
Dokter pun kembali memeriksa kondisi Vera dan sudah memastikan bahwa keadaan Vera baik-baik saja hanya lecet di bagian kepalanya saja Namjoon dan yang lainnya mendengar hal itupun kembali merasakan lega
"Aku tau kamu gak bakalan ninggalin aku dan aku mohon jangan pernah kamu mengatakan untuk pergi dari hidup ini" ucap Aurel
"Baiklah aku janji, maaf sudah membuat mu menjadi khawatir" ucap Vera dengan sedih
"Udah gak papa aku, sekarang kamu fokus ja untuk kesehatan kamu"
"baiklah, oh ya Rel dimana kak Mark, aku tadi seperti mendengar suaranya"
"Kak Mark lagi mengurus administrasi sepertinya"
Tidak lama kemudian pintu pun kembali terbuka memperlihatkan sosok kakak angkatnya Vera
"Gimana keadaan mu sweety, apakah masih sakit? tanya Mark
"Aku udah baikkan kok kak, makasih udah mau jengukin Vera"
"sudah seharusnya kaka itu menjengukmu kaka juga mau minta maaf karena kakak gak becus jagain kamu" ucap mark dengan sendu
"enggak kok kak, kakak itu the best buat Vera, ini cuma kecelakaan biasa kok jadi Jangan terlalu pikirin" ucap Vera dengan senyum khasnya.
__ADS_1
"Maaf karena sudah membuat mu terluka" ucap Namjoon
"Kamu siapa? tanya Vera
mereka yang mendengar pertanyaan Vera itu begitu terkejut yang mereka tahu Vera tidak memiliki masalah apa-apa tentang kecelakaan tersebut.
"Kamu benar-benar gak tau siapa dia?" tanya Jungkook
"enggak dan kamu itu siapa, maaf aku gak mengenali kalian" ucap Vera
"Aku Jungkook dan ini kakak ku Namjoon"
"oh, terus kenapa kalian bisa Disini bukannya? tanya Vera
" kami datang menjengukmu dan kamu adalah sekertaris pribadiku"
"bukannya aku masih kuliah? kayanya aku gak pernah deh bekerja di perusahaan kamu"
"Apa yang di katakan kak Namjoon itu benar Vey kamu bekerja di perusahaannya" ucap Aurel menengahi perdebatan antara Namjoon dengan Vera
"huh kenapa aku gak ingat sama sekali yah, maaf yah pak udah gak mempercayai kata-kata bapa tadi" ucap Vera yang merasa tak enak hati
__ADS_1
"Gak apa-apa, cepat sembuh sajalah karena aku masih membutuhkan tenaga kerja mu"
"huh dasar bos ngeselin orang lagi sakit masih aja memikirkan pekerjaan"
Aurel dan Jungkook yang mendengar itupun hanya diam dan tersenyum simpul.
Jungkook pun kembali mendekati Aurel dan langsung berbisik di telinga Aurel "sebentar malam kamu akan menjadi istriku seutuhnya" Aurel yang mendengar hal itupun langsung merasakan hawa panas menjalar dalam tubuhnya dan seketika itu pula muka Aurel seperti kepiting rebus melihat hal itu membuat Jungkook semakin semangat untuk menjahili istrinya itu "dandanlah yang cantik yah sayang , aku sudah tidak sabar untuk menunggu servisku sebentar malam". Aurel kembali meneguk air liurnya dan memikirkan apa yang akan terjadi sebentar malam terhadap dirinya.
'huh kenapa aku jadi deg-degan kaya gini yah apa yang akan terjadi sebentar malam, tapi bukannya itu sebuah kewajiban, aku gak boleh egois, aku harus menerima konsekuensinya apapun resikonya aku harus menerima dengan lapang dada huh sungguh miris hiduku ' ucap Aurel dalam hati.
Dokterpun kembali memberikan resep obat dan memberi tahukan bahwa besok paginya Vera sudah bisa keluar dari rumah sakit
" Yeahh aku akhirnya bisa keluar juga dari penjara laknat ini udah gak sabar aku menunggunya" ucap Vera
"kamu tinggal di apartemen atau mau ke mensionnya kk? tanya Mark
"udah gpp kak tinggal di apartemen saja"
"tapi benaran kamu bisa sendiri? ucap mark dengan kurang yakin
"aku yakin kok kak jadi gak usah mikirin,"
__ADS_1
''Baiklah kalau itu mau mu, tapi kalau ada apa-apa langsung ditelepon yah" ucap Mark
" iya kakak ku bawel" ucap Vera