kepada seseorang yang tak menganggap mu ada...kamu tahu aku selalu belajar darimu ketegaran yang ada diri kamu semangat yah" ucap Aurel

__ADS_1


"hiks..hiks... terimakasih Rel kamu selalu ada untukku"ucap Vera


''Gimana dengan perjanjian kalian apa kalian masih melanjutkan pertunangan pura-pura kalian?"ucap Aurel


''untuk sekarang kami masih melanjutkan pacar pura-pura ini yuk kita masuk lagi kedalam takutnya nanti ada curiga lagi kalau kita terlalu lama di luar"ucap Vera sambil menggenggam tangan Aurel dan berpura-pura untuk selalu tersenyum


Tiba di dalam ruangan mereka pun kembali bergabung dengan keluarga besar Wijaya


"Darimana saja kalian nak?" ucap Indah dengan lembut


''Kami dari luar mah cari angin segar" ucap Aurel dengan kikuk


"Kenapa wajahmu pucat nak apa kamu lagi sakit?"ucap indah saat melihat muka Vera agak pucat dan matanya agak bengkak


"gak papa kok ma... mungkin efek kecapaian aja dan tadi aku begitu terharu melihat sahabat ku telah menikah dengan orang yang ia cintai"ucap Vera


"kalau kamu kecapean sebaiknya kamu istirahat duluan gih,mama gak mau mantu-mantu mama sakit lagi"ucap Indah


"baiklah Ma kalau begitu Vera pamit dulu dan maaf tidak bisa lama"ucap Vera dengab nada rendah karena merasa tak enak dengan keluarga pak Wijaya


''Gak papa kok nak,,,gak usah merasa enak begitu... cepat sehat yah sayang" ucap Indah sambil memeluk Vera


setelah berpamitan Vera pun keluar dari gedung dan bertemu tak sengaja dengan Namjoon


''Apakah kamu sakit mukamu kelihatan pucat sekali aku akan mengantarmu pulang '' Ucap Namjoon.


"Aku gak sakit kok cuma kecapaian aja...gak usah antar acara di dalam belum selesai gak enak sama tamunya"ucap Vera


''aku yang akan mengantarmu"ucap Namjoon dengan tegas


Namjoon membuka pintu dan fokus menyetir tidak ada obrolan di antara mereka semuanya terasa hening... akhirnya tibalah mereka di depan apartemen...


"Terimakasih telah mengantar ku" ucap Vera


"iya aku juga mau berterimakasih untuk hari ini aktingmu sungguh bagus aku akan memberikan bonus untukmu" ucap Namjoon


"baiklah"...


setelah mengucapkan kata-kata tersebut vera langsung berjalan membuka apartemen dan melihat mobil bossnya itu apakah sudah pulang atau belum tidak lama ia mendengar suara mobil menjauh dari apartemennya

__ADS_1


__ADS_2