
Arsya melihat Doni yang duduk di bangku tamu depan meja resepsionis pun langsung menghampirinya dan meminta Doni untuk segara memberitahukan kepada anaknya untuk menemuinya besok
"Pak Doni,tolong beritahu anak bapak besok sore jam 4 menemui saya di taman kota dan jangan sampai terlambat dan saya tidak suka menunda-nunda waktu karena banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan apakah bapak mengerti?"ucap Arsya
"Iya tuan saya mengerti" ucap Doni
Setelah mengatakan itu,Doni langsung pergi meninggalkan kantor tersebut...ia langsung menuju ke rumahnya untuk memberitahukan kepada Aurel tentang rencananya untuk menikahkan anaknya dengan Jungkook... setelah sampai di rumah ia pun langsung memanggil Aurel.
"Aurel...."teriak Doni dari ruang tamu
"Ada apa pak barusan masuk rumah langsung teriak-teriak manggil namanya Aurel" ucap
Risda sambil menemui suaminya
"Ini mah...papa mau nyampein ke dia kalau papa udah rencanain menikahkan dia dengan tuan Jungkook untuk membebaskan hutang-hutang papa"Ucap Doni
Mendengar hal itu Risda pun tersenyum senang karena tidak lama lagi Aurel akan keluar dari rumah tersebut dan tidak ada benalu lagi dalam rumah
__ADS_1
"Baguslah kalau begitu...baiklah aku akan memanggil Aurel di kamarnya dulu" ucap Risda sambil pergi ke kamarnya Aurel
"Aurel..."panggil Risda
"Iya bu...bentar"ucap Aurel sambil membuka pintu untuk ibu tirinya tersebut
"Turun kebawa ruang tamu cepat...ayahmu mau membicarakan sesuatu dengnmu"ucap Risda sambil meninggalkan Aurel
"Tumben ayah memanggil ku ada apa yah kok perasaanku jadi gak enak gini yah apa ada masala?"Aurel membatin...ia pun langsung turun menuju ruang keluarga
"Begini nak,ayah mempunyai rencana untuk menjodohkan kamu dengan tuan Jungkook untuk melunasi hutang-hutangnya ayah"ucap Doni
"apa yah, menjodohkan aku sama tuan jungkook?...enggak yah..aku nggak mau di jodohkan aku masih mau kuliah dengan bebas tanpa adanya Ikatan pernikahan yah...Aurel mohon yah batalkan pernikahan ini"ucapnya lirih sambil meneteskan air mata
"Keputusan Ayah sudah bulat,kamu harus menikahi Tuan Jungkook, jadilah anak yang berbakti terhadap orang tua...apakah kamu senang melihat ayah mendekam dalam penjara?" ucap Doni dengan setengah berteriak
Mendengar hal itu Aurel pun terdiam sambil memikirkan apa yang harus dilakukannya... dengan terpaksa Aurel pun mengiyakan perjodohan yang sama sekali tidak di pikirkan olehnya
__ADS_1
"Baiklah Yah,Aurel terima perjodohan ini"ucap Aurel dengan suara parau
"Nah bagitu jadi anak harus berbakti kepada orangtau dan ingat besok jam 4 sore di taman kota kamu harus menemui asisten tuan Jungkook untuk membahas pernikahan kalian" ucap Doni sambil meninggalkan Aurel
Setelah ayahnya pergi Aurel langsung berlari menuju kamar dan menangis sesenggukan
"kenapa hidupku harus seperti ini bahkan aku gak tau siapa suamiku seperti apa rupanya cuma yang ku tahu hanya namanya saja...tapi tunggu Jungkook...nama ini seperti tidak asing bagiku...ya benar namanya mirip dengan idol K-Pop...gak mungkin dia...nama Jungkook kan banyak di muka bumi ini....Tenang Aurel kamu pasti bisa ngejalanin ini semua...kamu anak yang kuat dan yakinlah kalau kamu pasti bisa.... setelah lelah menangis Aurel pun tertidur dan tanpa terasa sore berganti dengan malam...
''uhhhh sudah jam berapa ini'' ucap Aurel dengan nada serak khas orang yang bangun tidur
"Astaga jam 9 malam...pantas perutku terasa lapar... baiklah aku harus mencari makanan di dapur"ucapnya sambil bergegas ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk dirinya
setelah selesai makan Aurel pun kembali ke kamarnya
"huffffttt bagaimana ini apakah aku harus kabur dari rumah agar aku bebas dari perjodohan ini tapi gak mungkin aku biarkan ayah mendekam dalam penjara...ah ya udah jalani seperti air yang mengalir...lebih baik aku tidur dan menyiapkan diri untuk bertemu dengan asisten tuan Jungkook besok"
setelah bergumul dengan hatinya ia pun kembali tertidur dan terbawa oleh mimpi indahnya tersebut
__ADS_1